Konten dari Pengguna

Cara Membuat Stok Barang Masuk dan Keluar dengan Excel

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Microsoft Excel. Foto: tradegecko.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Microsoft Excel. Foto: tradegecko.com.

Cara membuat stok barang masuk dan keluar dengan Excel tentu belum banyak diketahui oleh sebagian penggunanya. Excel merupakan software komputer yang didesain untuk memudahkan manusia agar dapat melakukan penghitungan.

Microsoft Excel bisa kamu gunakan untuk bisnis dengan spreadsheet di dalamnya. Alat yang sederhana dan fleksibel ini dapat melacak dan mengelola inventaris.

Jika kamu sedang mengelola bisnis gerai ritel, restoran, atau bisnis manufaktur, maka tidak perlu mengandalkan metode manual menggunakan pulpen dan kertas lagi.

Melalui spreadsheet, kamu dapat menyusun inventaris stok barang masuk dan keluar dari sistem penjualan. Hal ini tentunya dapat menghemat waktu dan tenaga agar tidak ada persediaan atau kekurangan. Kemudian, laporan keuangan dapat diketahui.

How to Tekno akan menjelaskan bagaimana cara membuat stok barang masuk dan keluar dengan Microsoft Excel.

Cara Membuat Stok Barang Masuk dan Keluar dengan Excel

Pertama, kamu bisa menggunakan fungsi SUM untuk menambahkan angka apa pun yang ingin dimasukkan ke dalam dua sel atau lebih. Contohnya, kamu dapat membuat kuantitas penjualan yang berjalan menggunakan fungsi SUM.

Kemudian, secara otomatis akan memperbarui berapa banyak pendapatan yang kamu peroleh dengan melakukan matematika berdasarkan perhitungan yang dimasukkan per baris.

Rumus SUM ditulis sebagai =Cell*Cell. Bisa juga menggunakan rumus =[@[Name of Column]]*[@[Name of Column]] untuk mengalikan dua sel dalam satu baris.

Ilustrasi rumus SUM di Excel. Foto: tradegecko.com.

Cara Menggunakan Sort di Excel

'Sort' memungkinkan kamu untuk mengatur stok barang masuk dan keluar dengan ukuran nomor atau berdasarkan warna, sehingga kamu dapat melihat produk berdasarkan penjualan, profitabilitas, atau sisa stok untuk menelusuri produk dengan cepat dan mudah.

Selain itu, fungsi sortir akan salah jika ada data yang salah dimasukkan. Jika menggunakan rumus pengurangan (=B1-B2) saat memasukkan berapa banyak barang yang dijual, maka secara otomatis akan mengurangi jumlah tersebut dari nomor stok saat ini.

Kemudian, kamu dapat menggunakannya untuk mengurutkan berdasarkan stok, sehingga dapat melihat mana item memiliki paling sedikit. Hal ini juga dengan mudah dapat menghindari masalah jika tidak ada yang memesan produk.

Ilustrasi Sort di Excel. Foto: tradegecko.com.

Menggunakan Rank di Excel

'Rank' memberi peringkat untuk stok barang masuk dan keluar dengan Excel berdasarkan kuantitas penjualan, kuantitas inventaris, atau jumlah produk yang kamu terima.

Cara Membuat Stok Barang Masuk dan Keluar dengan Excel

Cara membuat stok barang masuk dan keluar dengan Excel adalah menggunakan fitur Sort dan Rank. Kamu juga harus menggunakan rumus SUM untuk mengurutkan datanya.

  1. 1. Klik 'Sort; pada Peringkat Data

    'Rank' menawarkan fitur peringkat dengan item penjualan tertinggi yang kamu bisa isi kembali di bagian atas. Cara melakukannya adalah dengan mengklik 'Sort' sementara pada peringkat dan akan dilakukan secara otomatis.

  2. 2. Gunakan Rumus =Rank

    Pada tahap ini, kamu harus menggunakan rumus =Rank (Cell, Cell:Cell), di mana sel yang disebutkan meliputi semua sel yang ingin diurutkan.

Demikian ulasan mengenai cara membuat stok barang masuk dan keluar dengan Excel yang bisa kamu gunakan untuk berbagai kebutuhan.

(DEEM)