Cara Membuat Pie Chart di Excel dan Pengaturannya

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Visual data pada era digital saat ini menjadi salah satu hal yang sangat diperlukan untuk menampilkan perbandingan nilai, misalnya penjualan dari tahun ke tahun. Salah satu alat yang digunakan untuk memvisualisasikan data dari berbagai bidang adalah diagram pie atau pie chart. Lalu, bagaimana cara membuat pie chart dengan mengandalkan Excel?
Pie chart dinilai sangat berguna untuk menunjukkan bagaimana suatu kategori berbanding dengan keseluruhan atau untuk membandingkan bagian satu dengan lainnya dalam suatu kumpulan data. Mudahnya, diagram pie dapat dengan cepat memberikan gambaran visual tentang data yang dimiliki.
Dilansir dari laman Data Science, pie chart tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk setiap jenis data. Diagram ini paling efektif digunakan pada data yang berkategori sedikit. Jika digunakan pada data yang memiliki terlalu banyak kategori, diagram pie menjadi terlalu rumit dan sulit untuk dibaca.
Di sisi lain banyak orang yang menggap Excel menjadi salah satu tempat yang paling ideal untuk membuat pie chart. Selain mudah diakses, Excel yang mempunyai keunggulan pengorganisasian data yang bakal mempermudah pembuatan diagram pie.
Baca juga: Cara Menghilangkan Angka 0 Di Excel
Cara Membuat Pie Chart Excel
Sebelum membuat diagram ini, pastikan data yang akan dimasukkan ke dalam pie chart sudah tertulis dengan rapi pada lembar kerja. Data yang dimasukkan minimal terdapat pada satu kolom dan baris. Di bawah ini, cara membuat pie chart dan juga pengaturannya.
1. Sorot range data yang ingin dibuatkan diagram
2. Masuk ke tab “Insert”
3. Pada tab “Insert” terdapat toolbar “Charts”, pilih ikon pie chart
4. Pilih bentuk pie chart yang diinginkan
5. Setelah pie chart muncul pada lembar kerja, Anda bisa memilih model tampilan pada tab “Design”. Pada tab ini Anda juga dapat mengatur warna pie chart
6. Ganti judul pie chart sesuai dengan yang diinginkan. Kolom judul biasanya ada pada boks “Chart Title” di atas pie chart
7. Untuk memberikan penegasan pada tiap irisan, Anda juga perlu menyunting pada “Format Data Series” dengan cara berikut.
Klik pada diagram
Jika sudah muncul titik-titik pada sudut tiap irisan, klik kanan
Pilih “Format Data Series”
Akan muncul tab “Format Data Series” di sebelah kanan
Pilih menu “Series Options” atau ikon diagram batang
Pada bagian “Pie Explosion”, atur dengan mengisi angka di boks persentase untuk memisahkan tiap irisan
Di bagian “Angle of first slice”, atur juga dengan dengan mengisi angka di boks persentase untuk mengatur sudut hadap pie chart
Jika sudah, tutup tab “Format Data Series”
8. Apabila Anda ingin menambahkan nilai pada pie chart, berikut caranya.
Klik ikon plus pada samping kotak diagram
Pada menu “Chart Elements”, pilih “Data Labels”
Akan muncul tab “Format Data Labels” di sebelah kanan dan juga angka-angka nilai di diagram
Jika ingin menggantinya ke persentase, centang kotak pilihan “Percentage” pada tab “Format Data Labels”
(DSY)
