Cara Membuat Garis Putus-putus di Word Melalui Dua Metode

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membuat garis putus-putus di Word dapat dengan mudah dilakukan melalui fitur ‘Shapes’ maupun ‘Underline’. Dua metode tersebut dapat mempermudah kita dalam menyusun dokumen sesuai kebutuhan.
Sebagai aplikasi pengolah kata yang umum digunakan, Microsoft Word memungkinkan penggunanya untuk mengolah dokumen dengan mudah. Pun demikian untuk membuat garis putus-putus.
Umumnya, garis putus-putus diperlukan untuk melengkapi dokumen berupa daftar isi, penghubung antar-teks, dan sebagainya. Itulah sebabnya, penting bagi siapa pun untuk memahami penggunaan berbagai fitur yang tersedia di Word, termasuk saat membuat garis putus-putus.
Bagi kamu yang ingin lebih memahami fitur apa saja yang dapat membantu dalam membuat garis putus-putus, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Cara Membuat Garis Putus-putus di Word
Membuat garis putus-putus dapat dilakukan dengan mudah melalui beberapa fitur, seperti ‘Shapes’, hingga ‘Underline’. Berikut langkah mudahnya.
Melalui Fitur ‘Shapes’
Metode pertama untuk membuat garis putus-putus di Word, yakni menggunakan fitur ‘Shapes’, ikuti beberapa tahapannya di bawah ini:
Buat dokumen baru di Microsoft Word.
Klik tab ‘Insert’ dan pilih ‘Shapes’.
Pilih salah satu garis sesuai keinginan pada opsi ‘Lines’.
Klik kiri pada mouse atau touchpad, tahan sembari menarik garis sesuai ukuran yang diinginkan. Untuk memperoleh garis yang lurus, tekan tombol ‘Shift’ pada papan tik saat menarik garis.
Setelah itu, kamu dapat mengatur tampilan garis tersebut berdasarkan gaya dan warna sesuai kebutuhan melalui tab ‘Format’.
Pada tab yang sama, ubah gaya garis menjadi putus-putus dengan klik ‘Shape Outline’ dan pilih ‘Dashes’.
Selesai.
Menggunakan fitur garis bawah atau ‘Underline’
Fitur yang satu ini umumnya digunakan untuk menggarisbawahi kalimat dalam dokumen. Selain itu, fitur ini juga memungkinkan penggunanya untuk mengatur jenis garis bawah yang digunakan, termasuk garis putus-putus di bawah teks. Adapun langkahnya adalah sebagai berikut:
Blok kalimat atau teks yang akan diberi garis putus-putus di bawahnya.
Klik ikon panah kecil di samping ikon ‘Underline’.
Pilih gaya garis putus-putus sesuai kebutuhanmu.
Selesai.
Fitur ini juga memungkinkan kamu untuk membuat garis putus-putus pada daftar isi. Meski garis-garis tersebut bisa diatur secara otomatis, kamu dapat memanfaatkan fitur Underline di Word untuk merapikan daftar isi pada dokumen. Dengan begitu, kata atau kalimat di bagian kiri dengan kanan dapat terhubung.
Adapun langkah mudahnya adalah sebagai berikut:
Pastikan fitur ‘Underline’ masih belum aktif.
Ketikkan sebuah kata atau kalimat yang merujuk pada judul bab dokumen.
Aktifkan fitur ‘Underline’ dan pilih gaya garis putus-putus.
Tekan tombol ‘Tab’ pada papan tik berulang-ulang sesuai dengan kebutuhan.
Nonaktifkan fitur ‘Underline’ dan masukkan angka yang merujuk pada halaman pembahasan tersebut.
Selesai.
Itulah dua cara membuat garis putus-putus di Word dengan mudah. Semoga metode di atas menambah pemahamanmu akan berbagai fitur yang tersedia pada aplikasi pengolah kata yang satu ini.
(ANM)
