Cara Mengatasi Operation Failed with Error 0x00011b

How to tekno
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kegagalan dengan kode eror 0x00011b yang muncul di Windows adalah kesalahan karena mesin cetak atau printer tak berfungsi atau gagal beroperasi.
Lalu, bagaimana cara mengatasi operation failed with error 0x0011b di Windows? Simak artikel ini untuk mengetahui solusinya tahap demi tahap.
Cara Mengatasi Operation Failed with Error 0x00011b
Menurut laman Make Use Of, ada berbagai cara mengatasi operation failed with error 0x00011b yang muncul di Windows. Di bawah ini akan dijelaskan tahapannya satu per satu yang dapat diikuti pengguna bila kode eror tersebut muncul.
1. Restart Print Spooler Service
Metode pertama adalah memulai ulang layanan spooler cetak atau print spooler service di Windows. Layanan tersebut yang menangani pekerjaan mencetak pada Windows dan mesin cetak.
Cara Mengatasi Operation Failed with Error 0x00011b dengan Restart Print Spooler
Berikut cara mengatasi operation failed with error 0x00011b dengan memulai ulang layanan spooler cetak.
1. Buka Jendela Services
Buka jendela Services lewat fitur Run. Tekan tombol 'Win + R' secara bersamaan untuk membuka jendela Run. Kemudian, ketik services.msc di kolom tersedia. Lalu, klik 'OK'. Jendela Services akan terbuka.
2. Klik Kanan Print Spooler
Di jendela Services, tekan 'Sevices (Local). Lalu, cari 'Print Spooler' dan klik kanan. Pilih opsi 'Properties'.
3. Ubah Pengaturan Print Spooler
Pada jendela Properties, tekan tab 'General'. Di bagian 'Startup type', klik untuk memilih daftar drop-down-nya dengan 'Automatic'. Simpan perubahan dengan mengetuk tombol 'Apply' dan 'OK' di bagian bawah.
4. Mulai Ulang Print Spooler
Klik kanan lagi di bagian 'Print Spooler' dan pilih opsi 'Restart'.
5. Selesai
Proses memulai ulang layanan spooler cetak di Windows berhasil. Selanjutnya, coba gunakan mesin cetak kembali.
2. Update Windows
Salah satu penyebab kode eror 0x00011b muncul adalah adanya bug di Windows. Untuk mengatasinya, pengguna dapat memutakhirkan Windows dengan langkah-langkah di bawah ini:
Tekan 'Windows + I' untuk membuka halaman pengaturan Windows.
Klik 'Windows Update' dan buka 'Update & Security'.
Tekan tombol 'Check for Updates'.
Apabila ada pembaruan tersedia, tekan 'Download & Install'.
Tunggu hingga pembaruan selesai.
Untuk mengaktifkan pembaruan, pengguna harus memulai ulang perangkat.
Selesai.
3. Nonaktifkan CVE-2021-1678 Registry
Pembaruan keamanan yang bermasalah dapat memunculkan kode eror 0x00011b. Pengguna dapat memperbaiki kesalahan tersebut tanpa harus menghapus pembaruan keamanan dengan menonaktifkan fitur CVE-2021-1678 Registry. Begini caranya:
Buka jendela Run dengan menekan 'Windows + R'.
Ketik regedit pada kolom tersedia dan klik 'OK'. Jendela 'Registry Editor' akan muncul.
Masukkan Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Print pada jalur Registry untuk menavigasikan ke pengaturan mesin cetak eksternal.
Pada folder 'Print', klik kanan dan pilih 'New'. Kemudian, pilih 'DWORD (32-bit) Value'.
Kemudian, ubah nama file 'DWORD value' dengan RpcAuthnLevelPrivacyEnabled.
Klik kanan pada file tersebut dan pilih 'Modify'.
Isi kolom 'Value data' dengan 0. Lalu, tekan 'OK' untuk menyimpan perubahan.
Tutup jendela Registri Editor dan mulai ulang perangkat Windows.
Selesai.
Demikian cara mengatasi operation failed with error 0x00011b yang bisa diikuti pengguna. Selamat mencoba!
(NSF)
