Cara Mengatasi Hardisk Tidak Terbaca di BIOS Melalui Empat Metode

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Informasi mengenai cara mengatasi hardisk tidak terbaca di BIOS atau Basic Input Output System telah banyak dicari. Pasalnya, kendala yang satu ini umum dialami oleh sebagian besar orang. Kendati demikian, tak sedikit yang masih belum memahami penyebab di balik kendala tersebut.
Seperti yang diketahui, hard disk merupakan salah satu komponen penting untuk menjalankan laptop atau komputer. Dikutip dari buku berjudul Sistem Informasi Manajemen oleh Hadion Wijoyo, hard disk adalah media penyimpan data secara permanen. Umumnya, hard disk berisi cakram magnetik yang berfungsi untuk menyimpan data.
Hard disk dapat dioperasikan dengan optimal melalui BIOS. Akan tetapi, apabila hard disk tak terbaca oleh software tersebut, proses booting tak berjalan normal.
Kenapa Hardisk Tidak Terbaca di BIOS?
Menyadur laman Seagate dan sumber lainnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan hard disk tak terbaca di BIOS, di antaranya:
1. Terjadi kesalahan saat proses menginstal hard disk
Memasang hard disk perlu memperhatikan kesesuaian antara sambungan hard disk ke komponen lain seperti motherboard dan komponen lainnya. Dengan begitu, proses membaca data di dalamnya tak menemui kendala apa pun. Termasuk dari risiko tak terbaca oleh BIOS.
2. Drive tidak diaktifkan di BIOS
Faktor lain yang menyebabkan hard disk tak terbaca oleh BIOS ialah tidak diaktifkannya drive di sistem tersebut. Untuk mengatasi hal ini, perlu adanya pengaturan sistem terlebih dahulu.
3. Pin hard disk kotor
Kondisi pin hard disk yang kotor menjadi penyebab umum di balik kendala sistem yang tak dapat mendeteksi keberadaan hard disk. Oleh karena itu bersihkan pin hard disk secara berkala agar sistem bisa bekerja dengan optimal.
4. Hard disk rusak (bad sector)
Menyadur buku Aneka Tool Pembersih Hard Disk yang disusun oleh Wahana Komputer, hard disk yang tak terbaca juga disebabkan oleh penggunaan secara terus-menerus. Intensitas penggunaan hard disk yang tinggi berisiko menyebabkan terjadi kerusakan sehingga keberadaan hard disk tak terdeteksi oleh sistem.
Cara Mengatasi Hardisk Tidak Terbaca di BIOS
Dihimpun dari laman Stellar Info dan sumber lainnya, berikut empat cara mengatasi hardisk tidak terbaca di BIOS:
1. Memeriksa kabel IDE
Solusi pertama yang dapat dilakukan, yakni memeriksa kabel Integrated Drive Electronics (IDE) untuk memastikan hard disk terpasang dengan semestinya. Perlu diketahui, IDE merupakan perangkat penghubung antara CPU dengan hard disk internal.
Dengan memeriksa sambungan kabel IDE, kamu dapat mengetahui kondisi hard disk yang terpasang di laptop. Pastikan hard disk terpasang dengan benar agar dapat terbaca oleh BIOS.
2. Mengecek status hard drive di BIOS
Selain memastikan sambungan kabel IDE dalam proses menginstal, mengecek status hard drive di BIOS juga penting dilakukan. Adapun caranya adalah sebagai berikut:
Restart laptop terlebih dahulu.
Setelah itu, masuk ke pengaturan sistem (BIOS) dengan menekan F2 pada keyboard.
Periksa dan aktifkan deteksi hard drive dalam konfigurasi sistem.
Lalu, aktifkan deteksi otomatis.
Periksa apakah hard drive dapat dideteksi di BIOS atau belum.
3. Membersihkan pin hard disk
Opsi ketiga untuk mengatasi hard disk tak terbaca di BIOS adalah membersihkan pin di dalamnya. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
Lepaskan baut pada hard disk menggunakan obeng.
Bersihkan pin hard disk bagian depan dan belakang secara perlahan. Pastikan pin hard disk dalam kondisi bersih sebelum dipasang kembali.
Setelah itu, pasang kembali hard disk sesuai posisi semula dan cek apakah BIOS sudah dapat mendeteksinya atau belum.
4. Mengganti hard disk dengan yang baru
Alternatif terakhir yang dapat kamu coba untuk mengatasi hard disk yang tak terbaca BIOS adalah menggantinya dengan yang baru. Menurut buku Jago Merakit dan Memperbaiki Komputer oleh Ferry Indrayuda, tips memilih hard disk yang baik adalah sebagai berikut:
Perhatikan kesesuaian antara port hard disk pada motherboard dengan jenis hard disk yang mendukung.
Pilihlah jenis hard disk dengan kapasitas besar untuk menyesuaikan kebutuhan perangkat lunak yang terus berkembang.
Pilih merek hard disk yang dikenal memiliki ketahanan pemakaian. Umumnya, hard disk memiliki batas pemakaian antara 3 hingga 5 tahun.
Itulah penjelasan mengenai cara mengatasi hardisk tidak terbaca di BIOS. Semoga bermanfaat!
(ANM)
