Konten dari Pengguna

Cara Lapor Gangguan Indovision via Email dan Telepon

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

ยทwaktu baca 3 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi layanan Idovision. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi layanan Idovision. Foto: Unsplash

Layanan Indovision, seperti halnya layanan berbasis digital lainnya, tak lepas dari adanya gangguan teknis. Baik karena masalah pada perangkat atau koneksi, hal tersebut dapat membuat pelanggan tak nyaman, terutama saat sedang menikmati tayangan favorit.

Untuk mengetahui cara lapor gangguan Indovision, pelanggan dapat menyimak panduan selengkapnya di artikel ini beserta penyebab munculnya gangguan berdasarkan kode yang ditampilkan di layar.

Cara Lapor Gangguan Indovision

Ilustrasi gangguan pada Indovision. Foto: Indovision

Cara lapor gangguan Indovision dapat dilakukan pelanggan dengan menghubungi Customer Service di nomor (021) 21 500 900 atau mengirim email ke callcentre@indovision.tv. Setelah itu, pelanggan bisa menyampaikan keluhan dan kepentingan.

Beberapa masalah pada Indivision umumnya bisa diselesaikan secara mandiri dengan mengikuti panduan dari petugas layanan pelanggan. Di artikel ini, How to Tekno juga akan menjabarkan cara mengatasi jenis gangguan Indovision sesuai dengan kode yang muncul.

1. Kode E2

Kode E2 muncul jika kartu tayang yang dimasukkan tidak sesuai, terbalik, atau rusak. Hal ini juga bisa terjadi ketika kartu yang digunakan tidak cocok dengan perangkat decoder yang seharusnya.

Setiap kartu tayang hanya diperuntukkan untuk satu decoder tertentu. Solusi yang dapat dilakukan adalah membersihkan area cip pada kartu dengan kain lembut, lalu masukkan kembali kartu ke dalam decoder. Setelah itu, lakukan reset perangkat dan nyalakan kembali untuk mengecek apakah gangguan teratasi.

2. Kode E4

Kode E4 menunjukkan bahwa pelanggan tidak dapat menikmati siaran tertentu. Jika kode ini hanya muncul pada beberapa saluran, kemungkinan masalah terletak pada paket langganan yang dipilih. Periksa apakah paket yang dimiliki mencakup siaran tersebut dengan menghubungi pihak penjualan (sales).

Jika semua saluran terblokir kecuali TVRI, segera lakukan pembayaran langganan. Untuk pelanggan lama, aktivasi ulang dapat dilakukan melalui Customer Care, sementara pelanggan baru perlu memastikan bahwa data sudah diverifikasi oleh kantor pusat.

Baca Juga: 3 Cara Menghapus Email di HP dengan Langkah Mudah

3. Kode E6

Kode E6 menandakan bahwa kartu tayang tidak terotorisasi. Ini sering terjadi pada pelanggan baru yang belum pernah mengaktifkan siaran.

Untuk pelanggan lama, segera hubungi teknisi atau sales yang melakukan pemasangan. Selain itu, pelanggan juga bisa menghubungi Customer Care untuk menyampaikan keluhan, baik melalui panggilan telepon maupun email.

4. Kode E11

Jika perangkat menampilkan kode E11, berarti ada masalah keamanan pada decoder atau jaringan listrik yang tidak stabil. Solusinya, matikan televisi dan perangkat, lalu cabut steker untuk memutus aliran listrik. Setelah itu, tunggu 1 hingga 2 menit sebelum menghubungkannya kembali dan menyalakan perangkat.

Jika masalah tetap berlanjut, lakukan pengecekan menyeluruh untuk menghindari risiko kerusakan yang lebih besar.

5. Gangguan pada STB

Gangguan pada perangkat Set Top Box (STB) biasanya berkaitan dengan sinyal atau jaringan kabel yang tidak terhubung dengan baik. Kabel receiver yang goyah atau tidak terpasang dengan benar bisa menjadi penyebabnya.

Pastikan kabel parabola yang terhubung ke sisi belakang decoder terpasang dengan baik dan tidak longgar. Jika perlu, cabut dan pasang kembali kabel dengan hati-hati.

(SLT)