Cara Mengatasi Windows was Unable to Complete the Format

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Windows was unable to complete the format adalah salah satu pesan galat yang sering muncul saat proses format drive gagal dilakukan. Pesan ini biasanya muncul pada flashdisk, kartu SD, atau hard disk eksternal yang terhubung ke komputer.
Kegagalan format ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor teknis, mulai dari proteksi tulis hingga kerusakan pada sektor penyimpanan. Simak penyebab dan cara mengatasinya berikut ini!
Penyebab Windows was Unable to Complete the Format
Dikutip dari laman DiskGenius, kegagalan format pada drive bisa dipicu oleh beberapa faktor teknis berikut ini:
Write protection yang aktif pada perangkat penyimpanan sehingga perubahan data, termasuk proses format, tidak bisa dilakukan.
Bad sector atau kerusakan pada sektor penyimpanan yang membuat sistem tidak bisa membaca maupun menulis data pada area tersebut.
Virus dan malware yang menginfeksi drive akibat terhubung ke komputer tanpa perlindungan antivirus.
Kurangnya akses administrator pada komputer yang digunakan untuk melakukan format.
Kerusakan fisik pada drive sehingga proses format tidak bisa diselesaikan.
Cara Mengatasi Windows was Unable to Complete the Format
Dirangkum dari laman Microsoft, Reclaime, dan sumber lainnya, ada beberapa metode yang dapat dicoba untuk mengatasi error ini sesuai penyebabnya, yaitu:
1. Format Melalui Disk Management
Disk Management adalah salah satu cara mudah untuk memformat ulang perangkat yang bermasalah.
Caranya, buka Disk Management melalui menu Start, klik kanan drive yang ingin diformat, pilih Format, tentukan file system seperti FAT32 atau NTFS, lalu klik OK.
2. Menggunakan Command Prompt
Command Prompt dengan akses administrator dapat digunakan untuk memindai dan memperbaiki drive. Salah satu perintah yang bisa digunakan adalah chkdsk E: /f /r /x.
Alternatifnya, gunakan DiskPart dengan perintah list disk, select disk, dan format fs=FAT32 quick. Sesuaikan huruf atau nomor drive dengan perangkat yang ingin diperbaiki.
3. Menghapus Write Protection
Jika error disebabkan oleh write protection, atribut tersebut harus dihapus sebelum memformat ulang.
Buka Command Prompt sebagai administrator, lalu jalankan diskpart, list disk, select disk [nomor disk], dan attributes disk clear readonly. Jika berhasil, akan muncul keterangan Disk attributes cleared successfully.
4. Membersihkan Virus
Jalankan pemindaian antivirus pada perangkat yang bermasalah untuk mendeteksi dan mengatasi error akibat malware. Jika belum menggunakan antivirus pihak ketiga, manfaatkan Windows Defender yang sudah tersedia secara bawaan di Windows.
5. Memeriksa dan Memperbaiki Bad Sector
Jika error disebabkan oleh bad sector, periksa drive melalui Properties > Tools > Check. Fitur ini dapat memindai dan memperbaiki error pada drive.
Namun, proses perbaikan berisiko menyebabkan kehilangan data sehingga sebaiknya lakukan pencadangan terlebih dahulu.
6. Format di Safe Mode
Jika cara-cara sebelumnya belum membuahkan hasil, format dapat dicoba di mode aman atau Safe Mode.
Safe Mode membatasi program yang berjalan di latar belakang sehingga proses format memiliki peluang lebih besar untuk berhasil. Safe Mode dapat diaktifkan melalui perintah msconfig di kolom pencarian Windows.
(FHK)
Baca juga: 25 Perintah Dasar Linux, Wajib Diketahui Pemula
