Cara Kerja Panel Surya Secara Sederhana dan Manfaatnya

Konten dari Pengguna
3 Januari 2022 8:06
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Cara Kerja Panel Surya Secara Sederhana dan Manfaatnya (32660)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cahaya matahari sebagai sumber dari PLTS. Foto: Pexels.com
Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau yang umum disebut panel surya merupakan sebuah sistem yang dipakai untuk mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik.
ADVERTISEMENT
Mungkin di antara kamu masih bingung bagaimana cara kerja panel surya secara sederhana. Tenang saja karena tulisan ini akan membahasnya.
Sistem pembangkit listrik panel surya menjadi sumber energi yang terbilang ramah lingkungan sebab diperoleh dari sinar matahari. Energi listrik yang dihasilkan dari cahaya matahari ini disimpan ke dalam sebuah baterai. Selanjutnya energi tersebut dapat digunakan untuk mengakses alat elektronik sesuai kebutuhan sehari-hari.
Sebagai negara beriklim tropis, Indonesia memperoleh sinar matahari berlimpah. Karena itulah sistem panel surya ini cocok diterapkan di negara Indonesia. Dengan demikian pemanfaatan sistem panel surya merupakan sebuah solusi dalam menghadapi ancaman krisis listrik.

Cara Kerja Panel Surya Secara Sederhana

Panel surya yang dipasang di atap kini kian populer dan berkembang. Sistem pembangkit listrik jenis ini mudah untuk diimplementasikan karena memiliki kapasitas yang dapat disesuaikan dengan luas atap bangunan.
ADVERTISEMENT
Cara kerja panel surya secara sederhana, yaitu dengan menyerap cahaya matahari dan menghimpun energi tersebut ke dalam sebuah baterai. Dengan begitu sistem akan tetap berjalan walaupun hari sore, malam, atau ketika kondisi hujan.
Cara Kerja Panel Surya Secara Sederhana dan Manfaatnya (32661)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pantulan cahaya matahari. Foto: Pexels.com
Alat lain yang diperlukan dalam proses kerja panel surya, yakni kabel. Fungsi kabel adalah untuk menghubungkan panel dengan instalasi listrik di dalam rumah. Sebagai contoh, saat kamu menyalakan kipas angin, maka listrik yang digunakan pada kipas angin itu bersumber dari baterai panel surya.
Salah satu kekurangan dari sistem panel surya ini ialah harga instalasi alatnya yang terbilang mahal. Biaya untuk instalasi panel surya pada atap sekitar Rp14 juta per 1 kilowatt peak (kWp). Biaya keseluruhan tergantung berapa kWp panel surya yang akan dipasang.
ADVERTISEMENT

Manfaat Menggunakan Sistem Panel Surya

Ternyata terdapat sederet manfaat dalam menggunakan panel surya. Apa saja manfaat tersebut? Untuk mengetahuinya, simak paparan berikut agar kamu memahaminya.
1. Hemat tagihan listrik
Sepertinya hampir semua orang mendambakan tagihan listrik yang rendah. Berkaitan dengan hal tersebut, panel surya dapat menjadi solusi karena penggunaannya akan menghemat tagihan listrik, hingga 50 persen. Atau bahkan tagihan listrik kamu benar-benar 0 karena listrik yang dipakai sehari-hari berasal dari sistem panel surya, yaitu cahaya matahari.
2. Sistem listrik yang ramah lingkungan
Jika menggunakan sistem listrik dengan panel surya, kamu telah ikut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian alam. Sejatinya, energi yang didapatkan dari Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya bersumber dari energi yang ramah lingkungan dan akan terus ada di alam, yaitu matahari. Dengan demikian sistem panel surya dinilai menjadi metode pemenuhan listrik yang ramah lingkungan.
ADVERTISEMENT
3. Cocok diterapkan di Indonesia
Indonesia adalah negara tropis yang disinari sinar matahari sepanjang tahun. Dengan alasan itu, Indonesia dinilai cocok menerapkan energi panel surya. Masyarakat dapat memanfaatkannya di rumah dan menjadi pembangkit listrik mandiri.
(ZHR)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020