Konten dari Pengguna

Cara Mengecilkan Suara Alarm Token Listrik, Apakah Ada?

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi token listrik PLN. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi token listrik PLN. Foto: Unsplash.

Cara mengecilkan suara alarm token listrik perlu dipahami pengguna untuk meminimalkan kebisingan yang timbul. Suara alarm tersebut menjadi suatu tanda bahwa pulsa listrik yang digunakan akan habis.

Token listik menjadi salah satu alat untuk memenuhi kebutuhan listrik harian. Dengan alat ini, pengguna harus memasukkan token yang mirip sekali dengan pulsa pada ponsel.

Pulsa tersebut akan dikonversikan menjadi KWH yang diubah menjadi daya listrik agar bisa memenuhi kebutuhan listrik sehari-hari. Menurut laman web.pln.co.id, token listrik atau pulsa listrik tersebut terdiri dari 20 digit angka yang dimasukkan ke meteran prabayar.

Apabila mencapai batas penggunaan atau batas minimal kWh, alat ini akan mengeluarkan bunyi alarm. Meski tak terlalu lantang, intensitas yang sering dan berulang-ulang membuat banyak orang terganggu.

Oleh karena itu, kamu bisa menyimak cara mengecilkan suara alarm token listrik yang akan dibagikan How To Tekno pada artikel berikut.

Baca juga: Cara Cek Pulsa Token Listrik Gratis dari PLN

Cara Mengecilkan Suara Alarm Token Listrik

Ilustrasi Cara Mengecilkan Suara Alarm Token Listrik. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Secara umum, alat token alarm listrik memiliki dua lampu indikator, yakni hijau dan merah. Hijau menunjukkan bahwa pulsa listrik masih mencukupi. Sedangkan warna mewah menujukkan bahwa pulsa listrik sudah mencapai batas minimal.

Warna ini biasanya diikuti suara alarm yang hampir habis. Bunyi alarm listrik ini berasal dari komponen listrik bernama buzzer yang tertanam pada rangkaian meretan PLN.

Sebagai alternatif untuk mengecilkan suara alarm token listrik, pengguna dapat mengatur batas kWh untuk mencegahnya berbunyi.

Cara Mencegah Suara Alarm Token Listrik Berbunyi

Jika belum sempat melakukan isi ulang, kamu bisa mengatur rentang kWh token listrik. Berikut cara yang bisa diikuti:

  1. 1. Cek batas Kwh

    Cek batas kWh yang sudah diatur sebelumnya dengan menekan tombol 7 dan 9 lalu tekan Enter.

  2. 2. Tentukan Batas kWh Existing

    Atur batas volume kWh existing yang baru dengan memasukkan rentang KwH mulai dari 5-99 kwh lalu masukkan kode 456 pada meteran. Misalnya kamu ingin mengatur token listrik di angka 10 kWh, maka masukkan kode berikut 45610 kemudian tekan Enter.

  3. 3. Selesai

    Layar LCD token akan menunjukkan batas Kwh yang telah diatur. Nantinya, alarm tersebut berbunyi kembali jika sudah mencapai batas tersebut.

Jika sampai batas minimal token belum diisi ulang, kamu bisa mematikan alarm token listrik tersebut dengan mengikuti cara berikut ini.

Cara Mematikan Alarm Token Listrik

Idealnya alarm listrik token tak boleh dimatikan, tetapi ada pula pengguna yang melakukannya agar tidak mengganggu aktivitas. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pada meteran tekan angka 812.

  2. Tekan Enter atau Accept

  3. Setelah itu bunyi alarm otomatis akan berhenti.

Demikian alternatif cara mematikan bunyi alarm token listrik yang bisa dilakukan. Jika sudah memiliki waktu untuk mengisi ulang pulsa, segera masukkan saldo pulsa listrik tersebut ke meteran agar listrik tetap bisa digunakan. Semoga membantu.

(IPT)