Konten dari Pengguna

Cara Mendapatkan Longitude dan Latitude di Google Maps

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mencari longitude dan latitude di Google Maps. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mencari longitude dan latitude di Google Maps. Foto: Unsplash.com

Mencantumkan alamat pada data administrasi digital kerap dilakukan. Seiring perkembangan teknologi, pengguna juga diharuskan menyertakan titik koordinat saat mengisi alamat. Dengan begitu, lokasi dapat diketahui dengan akurat. Inilah mengapa, tak sedikit orang yang mencari tahu cara mendapatkan longitude dan latitude guna mengetahui koordinat dari suatu tempat.

Selain untuk tujuan administratif, keberadaan longitude (bujur) dan latitude (lintang) juga kerap kita temukan pada Google Maps. Hal itu dilakukan untuk mempermudah pengguna dalam menelusuri sebuah lokasi. Guna mengetahui pengertian dan cara mendapatkan longitude dan latitude lebih lanjut, simak pembahasan selengkapnya berikut ini.

Apa yang Dimaksud dengan Longitude dan Latitude?

Sebelum dibahas cara mendapatkan longitude dan latitude lebih mendalam, ada baiknya kamu memahami pengertian keduanya. Perlu diketahui bahwa longitude dan latitude adalah sistem koordinat yang umum digunakan secara global.

Pada sistem koordinat geografis, permukaan bumi dibagi atas garis lintang (latitude) dan garis bujur (longitude). Menyadur buku Aplikasi Sistem Informasi Geografi oleh I Gusti Agung Putu Eryani, latitude adalah garis khayalan di permukaan Bumi yang sejajar dengan garis ekuator. Biasanya, latitude mewakili posisi sumbu Y.

Sementara itu, longitude adalah garis-garis khayalan di permukaan bumi yang memotong tegak lurus garis ekuator dan mewakili sumbu X.

Cara Mendapatkan Longitude dan Latitude

Mengetahui titik koordinat suatu tempat dapat dengan mudah melalui berbagai metode. Salah satunya dari Google Maps. Menurut laman bantuan Google, Google Maps mencantumkan tiga format koordinat, di antaranya:

  • Derajat desimal (DD°). Contoh 41.40338, 2.17403.

  • Derajat, menit, dan detik (D°M’S”). Contoh 41°24'12.2"N 2°10'26.5"E.

  • Derajat dan menit desimal (DMM). Contoh 41 24.2028, 2 10.4418.

Untuk mendapatkan longitude dan latitude di Google Maps juga terbilang mudah dipraktikkan. Menurut sumber yang sama, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  1. Buka Google Maps.

  2. Masukkan alamat yang ingin diketahui titik longitude dan latitudenya pada kolom pencarian yang tersedia.

  3. Untuk meningkatkan akurasi tempat yang ingin diketahui titik koordinatnya, perbesar tampilan peta.

  4. Tekan dan tahan lokasi tersebut hingga muncul tanda pin. Longitude dan latitude pun akan muncul di kolom address bar.

  5. Pada contoh gambar di bawah ini, Google Maps menunjukkan titik koordinat -7.742751,112.714462. Dari titik tersebut, dapat diketahui bahwa latitude (garis lintang) ditunjukkan pada koordinat pertama, yaitu -7.742751. Sedangkan, longitude (garis bujur) ditunjukkan pada koordinat kedua, yakni 112.714462.

Tangkapan layar longitude dan latitude dari sebuah lokasi. Foto: Google Maps

Sebagai catatan, format koordinat di Google Maps menggunakan derajat desimal dengan angka titik bukan koma. Misalnya:

  • 41.40338, 2.17403 (format yang benar)

  • 41,40338, 2,17403 (format yang salah)

Selain memperhatikan format derajat desimal, penting untuk diketahui bahwa letak koordinat lintang (latitude) sebelum koordinat bujur (longitude). Di samping itu, pastikan angka pertama di koordinat lintang antara -90 dan 90. Sedangkan untuk angka pertama di koordinat bujur antara -180 dan 180.

Itulah uraian mengenai definisi dan cara mendapatkan longitude dan latitude di Google Maps. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

(ANM)