Cara Mengatasi I/O Device Error

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak orang mencari cara mengatasi I/O device error saat drive eksternal mereka mengalami masalah error.
Biasanya, masalah ini muncul saat kita menghubungkan flashdisk ke laptop atau PC dan ada notifikasi I/O device error. Penyebabnya pun juga beragam.
Mulai dari drive eksternal yang rusak, hingga sistem Windows yang tidak sesuai saat memakai mode transfer. Jadi, penyebabnya bisa dari eksternal atau pun internal.
Jika kamu mengalami hal serupa, How To Tekno akan membagikan cara mengatasi flashdisk IO device error di artikel ini.
Cara Mengatasi I/O Device Error
Kali ini, How To Tekno sudah mengulik bagaimana cara mengatasi kendala I/O device error yang muncul di laptop. Berikut adalah cara mengatasinya:
1. Pastikan USB Berfungsi
Tidak menutup kemungkinan jika masalah tersebut disebabkan oleh koneksi perangkat tidak terhubung dengan benar. Sebab, data pada perangkat harus dapat dibaca seperti biasa jika memang disebabkan oleh koneksi yang salah.
Untuk memeriksanya, lepaskan media penyimpanan dan hubungkan dengan port USB lain, kabel USB, adaptor USB, atau pembaca kartu USB. Lalu, tancapkan kembali dan pastikan apakah berfungsi normal atau tidak.
2. Perbarui Driver Perangkat
Jika driver perangkat penyimpanan laptop dan komputer kedaluwarsa, rusak, atau tidak kompatibel dengan perangkat yang terpasang, hal itu dapat memengaruhi fungsionalitas input atau output-nya.
Dengan begitu, kamu bisa mengunduh, menginstal, atau memperbarui driver pada perangkat yang kamu gunakan. Kemudian, sambungan dan sambungkan kembali perangkat ini untuk melihat apakah I/O telah diperbaiki.
3. Perbaiki Kesalahan Disk pada Drive
Jika penyebab masalah adalah faktor internal yaitu dari drive pada laptop atau komputer, maka kamu perlu mengatasinya dengan memperbaiki kesalahan disk pada driver tersebut. Berikut caranya:
Cara Mengatasi I/O Device Error
Cara mengatasi I/O device error adalah pastikan USB berfungsi, kemudian perbarui driver perangkat. Setelah itu, perbaiki kesalahan disk pada Drive. Kemudian, ubah mode transfer.
1. Buka Perintah Prompt dengan Klik Start
Buka perintah Prompt dengan cara klik 'Start' lalu masukkan 'command prompt' pada menu pencarian. Nantinya, kamu harus menjalankan perintah CHKDSK sebagai administrator agar memiliki hak istimewa yang diperlukan untuk menjalankan pemindaian.
2. Ketikkan Perintah ke Command Prompt
Ketik 'chkdsk /f /r /x [huruf partisi drive kamu] ke dalam command prompt dan tekan 'Enter'. Setelah huruf 'x' harus diikuti dengan nama huruf drive tempat kamu ingin menjalankan pemindaian. Tunggu prosesnya hingga selesai. Terakhir, ketik 'keluar' dan tekan Enter.
4. Ubah Mode Transfer
Terakhir, cara untuk mengatasi I/O device error adalah dengan mengubah mode transfer untuk drive di properti saluran IDE. Windows tidak dapat mentransfer data dari drive ke komputer jika mode transfer untuk drive diubah atau salah.
Untuk itu, ikuti langkah-langkah ini untuk mengubah mode transfer agar bisa memperbaiki masalah ini.
Buka 'Start' dan klik kanan pada 'Komputer' lalu pilih 'Kelola'. Nantinya, akan muncul jendela Pengaturan perangkat dan pilih 'Pengontrol IDE ATA/ATAPI'.
Perluas pengontrol IDE ATA/ATAPI yang kemudian akan muncul daftar yang berisi berbagai saluran IDE ATA/ATAPI untuk laptop atau komputer yang kamu gunakan.
Klik kanan saluran tempat drive eksternal tersambung, lalu klik 'Properti'. Biasanya, saluran yang biasanya digunakan untuk hard disk eksternal adalah 'Saluran IDE Sekunder'.
Pilih opsi 'PIO Only' di kotak berlabel 'Transfer Mode' untuk perangkat yang mewakili hard drive eksternal kamu pada tab berlabel 'Advanced Settings'. Tutup semua jendela setelah mengklik tombol 'OK'. Restart perangkat dan periksa drive.
Itulah tutorial beberapa cara mengatasi I/O device error dengan efektif dan tidak memakan banyak waktu. Semoga berhasil!
(SAN)
