Konten dari Pengguna

Cara Mengatasi Error A6 AC Daikin dan Daftar Kode Lengkapnya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi AC Daikin. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi AC Daikin. Foto: Unsplash

Daikin merupakan merek Air Conditioner (AC) yang dikenal memiliki kualitas tinggi sekaligus menjadi pelopor teknologi inverter yang membuat penggunaan listrik lebih efisien. Produk-produknya juga menawarkan pendinginan yang cepat, stabil, hemat energi, serta dirancang agar tahan lama.

Namun, sama seperti AC pada umumnya, Daikin tetap dapat mengalami beberapa gangguan teknis. Hal ini biasanya ditandai dengan munculnya kode error, salah satunya A6 yang menunjukkan adanya masalah pada sistem tertentu. Lantas, bagaimana cara mengatasi error A6 pada AC Daikin?

Cara Mengatasi Error A6 AC Daikin

Ilustrasi cara mengatasi error A6 pada AC Daikin. Foto: Unsplash

Mengutip dari laman resmi acdaikin.com, kode error A6 menunjukkan kondisi motor blower yang mengalami overload atau terkunci. Kondisi ini terjadi karena adanya beban berlebih serta arus listrik yang terlalu tinggi pada motor kipas.

Disadur dari kanal YouTube Tutorial Wiz, berikut cara mengatasi error A6 pada Daikin:

1. Mematikan dan Menyalakan Ulang Sistem

Matikan AC menggunakan remote dan aliran listrik utama (MCB). Tunggu 3–5 menit, lalu nyalakan kembali untuk melihat apakah kipas sudah berfungsi normal.

2. Memeriksa Hambatan Fisik pada Kipas

Buka panel unit indoor dan periksa kondisi kipas. Putar kipas secara manual untuk memastikan tidak macet, lalu bersihkan debu, kotoran, atau benda asing yang menghalangi.

3. Pengecekan Kabel Motor Kipas

Periksa semua sambungan kabel dari motor kipas ke PCB indoor. Pastikan tidak ada kabel longgar, terbakar, atau rusak.

4. Pengujian Motor Kipas dan Sensor Hall

Gunakan multimeter untuk mengecek tegangan motor saat AC menyala serta memastikan sensor Hall masih bekerja dengan normal saat kipas diputar.

5. Penggantian Motor Kipas (Jika Diperlukan)

Jika motor tidak berputar meskipun tegangan normal, motor kemungkinan rusak dan perlu diganti sesuai tipe unit.

6. Pemeriksaan PCB Indoor

Jika motor normal tetapi tidak ada aliran tegangan dari PCB, kemungkinan terjadi kerusakan pada papan sirkuit. Komponen yang terbakar atau rusak perlu diperiksa dan diganti oleh teknisi.

Daftar Kode Error AC Daikin

Ilustrasi daftar kode error pada AC Daikin. Foto: Daikin

Disadur dari laman airway-group.co.uk, berikut daftar kode error pada AC Daikin yang perlu diketahui untuk membantu proses identifikasi kerusakan.

  • A1 – Micro-computer PCB tidak berfungsi

  • A3 – Level drain terlalu tinggi

  • A5 – Overheating atau pembekuan heat exchanger indoor

  • A6 – Motor kipas bermasalah

  • A7 – Motor swing flap error

  • AH – Dust collector error

  • AJ – Kesalahan pengaturan kapasitas atau alamat unit

  • C3 – Sensor level air tidak normal

  • C4 – Thermistor heat indoor tidak normal

  • C9 – Thermistor suction udara indoor tidak normal

  • CE – Thermistor radiasi tidak normal

  • CJ – Thermistor remote control tidak normal

  • E0 – Proteksi unit outdoor aktif

  • E3 – Tekanan tinggi terlalu besar

  • E4 – Tekanan rendah terlalu kecil

  • E5 – Overheating kompresor

  • F3 – Suhu discharge outdoor terlalu tinggi

  • H9 – Sensor suhu udara outdoor tidak normal

  • J5 – Sensor suhu pipa suction tidak normal

  • J6 – Sensor heat exchanger outdoor tidak normal

  • P1 – Ketidakseimbangan tegangan fase listrik

  • U0 – Suhu pipa suction terlalu tinggi

  • U1 – Urutan fase terbalik

  • U2 – Fase terbuka atau ketidakseimbangan tegangan

  • U4 – Gangguan komunikasi unit indoor dan outdoor

  • U5 – Gangguan komunikasi indoor dan remote

  • UA – Kesalahan kombinasi atau setting unit

Baca juga: 6 AC Daikin Terbaru yang Hemat Listrik, Ini Pilihannya

(RK)