Konten dari Pengguna

Cara Membuat Activity Diagram, Manfaat, dan Komponennya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menyusun diagram. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyusun diagram. Foto: Unsplash.com

Bagi kamu yang baru mempelajari metode Unified Modelling Language (UML), cara membuat activity diagram penting diketahui. Activity diagram adalah salah satu jenis UML untuk pengembangan software dan berbagai keperluan lainnya.

Untuk mengetahui informasi seputar activity diagram beserta cara membuatnya, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Mengenal Activity Diagram dan Manfaatnya

Ilustrasi tampilan activity diagram. Foto: LucidChart.com

Secara umum, activity diagram membantu memvisualisasikan kasus penggunaan tertentu pada tingkat yang lebih detail. Menurut laman Creately, jenis diagram ini merupakan diagram perilaku yang menggambarkan aliran kegiatan melalui suatu sistem.

Di samping itu, activity diagram dapat digunakan untuk menggambarkan aliran peristiwa dalam proses bisnis. Diagram ini juga bisa difungsikan untuk memeriksa proses bisnis untuk mengidentifikasi aliran dan persyaratan yang diberlakukan.

Mengutip Lucidchart, activity diagram memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

  • Mendemonstrasikan logika dari suatu algoritma.

  • Menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan dalam kasus penggunaan UML.

  • Menggambarkan proses bisnis atau alur kerja antara pengguna dan sistem.

  • Menyederhanakan dan meningkatkan setiap proses dengan mengklarifikasi kasus penggunaan yang rumit.

  • Model elemen arsitektur software, seperti metode, fungsi, dan operasi.

Komponen Activity Diagram

Ilustrasi menyertakan komponen pada activity diagram. Foto: Unsplash.com

Sebelum membuat activity diagram, kamu bisa memahami komponen yang ada di dalamnya terlebih dulu. Mengutip sumber yang sama, beberapa komponen yang paling umum ditemukan di activity diagram meliputi:

  • Action: Langkah dalam aktivitas yang menandakan pengguna atau perangkat lunak melakukan tugas tertentu. Umumnya, komponen ini dilambangkan persegi panjang bertepi bulat.

  • Decision node: Cabang bersyarat dalam aliran yang diwakili bentuk diamond atau berlian. Biasanya, komponen ini mencakup satu input dan dua output lebih.

  • Control flows: Bisa juga disebut sebagai konektor yang berfungsi sebagai aliran antar-langkah dalam diagram.

  • Start node: Melambangkan awal aktivitas. Komponen ini memiliki direpresentasikan lingkaran.

  • End node: Mewakili langkah terakhir dalam aktivitas. Komponen ini disimbolkan dengan lingkaran disertai garis.

Cara Membuat Activity Diagram

Ilustrasi menerapkan cara membuat activity diagram di laptop. Foto: Unsplash.com

Untuk membuat activity diagram, diperlukan beberapa tahapan, mulai dari mengidentifikasi fase aktivitas dan aktor yang terlibat, hingga mengelompokkan aksi berdasarkan tanggung jawab yang dimiliki.

Cara Membuat Activity Diagram dengan Mudah

Dikutip dari laman Creately, berikut cara membuat activity diagram yang bisa diikuti:

  1. 1. Cari tahu langkah-langkah tindakan dari penggunaan kasus

    Identifikasi berbagai aktivitas dan tindakan yang mencakup proses atau sistem bisnis yang dijalankan.

  2. 2. Identifikasi aktor yang terlibat

    Identifikasi aktor yang terlibat untuk membedakan setiap tindakan yang menjadi tanggung jawab mereka masing-masing.

  3. 3. Temukan aliran di antara aktivitas yang muncul

    Cari tahu urutan dari tindakan yang akan diproses. Tandai kondisi yang harus dipenuhi untuk melakukan proses tertentu dan tindakan yang terjadi di saat bersamaan. Dari hal tersebut, identifikasi apakah perlu ditambahkan cabang dalam diagram.

  4. 4. Tambahkan swimlanes

    Setelah beberapa langkah di atas dilakukan, tambahkan swimlane dan kelompokkan setiap tindakan yang menjadi tanggung jawab mereka tepat di bagian bawah.

  5. 5. Selesai

    Activity diagram berhasil dibuat.

Agar visualisasi diagram makin jelas, kamu bisa melihat contoh berikut ini.

Contoh activity diagram. Foto: Creately.com

Itulah uraian seputar cara membuat activity diagram yang bisa kamu coba. Semoga informasi di atas bermanfaat!

(ANM)