Cara Cek Suhu CPU agar Performanya Tetap Optimal

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara cek suhu CPU penting diketahui untuk menjaga performa komputer agar tetap optimal. Sebab, suhu CPU yang terlalu panas bisa menimbulkan sederet masalah terhadap komputer, seperti tiba-tiba mati sendiri, semakin lemot, atau mengalami hang saat digunakan untuk tugas berat.
Masalah-masalah tersebut bahkan semakin rentan terjadi saat cuaca panas ekstrem, terutama di musim kemarau. Karena itu, pengguna perlu menjaga suhu CPU tetap stabil, apalagi jika sering menggunakan aplikasi berat seperti gim atau software desain.
Untuk mengetahui cara cek suhu CPU dengan tepat, pahami langkah-langkahnya yang dijabarkan di bawah ini.
Cara Cek Suhu CPU
Suhu CPU yang terlalu tinggi bisa mempercepat kerusakan komponen dan menurunkan performa komputer secara drastis. Pcworld menyarankan para pengguna komputer untuk memantau suhu CPU-nya setiap beberapa bulan sekali.
Langkah ini penting untuk memastikan sistem berjalan pada kondisi terbaik, terutama bila terjadi penurunan performa yang tidak biasa.
Untuk mengecek suhu CPU pengguna tak perlu membongkar komputer atau menggunakan termometer fisik. Semua prosesor modern sudah dilengkapi sensor suhu digital bawaan. Pengguna hanya perlu memasang aplikasi pemantau suhu di sistem operasi seperti Windows 11. Berikut panduannya:
1. Cara Mengecek Suhu CPU dengan Aplikasi
Menurut situs resmi HP, salah satu cara paling mudah dan cepat untuk mengecek suhu CPU adalah dengan menggunakan aplikasi pemantau suhu.
Salah satu aplikasi yang paling direkomendasikan adalah Core Temp. Berikut langkah-langkah menggunakan Core Temp di Windows:
Unduh dan instal aplikasi Core Temp di komputer.
Jalankan aplikasi, lalu lihat tampilan utama yang berisi data suhu dari tiap inti (core) CPU.
Fokus pada tabel “Temperature Readings”. Kolom “Max.” artinya suhu tertinggi yang pernah tercapai, sedangkan kolom “Load” menunjukkan beban kerja tiap inti CPU.
Selain Core Temp, pengguna juga bisa mencoba aplikasi lain seperti SpeedFan, Open Hardware Monitor, atau CAM dari NZXT. Namun, Core Temp tetap menjadi pilihan favorit karena tampilannya yang simpel dan mudah dipahami oleh pengguna awam.
2. Cek Suhu CPU Lewat BIOS
Selain menggunakan aplikasi, pengguna juga bisa mengecek suhu CPU langsung dari BIOS atau UEFI. Namun, BIOS hanya mencatat suhu saat sistem dalam kondisi idle (tidak digunakan). Karena itulah, metode ini lebih efektif digunakan untuk pengecekan dasar.
Selain itu, perlu dicatat, bahwa tak semua motherboard menampilkan suhu CPU di BIOS. Adapun cara masuk ke BIOS adalah sebagai berikut:
Restart komputer.
Saat booting, tekan tombol Delete atau F2 berulang kali hingga masuk ke tampilan BIOS.
Cari menu bernama Hardware Monitor, PC Health Status, atau sejenisnya untuk melihat suhu CPU.
Baca Juga: Cara Menghidupkan Komputer dan Mematikannya dengan Benar agar Tidak Mudah Rusak
Mengutip PCWorld, suhu CPU sangat bergantung pada jenis prosesor yang digunakan. Namun, umumnya suhu normal CPU sebesar 40 hingga 65 derajat Celsius jika hanya digunakan untuk aktivitas ringan seperti mengetik di Word atau browsing.
Saat digunakan untuk menjalankan game berat atau software rendering, suhu normalnya bisa meningkat sebesar 70 hingga 80 derajat Celsius.
Jika suhu CPU menyentuh angka 80–85 derajat Celsius tanpa aktivitas berat, artinya terjadi masalah serius. Misalnya, sistem pendingin yang tak bekerja optimal atau penumpukan debu pada kipas. Karena itu, pengguna sebaiknya segera memeriksa CPU komputer.
(SLT)
