Cara Mengatasi There Has Been a Critical Error on This Website

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Situs web atau website riskan mengalami masalah. Salah satunya seperti munculnya pesan eror "There has been a critical error on your website."
Pesan galat tersebut menandakan bahwa akses pengunjung maupun pemilik web saat membuka panel admin menjadi terbatas bahkan terhalang.
Untuk mengatasi masalah "There has been a critical error on your website" dengan cepat, How to Tekno akan berbagai solusi yang dapat dicoba dan arti dari pesan eror tersebut.
Cara Mengatasi "There Has Been a Critical Error on This Website"
Pesan "There has been a critical error on your website. Please check your site admin email inbox for instructions" biasanya muncul akibat masalah fatal pada PHP di suatu situs web.
Menurut penjelasan Sahil (2023) dalam buku WordPress Security Secrets Revealed, eror "There Has Been a Critical Error on This Website" bisa disebabkan oleh skrip PHP yang berhenti berfungsi atau mengalami kesalahan dalam menjalankan proses.
Setiap web memiliki fitur untuk mendeteksi penyebab eror, biasanya terkait dengan plugin atau tema yang tak kompatibel, dan mengirimkan notifikasi ke email admin.
Biasanya, notifikasi ini akan memberi tahu plugin atau tema yang menyebabkan eror. Jika mengalami masalah ini setelah melakukan pemutakhiran (update) plugin, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.
1. Menonaktifkan Plugin Melalui FTP atau SFTP
Jika eror muncul setelah pemutakhiran plugin, coba akses backend situs web menggunakan FTP atau SFTP. Caranya, buka folder “wp-content” dan cari folder “Plugins.”
Setelah itu, ubah nama plugin yang baru saja diperbarui. Proses ini akan menonaktifkan plugin tersebut dan mengembalikan situs ke kondisi semula tanpa pesan eror.
2. Mengakses Email Admin untuk Petunjuk Lebih Lanjut
Jika eror terjadi, situs web akan mengirimkan detail masalah ke email admin. Dalam email ini, admin akan menemukan informasi lebih lanjut tentang plugin atau tema yang menyebabkan eror.
Solusinya, bisa memilih untuk menginstal versi plugin lama atau mencari alternatif lain yang kompatibel dengan versi PHP yang digunakan.
Baca Juga: Cara Mengecek Plagiarisme Mudah dan Gratis Melalui Situs Website
3. Mengubah Versi PHP di cPanel
Terkadang, eror dapat disebabkan oleh ketidakcocokan antara plugin atau tema dengan versi PHP yang digunakan oleh situs web. Jika ini yang terjadi, coba ubah versi PHP melalui cPanel melalui langkah-langkah berikut:
Login ke cPanel hosting web.
Cari opsi Select PHP Version.
Pada halaman PHP Extension, ubah versi PHP ke versi yang lebih baru atau lebih lama, sesuai kebutuhan.
Pilih Set As Current untuk menerapkan perubahan tersebut.
Mengubah versi PHP dapat membantu memperbaiki masalah kompatibilitas dan mengembalikan akses ke situs tersebut.
4. Memperbarui File dan Plugin WordPress
Dikutip dari buku WordPress Security Secrets Revealed oleh Sahil (2023), pembaruan fail dan plugin web penting untuk menjaga keamanan sistem. Namun, pemutakhiran ini dapat menyebabkan masalah.
Jika mengalami website down atau akses terbatas setelah pembaruan, langkah-langkah di atas dapat membantu memperbaikinya.
(SLT)
