Konten dari Pengguna

Cara Mengatasi Kipas Laptop Mati dengan Mudah

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tampilan kipas laptop. Foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Tampilan kipas laptop. Foto: Pixabay.com

Cara mengatasi kipas laptop mati umum dicari. Pasalnya, masalah tersebut merupakan salah satu hal yang hampir dialami oleh banyak orang.

Selain menjaga sirkulasi udara, kipas laptop biasanya berperan juga sebagai pendingin saat laptop digunakan. Jika kipas tersebut rusak, bukan tak mungkin laptop menjadi cepat panas. Apabila tak segera diatasi, kondisi itu berpotensi merusak komponen laptop yang lain. Akibatnya, laptop tak bisa dipakai kembali

Lantas, bagaimana cara mengatasi kipas laptop yang mati dan tak berfungsi? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Apakah Kipas Laptop Bisa Rusak?

Ilustrasi memperbaiki komponen laptop yang rusak. Foto: Unsplash.com

Pemakaian laptop oleh tiap-tiap pengguna memiliki intensitas yang berbeda. Jika digunakan dalam frekuensi tinggi dan dalam waktu lama, hal itu dapat menyebabkan kipas laptop bekerja lebih ekstra untuk mendinginkan CPU.

Apabila hal itu terus dilakukan, bukan tak mungkin kinerja kipas laptop menjadi tak optimal bahkan mengalami kerusakan.

Dirangkum dari buku Panduan Pengantar Belajar Hardware dan Software oleh Yudho Yudhanto, selain penggunaan berlebih, berikut tiga faktor yang menyebabkan fungsi kipas laptop tak optimal bahkan bisa mengalami kerusakan dan mati:

1. Debu

Seiring bertambahnya intensitas penggunaan laptop, kerak debu pada kipas di dalamnya juga kerap bertambah. Jika tak rutin dibersihkan, risiko overheating semakin besar terjadi. Bahkan kemungkinan terburuk, kipas laptop terhenti.

2. Sirkulasi udara terganggu

Posisi laptop yang salah saat digunakan menyebabkan sirkulasi udara menjadi terganggu. Kebanyakan pengguna laptop secara tak sadar meletakkan laptop pada alas berbahan empuk. Akibatnya, sirkulasi laptop menjadi terhambat.

3. Kerusakan hardware

Faktor lain yang dapat menyebabkan kipas laptop mati ialah terjadinya kerusakan hardware. Umumnya, kondisi ini juga dipengaruhi oleh faktor usia laptop.

Cara Mengatasi Kipas Laptop Mati

Ilustrasi memperbaiki kipas laptop yang mati. Foto: Pixabay.com

Setelah mengetahui faktor penyebab kipas mengalami kerusakan, berikut cara mengatasi kipas laptop yang mati menurut buku Panduan Menjadi Dokter Laptop oleh M. Saifuddin Nashir dan sumber lainnya:

1. Memperbaiki posisi laptop

Seperti yang disebutkan sebelumnya, penyebab kipas laptop tak bekerja optimal ialah karena posisi penggunaan yang salah. Untuk itu, coba perbaiki posisi laptop saat digunakan dengan mengikuti langkah berikut:

  1. Matikan laptop terlebih dahulu.

  2. Pastikan posisi penggunaan laptop sudah sesuai dengan tak menggunakan alas berbahan empuk. Selain itu, pastikan kamu meletakkan laptop di permukaan yang datar dan tak menghalangi sirkulasi udara di bagian kipas laptop.

  3. Diamkan laptop selama dua hingga tiga menit setelah dimatikan.

  4. Hidupkan laptop dan pastikan kipas kembali bekerja.

2. Membersihkan kipas laptop

Selain cara sebelumnya, membersihkan bagian kipas laptop dapat kamu lakukan untuk mengatasi masalah ini. Adapun langkahnya sebagai berikut:

  1. Lepaskan baut pada penutup casing di bagian bawah laptop.

  2. Angkat casing penutup laptop.

  3. Buka baut pada kipas laptop yang tak berfungsi.

  4. Angkat kipas tersebut dan bersihkan.

  5. Pasang kembali kipas laptop pada posisi semula.

  6. Hidupkan kembali laptop apakah kipas sudah bisa dinyalakan atau tidak. Bila tak membuahkan hasil, bisa dipastikan kipas laptop tak berfungsi. Artinya, kamu harus membawa laptop ke service center terdekat agar diganti dengan kipas laptop yang baru.

Itulah penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasi kipas laptop mati. Ada baiknya kamu juga membersihkan komponen tersebut secara rutin setidaknya enam bulan hingga satu tahun sekali.

Di samping itu, perhatikan posisi laptop saat digunakan. Bila perlu pasang cooling fan tambahan apabila suhu ruangan tak mendukung. Hal itu agar laptop terhindar dari overheating. Semoga bermanfaat!

(ANM)