Cara Kerja WiFi Repeater dalam Memperluas Jaringan Internet

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beberapa dari kita mungkin belum tahu persis bagaimana cara kerja WiFi repeater pada sebuah jaringan Internet. Menurut buku berjudul Mengenal Wifi, Hotspot, LAN, & Sharing Internet yang disusun oleh M. Agus J. Alam, secara umum, repeater digunakan untuk memperluas jaringan Wi-Fi.
Sementara itu, menurut Linda Afri Wulandari dalam buku Bimbingan Teknologi Informasi dan Komunikasi, repeater merupakan alat yang berfungsi untuk menguatkan sinyal. Melalui alat ini, sinyal yang lemah dapat ditingkatkan daya jangkaunya, sehingga bisa dipakai untuk cakupan wilayah yang lebih luas.
Fungsi Repeater
Menurut sumber yang sama di atas, repeater memiliki empat fungsi sebagai berikut:
Memperluas daya jangkau pada sinyal peladen (server).
Mencakup berbagai area yang minim sinyal dari peladen,
Memudahkan akses sinyal WiFi.
Meminimalkan penggunaan kabel jaringan.
Cara Kerja WiFi Repeater
Menyadur dari buku Tips & Trik Jaringan Wireless oleh Vyctoria, WiFi repeater atau wireless repeater merupakan perangkat yang digunakan untuk memperpanjang jangkauan jaringan nirkabel dengan cara mengulangi sinyal yang dihasilkan oleh access point atau wireless router.
Konfigurasi WiFi repeater terbilang cukup sederhana, yakni dengan mengatur jaringan dasar, seperti Service Set Identifier (SSID) dan fitur keamanan. Kemudian hubungkan ke access point atau router nirkabel lainnya.
Pemanfaatan WiFi Repeater dengan Fitur WDS
Menurut sumber yang sama di atas, pemanfaatan WiFi repeater dapat dioptimalkan dengan fitur Wireless Distribution System atau WDS. Fitur tersebut, umumnya terdapat pada access point.
Sistem kerja dari fitur WDS, yakni menempatkan satu access point sebagai bagian utama. Sedangkan access point lainnya dimanfaatkan sebagai repeater atau relay.
Vyctoria dalam sumber yang sama, mencatat bahwa terdapat empat hal yang harus diperhatikan saat akan memperluas jaringan dengan menggunakan fitur WDS, di antaranya:
Baik access point utama maupun access point lainnya harus mendukung fitur WDS.
Kanal yang digunakan harus sama.
Jenis autentikasi acces point yang didukung dalam fitur WDS, yakni WEP 64/128 bit. Artinya, seluruh access point yang terlibat dalam satu koneksi harus menggunakan konfigurasi jenis WEP yang sama.
Pastikan Media Access Control (MAC) Address repeater sudah mengantongi izin untuk terhubung dengan access point utama.
Bila poin-poin di atas telah diperhatikan, langkah berikutnya yang harus dilakukan adalah:
Mengaktifkan WDS di semua access point yang akan dikoneksikan.
Setelah itu, masukkan MAC Address access point utama ke dalam access point WiFi repeater pada bagian WDS.
Selanjutnya, atur IP WiFi pada access point repeater sebagai bagian dari access point utama.
Lalu, matikan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) server pada WiFI AP repeater
Setelah seluruh komponen telah selesai diatur, maka access point harus di-restart.
Itulah penjelasan mengenai cara kerja WiFi repeater dan penggunaannya melalui fitur Wireless Distribution System (WDS). Semoga bermanfaat!
(ANM)
