Cara Kerja Web Server pada Jaringan Internet

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memahami cara kerja web server menjadi pengetahuan dasar yang perlu dipahami seorang pemrogram. Dengan memahami hal tersebut, ia dapat mengatasi malasah yang terjadi karena eror.
Cara kerja web server mengacu pada pengertian web server dan fungsinya. Oleh karena itu, simak rincian lengkapnya pada penjelasan berikut ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Web Server
Dikutip dari buku Sistem Operasi Berbasis Jaringan oleh Suhartono, dkk., web server adalah perangkat keras atau hardware dan perangkat lunak atau software yang menyediakan layanan data.
Perangkat ini berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web. Sederhananya, web server adalah perangkat yang menyimpan, memproses, dan mengirimkan berkas website ke peramban yang dipakai.
Melalui proses ini, server web akan memuat dan mengirimkan halaman yang diminta ke peramban pengguna. Halaman web yang diminta terdiri dari berkas teks, video, gambar, berkas, dan lainnya.
Dikutip dari buku Virtualissasi Komputer oleh Yuri Ariyanto, dkk., ada beberapa jenis web server yang kerap dipakai. Mulai dari Apache Web Server atau HTTP Apache Tomcat, Microsoft Windows Server IIS, lighttpd, Zeus Web Server, dan Sun Java System Web Server.
Dari daftar tersebut yang paling banyak digunakan adalah Apache dan Microsoft Windows Server. Bentuk perangkat keras dari server web bisa sebesar komputer. Itu juga digunakan perusahaan besar seperti Google atau Facebook dan bisa hanya menggunakan sebuah laptop.
Sementara itu, sistem operasi yang dipakai bisa berupa Windows, MacOS, dan Linux yang memungkinkan klien server berkomunikasi dengan web server.
Cara Kerja Web Server
Dikutip dari laman Make Us Of, cara kerja web server dimulai dari klien atau pengguna mengakses server web melalui URL pada perangkat peramban yang terhubung ke Internet. Nantinya, software web memproses dan menerjemahkan data yang diperlukan.
Proses tersebut menggunakan salah satu bahasa pemrograman seperti PHP, Python, Ruby, atau Java untuk meminta halaman web yang dituju.
Setelah itu, server web akan mengunggah semua berkas dan media yang diminta ke database internal sebelum mengirim konten ke peramban perangkat pengguna.
Berkas yang diunggah di antaranya gambar, Javacripst, multimedia, hingga halaman web HTML. Setelah proses mengunggah data selesai, klien web atau pengguna yang mengakses halaman akan melihat konten situs web yang dituju.
Apabila server web gagal menemukan atau memproses berkas yang diminta, server akan merespons dengan kode eror. Ada banyak contoh pesan eror yang muncul, mulai dari error 404 not found, 403 forbidden, 504 gateway timeout, dan lain-lain.
Dikutip dari buku Pemrograman Web dan Perangkat Bergerak SMK/MAK Kelas XII oleh Pungky Indra Permana, dan Alia Nutrisiany Purnomo, setiap proses yang ada pada web server dilakukan secara transparan.
Artinya, setiap orang dapat dengan mudah mengetahui apa yang terjadi pada tiap proses tersebut. Secara garis besar, web server bertugas memproses semua data yang diperoleh dari web pengguna untuk ditampilkan kembali dalam bentuk konten situs web yang diminta.
(IPT)
Frequently Asked Question Section
Apa itu web server?

Apa itu web server?
Web server adalah perangkat keras dan perangkat lunak yang menyediakan layanan data. Komponen ini berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan peramban web.
Apa saja jenis web server yang sering dipakai?

Apa saja jenis web server yang sering dipakai?
HTTP Apache Tomcat, Microosft Windows Server IIS, lighttpd, Zeus Web Server, dan Sun Java System Web Server.
Apa sistem operasi yang dipakai untuk menjalankan web server?

Apa sistem operasi yang dipakai untuk menjalankan web server?
Windows, MacOS, dan Linux yang memungkinkan klien server berkomunikasi dengan web server.
