Cara Mengatasi Internal Server Error di Laptop agar Kembali Normal

How to tekno
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Internal server error menjadi permasalahan yang sering dialami dalam sebuah website. Ketika kondisi ini terjadi, situs web tidak bisa diakses secara normal oleh pemilik dan pengunjung situs.
Namun kini sudah ada cara mengatasi internal server error yang bisa dilakukan. Bagaimana langkah-langkahnya? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyebab Internal Server Errror
Melansir dari situs resmi Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Kabupaten Pringsewu, berikut ini penyebab terjadinya internal server error yang terjadi pada sebuah situs web:
Tak ada respons dari server hosting saat situs web sedang diakses. Peladen tersebut adalah tempat menyimpan dan menampilkan data dalam sebuah situs web.
Terdapat berkas (file) yang rusak dan tidak bisa dibuka (corrupt) dalam server hosting.
Situs web sedang mengakses banyak permintaan, sehingga menjadi lebih lemot dan membuat eror.
Kesalahan pengaturan di file .htaccess dalam situs web.
Situs web mendapatkan serangan virus (malware) yang membuatnya menjadi eror.
Beragam Tipe Pesan Internal Server Error
Sebelum membahas mengenai cara mengatasi internal server error, kamu perlu mengetahui beragam tipe pesannya terlebih dahulu.
Tipe pesan ini akan bergantung pada kustomisasi pesan kedudukan HTTP pada setiap situs web. Berikut ini adalah beberapa pesan internal server error:
500 Internal Server Error
HTTP 500 – Internal Server Error
Temporary Error (500)
Internal Server Error
HTTP 500 Internal Error
500 Error
HTTP Error 500
That’s an error The situs cannot display the page – HTTP 500
A blank white screen
Cara Mengatasi Internal Server Error
Cara Mengatasi Internal Server Error
Mengutip dari situs resmi Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Kabupaten Pringsewu, berikut ini cara mengatasi internal server error yang bisa dilakukan secara langsung:
1. Muat ulang halaman situs
Muat ulang halaman dengan menekan tombol F5 pada papan tik. Selain itu, kamu juga bisa mengeklik muat ulang pada situs yang terdapat di bagian paling atas. Jika belum bisa kamu dapat menunggu sampai dua menit dan coba kembali untuk memuat ulang situs.
2. Hapus riwayat yang ada pada peramban
Jika langkah pertama tak berhasil, kamu bisa menghapus riwayat aktivitas (cache) yang ada pada peramban. Caranya dengan menekan tombol ctrl + shift + delete. Selanjutnya, riwayat aktivitas di dalam peramban akan secara otomatis terhapus.
3. Cek file .htacces
Salah satu penyebab terjadinya internal server error ialah kesalahan pengaturan di file .htaccess dalam situs web. Oleh sebab itu memeriksa file .htaccess menjadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan. Cara mudah untuk mengatasinya ialah menonaktifkan file dengan nama a.htaccess yang ada di dalam server situs web.
(FNS)
