Cara Agar Dokumen Word Tidak Bisa Dicopy dan Diedit

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara agar dokumen Word tidak bisa dicopy dan diedit belum banyak diketahui oleh beberapa orang. Hal ini sangat penting dipahami untuk menjaga keamanan dari isi dokumen Word yang kamu punya.
Jika kamu memiliki informasi sensitif di Microsoft Word, kamu bisa mengambil langkah-langkah untuk mengamankan dokumen. Mungkin kamu ingin memastikan bahwa hanya kamu dan orang tertentu yang dapat membaca atau mengeditnya.
Versi terbaru Microsoft Word menyajikan beberapa opsi untuk mengamankan dokumen kamu, termasuk mode hanya baca, proteksi kata sandi, pembatasan pengeditan, dan tanda tangan digital. Kamu juga dapat menandai dokumen sebagai final, sehingga orang tahu bahwa dokumen tersebut belum diubah sejak terakhir kali kamu menyimpannya.
Opsi ini berfungsi di Word 2016, 2013, dan 2010. Berikut ini adalah cara agar dokumen tidak bisa dicopy.
Cara Agar Dokumen Word Tidak Bisa Dicopy dan Diedit
Berikut ini adalah cara agar dokumen Word tidak berantakan menggunakan fitur 'Read-Only Mode' dengan mudah:
1. Menggunakan Read Only Mode
Kamu dapat memastikan tidak ada orang lain yang dapat mengedit dokumen dengan menjadikannya "Hanya Baca" atau "Read Only".
Cara agar dokumen Word tidak bisa dicopy adalah menggunakan Read Only mode, password encryption, restrict format editing, restrict content editing, hingga editing exceptions.
Buka File > Info > Lindungi Dokumen untuk melihat opsi keamanan. Dari menu Protect Document, pilih Always Open Read-Only. Sekarang simpan saja dokumennya, tutup, lalu buka kembali.
Word menampilkan pesan bahwa penulis ingin kamu membuka ini sebagai hanya-baca, kecuali jika perlu membuat perubahan. Klik Ya untuk membuka dokumen dalam mode baca-saja. Untuk menghapus batasan baca-saja, buka dokumen dalam mode edit. Klik menu File, masuk ke Info > Protect Document > Always Open Read-Only.
2. Menggunakan Password Encryption
Kamu dapat mengenkripsi dokumen dengan kata sandi dengan membuka File > Info > Lindungi Dokumen dan pilih opsi Enkripsi dengan Kata Sandi.
Word akan meminta kamu untuk membuat kata sandi untuk dokumen tersebut. Pastikan untuk menggunakan kata sandi yang rumit namun mudah diingat karena tidak ada cara untuk mengambil atau mengatur ulang kode jika kamu lupa.
Sekarang simpan dokumen, tutup, dan buka kembali dan Word akan meminta kamu memasukkan kata sandi untuk mengakses dokumen.
Untuk menghapus password, klik menu File, masuk ke Info, dan pilih Protect Document. Kemudian, klik Encrypt with Password.
Jendela pop-up akan muncul di mana kamu dapat menghapus kata sandi yang dikaburkan, lalu klik OK. Simpan dan tutup dokumen, dan saat berikutnya kamu membukanya, kamu tidak akan dimintai kata sandi.
3. Menggunakan Restrict Format Editing
Kamu dapat membatasi cara dokumen dapat diedit. Klik File > Info > Lindungi Dokumen dan pilih Batasi Pengeditan. Dokumen milikmu akan menampilkan panel Batasi Pengeditan di sisi kanan dokumen untuk pembatasan pemformatan dan pengeditan.
Di sini, Kamu dapat memberikan izin kepada orang-orang untuk membaca dokumen kamu, memilih bagian mana yang dapat mereka edit, dan memilih bagaimana mereka melakukannya.
Centang kotak di samping “Batasi pemformatan ke pilihan gaya” untuk mencegah orang mengubah pemformatan dokumen kamu. Klik Pengaturan untuk membuka jendela pop-up Pembatasan Pemformatan, yang menampilkan semua perubahan gaya yang diizinkan secara default.
4. Menggunakan Restrict Content Editing
Perubahan terlacak mengaktifkan Lacak Perubahan dalam dokumen dan membatasi semua jenis pengeditan lainnya.
Komentar memungkinkan pembaca untuk memasukkan komentar ke dalam dokumen kamu tanpa melakukan modifikasi apa pun.
Mengisi formulir memungkinkan pembaca mengisi formulir yang telah kamu buat tetapi tidak mengubah konten formulir.
Tidak ada perubahan (Hanya baca) menempatkan dokumen kamu dalam mode hanya-baca sehingga tidak ada perubahan yang dapat dilakukan.
Demikian cara agar dokumen Word tidak bisa dicopy dan diedit. Kamu bisa mempraktikkannya sesuai langkah di atas.
(DEEM)
