Konten dari Pengguna

Cara Membuat Laporan Stok Barang Masuk dan Keluar dengan Excel

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Microsft Excel. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Microsft Excel. Foto: Unsplash

Cara membuat laporan stok barang masuk dan keluar dengan Excel bisa dilakukan untuk mengelola bisnis gerai ritel, restoran, atau bisnis manufaktur. How To Tekno akan membagikan cara membuat laporan stok barang di Excel.

Microsoft Excel bisa kamu gunakan untuk bisnis dengan spreadsheet di dalamnya. Alat yang sederhana dan fleksibel ini dapat melacak serta mengelola inventaris.

Melalui spreadsheet, kamu dapat menyusun inventaris stok barang masuk dan keluar dari sistem penjualan. Hal ini tentunya dapat menghemat waktu dan tenaga agar tidak ada persediaan atau kekurangan.

Artikel ini akan membahas mengenai cara membuat laporan stok barang masuk dan keluar dengan Microsoft Excel. Berikut adalah penjelasan contoh laporan stok barang bulanan di Excel.

Cara Membuat Laporan Stok Barang Masuk dan Keluar dengan Excel

Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu kamu ikuti untuk contoh laporan barang masuk dan keluar di Excel:

  1. Buka Microsoft Excel, kemudian mulai buat sheet dengan nama ‘Data Barang’. Setelah itu, buat 'Header' sesuai ketentuan perusahaan beserta tanggal. Lalu buat tabel dengan judul kolom berupa kode, nama barang, stok awal, jumlah barang masuk dan keluar, dan stok akhir.

Cara Membuat Laporan Stok Barang Masuk dan Keluar dengan Excel. Foto: Sastia Ainun/Kumparan
  1. Isi data tabel pada kode dan nama barang. Tabel kosong inilah yang menjadi acuan atau template untuk diisi setiap harinya. Kemudian, isi tabel pada stok awal sesuai dengan jumlah barang di awal hari atau sebelum pengecekan. Data stok awal ini bisa didapatkan pada laporan stok akhir di hari sebelumnya.

  2. Setelah menuliskan data-data di atas, maka untuk memudahkan proses pencatatan barang masuk dan keluar, kamu harus membuat sheet baru di halaman Excel tersebut. Sheet baru ini untuk merinci jumlah barang masuk dan barang keluar yang akan diintegrasikan dengan sheet ‘Data Barang’.

  3. Selanjutnya, buat sheet baru dengan nama ‘Barang Masuk'. Buat tabel dengan judul kolom berupa tanggal, kode, nama barang, dan jumlah. Lakukan langkah yang sama pada sheet 'Barang Keluar'.

Cara Membuat Laporan Stok Barang Masuk dan Keluar dengan Excel. Foto: Sastia Ainun/Kumparan
  1. Buka kembali sheet ‘Barang Masuk’. Pada kolom nama barang, ketikkan rumus excel Vlookup. Rumus ini digunakan untuk memudahkan proses kemunculan nama barang setelah diketikkan kode barangnya.

  2. Kembali ke sheet ‘Data Barang’, ketikkan rumus berikut di kolom ‘masuk’ =Sumif(tableX[kode],tableY[#thisrow],[kode],tableZ[jumlah]).

  3. Terakhir adalah mengisi kolom stok akhir. Rumus excel yang dipakai adalah =SUM(C7+D7-E7); dengan C7 adalah stok awal, D7 adalah jumlah barang masuk, dan E7 adalah jumlah barang keluar.

Setelah membuat laporan stok barang harian di atas, maka laporan keuangan ini bisa diintegrasikan kembali ke laporan stok barang mingguan atau bulanan.

Jadi,data harian ini harus diyakini kebenarannya secara fisik karena kesalahan di satu hari saja akan mengakibatkan kesalahan di laporan akhir. Jika sudah salah di laporan akhir, maka pengecekan akan semakin sulit.

Itulah cara membuat laporan stok barang masuk dan keluar dengan Excel dengan mudah. Pastikan kamu menyesuaikan data tersebut dengan benar.

(SAN)