Cara Mencari Sinyal K Vision yang Hilang beserta Penyebabnya

How to tekno
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mencari sinyal K Vision penting diketahui pengguna agar tetap dapat menikmati hiburan televisi terutama ketika didapati siaran tiba-tiba hilang.
Lewat artikel ini, How To Tekno membagikan cara mencari sinyal K Vision. Namun, sebelumnya simak penyebab sinyal K Vision hilang selengkapnya di sini!
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Penyebab Sinyal K Vision Hilang
Menyadur laman k-vision.tv, K Vision adalah perusahaan TV satelit berbayar yang berada di bawah naungan MNC Vision Networks Group. Seperti layanan TV berbayar lainnya, K Vision tak luput dari eror, seperti sinyal tiba-tiba hilang.
Dirangkum dari berbagai sumber, di bawah ini beberapa penyebab sinyal K Vision hilang:
1. Parabola Bergeser
Parabola adalah komponen utama pada layanan TV satelit berbayar. Perangkat ini berguna untuk menangkap dan memantulkan sinyal frekuensi satelit ke LNB.
Ketika posisi parabola bergeser atau berubah arah, hal itu dapat menyebabkan sinyal satelit hilang. Parabola yang bergeser juga bisa disebabkan oleh angin kencang atau hujan atau baut dan mur yang kurang kuat.
Setiap area di Indonesia memiliki arah parabola yang berbeda-beda. Dikutip dari Twitter resmi K Vision @kvisiontv, misalnya, untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, arah LNB yang betul adalah searah pukul 4.
Karena itu, ketika sinyal K Vision hilang, pelanggan dapat mengecek apakah ada perubahan arah pada parabola atau tidak.
2. Kabel Antena Putus
Penyebab lainnya adalah kabel antena putus karena pemasangan kurang kuat atau digigit hewan, seperti tikus. Kabel antena yang putus menyebabkan receiver tak bisa menerima sinyal dari parabola yang membuat gambar di TV hanya hitam.
3. Ada Perangkat yang Rusak
Ada dua perangkat penting yang berguna untuk menerima sinyal TV ketika masyarakat berlangganan K Vision, yaitu LNB dan receiver. Ketika salah satu dari perangkat tersebut rusak, sinyal akan menghilang.
4. Frekuensi Berganti
Penyebab terakhir adalah adanya perubahan frekuensi TV. Migrasi dari siaran TV analog ke digital yang dilakukan pemerintah per 2 November 2022 membuat frekuensi beberapa saluran TV di Indonesia berganti.
Berubahnya frekuensi siaran TV menyebabkan sinyal K Vision hilang. Dengan begitu, pelanggan harus memindai ulang frekuensi terbaru di TV-nya.
Cara Mencari Sinyal K Vision
Setelah mengetahui beberapa penyebab sinyal K Vision hilang, pengguna dapat mengatasinya sesuai masalah tersebut. Misalnya, ketika ada kerusakan perangkat dapat mengganti ke perangkat baru.
Di bawah ini, How To Tekno membagikan cara mencari sinyal K Vision yang hilang untuk tipe dekoder K1100 dan K2000 yang dikutip dari Twitter resmi K Vision @kvisiontv.
Cara Mencari Sinyal K Vision
Berikut cara mencari sinyal K Vision yang bisa diikuti pengguna:
1. Pastikan Arah Parabola Tepat
Pastikan arah parabola tepat sesuai lokasi tempat tinggal. Umumnya, teknisi akan memberi tahu saat pemasangan.
2. Buka Menu Konfigurasi Satelit Parabola
Konfigurasi satelit parabola. Untuk tipe dekoder K1100, buka 'Menu' lalu klik 'Konfigurasi. Kemudian, tekan 'Instalasi Saluran' dan masukkan pin 1111. Lalu, klik 'Setup Satelit'. Sementara untuk tipe dekoder K2000, buka 'Menu' lalu klik 'Instalasi Saluran'.
3. Ubah Konfigurasi Satelit
Masukkan data-data berupa 'Nama Satelit' yaitu Measat 3A - 91.5 derajat, tipe LNB, dan lainnya. Setelah itu akan muncul kekuatan sinyal di bagian bawah jendela 'Setup Satelit'.
4. Simpan Perubahan
Simpan perubahan yang baru saja dilakukan.
(NSF)
