Apakah yang Dimaksud Library Built-in pada Python? Ini Penjelasannya

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Python adalah bahasa pemrograman yang mempunyai banyak library. Library digunakan untuk membantu dalam mengolah atau mengerjakan task. Python mempunyai library yang sudah built-in. Library built-in bisa digunakan apabila Python telah terinstal.
Apa itu library built-in dan apa fungsinya? Simak ulasan berikut untuk mengetahui penjelasan selengkapnya.
Mengenal Python dan Library Built-in
Dikutip dari buku Ma'arif (2020) berjudul Buku Ajar Pemograman Lanjut: Bahasa Pemograman Python, Python merupakan bahasa pemrograman yang populer saat ini. Bahasa Python dibuat oleh Guido van Rossum, dan dirilis pada tahun 1991. Python dapat digunakan untuk Pengembangan web (sisi server), Pengembangan perangkat lunak atau membuat aplikasi (software), Menyelesaikan persamaan Matematika, Pembuatan skrip sistem dan Pemrograman Mikrokontroller (MicroPython).
Lantas apakah yang dimaksud library built-in pada Python? Library built-in pada Python adalah kumpulan modul yang disertakan bersama dengan instalasi Python.
Modul-modul di Python menyediakan akses ke fungsionalitas yang sering dibutuhkan tanpa harus menulis kode dari awal. Contohnya termasuk operasi matematika, manipulasi string, akses ke sistem operasi, dan banyak lagi. Adapun fungsi Python sendiri meliputi:
Dapat membuat aplikasi web.
Dapat digunakan bersama perangkat lunak untuk membuat alur kerja.
Dapat terhubung ke sistem database.
Bahasa Python dapat membaca dan memodifikasi file.
Dapat digunakan untuk menangani data besar dan melakukan matematika yang kompleks.
Dapat digunakan untuk pembuatan prototipe dengan cepat, atau untuk pengembangan perangkat lunak siap produksi.
Alasan untuk menggunakan dan mempelajari Python adalah Python dapat bekerja pada platform yang berbeda (Windows, Mac, Linux, Raspberry Pi, dll). Python memiliki banyak Pustaka.
Keberadaan library built-in Python memungkinkan pengembang untuk dengan cepat menambahkan kemampuan kompleks ke dalam aplikasi. Library built-in ini mampu mendukung pengembangan perangkat lunak, antara lain:
sys: untuk berinteraksi dengan interpreter Python.
os: untuk berinteraksi dengan sistem operasi.
math: menyediakan akses ke fungsi matematika.
datetime: untuk mengelola tanggal dan waktu.
json: untuk parsing dan menghasilkan data JSON.
Baca juga: Cara Install Python di Windows dengan Mudah untuk Pemula
Library Eksternal di Python
Selain built-in library, ada juga library lainnya yang banyak digunakan untuk mengolah data di python.
Python mendukung instalasi library eksternal yang dapat memperluas fungsionalitas bahasa lebih jauh lagi. Beberapa library populer antara lain NumPy untuk komputasi numerik, Pandas untuk manipulasi data, Matplotlib dan Seaborn untuk visualisasi data. Daftarnya meliputi:
NumPy
Pandas
Matplotlib
Seaborn
SciPy
SciKit-Learn
Tensorflow
Keras
Bokeh
Plotly
NLTK
Scrapy
OpenCV
Library ini tidak termasuk dalam instalasi Python standar. Masih banyak lagi library-library lain untuk mengolah data. Intinya adalah library di atas tidak bisa langsung digunakan dan harus diinstal secara terpisah menggunakan package manager seperti pip.
(SLT)
