Cara Menggunakan Google Colab untuk Pemula

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu tools pengembangan machine learning yang dinilai user-friendly adalah Google Colab. Produk ciptaan Google Research ini juga dikenal sebagai software apik yang dapat menunjang seluruh keperluan data science dan machine learning.
Sering kali programmer pemula yang baru mengakses software ini masih dilanda kebingungan. Oleh karena itu, How to Tecno akan menjelaskan tentang cara menggunakan Google Colab yang bisa kamu praktikkan
Apa Itu Google Colab?
Dikutip dari laman resminya, Google Colab merupakan perangkat Notebook Python yang disediakan oleh Google dengan dukungan CPU dan GPU yang sangat powerful sehingga dapat digunakan untuk pemrosesan citra atau big data dalam jumlah sangat besar.
Google Colab yang menggunakan bahasa pengantar Python dan R dapat digunakan untuk mengolah berbagai macam data, termasuk data raster berupa citra satelit.
Fungsi Google Colab
Beberapa pekerjaan programming yang bisa kamu lakukan menggunakan Google Colab menurut Tutorials Point adalah sebagai berikut:
Menulis dan menjalankan kode dalam bahasa Python
Mendokumentasikan kode yang mendukung persamaan matematika
Membuat, mengunggah, dan membagikan Notebook
Mengimpor atau menyimpan Notebook ke Google Drive
Mengimpor atau menerbitkan Notebook dari GitHub
Mengimpor dataset eksternal, misalnya dari Kaggle
Mengintegrasikan PyTorch, TensorFlow, Keras, dan OpenCV
Baca juga: 3 Cara Mengatasi Your Connection is Not Private di Google Chrome
Cara Menggunakan Google Colab
Google Colab termasuk tools yang mudah digunakan, pemula juga bisa mudah memahami cara menggunakannya. Berikut adalah beberapa cara menggunakan Google Colab yang bisa mulai kamu praktikkan menurut laman Doran Gadget:
1. Buka Google Colab dan klik New Notebook, kemudian pilih Python 2 Notebook atau Phyton 3 Notebook
2. Terkadang default hardware pada Google Colab adalah CPU, bisa juga GPU
3. Jika masih default dalam mode CPU, silahkan ubah ke mode GPU dengan cara klik Edit > Notebook Settings > Hardware Accelerator > GPU
4. Pastikan runtime telah terkoneksi dan muncul tanda cek hijau dan tulisan Connected pada notebook. Jika belum berjalan Anda bisa menekan Shift + Enter secara bersamaan
5. Bash Commands dapat berjalan dengan menambahkan ‘!’ untuk kode perintah
[Cloning a git repository: !git clone [git clone url]
Directory commands: !ls atau !mkdir]
6. Perintah ini digunakan untuk mengatur output pada folders/content/drive apabila sudah di pasang, Run snippet untuk merubah folder
import sys
sys.path.append(‘[Folder name]’)
7. Buat libraries menggunakan Python libraries
!pip install [package name] atau !apt-get install [package name]
8. Upload Local Files
from google.colab import files
uploaded = files.upload()
9. Pilih file untuk diupload
for file in uploaded.keys():
print('Uploaded file "{name}" with length {length}
bytes'.format(name=file, length=len(uploaded[file])))
10. Lanjutkan dengan memasang Google Drive
!apt-get install -y -qq software-properties-common python-software-properties module-init-tools
!add-apt-repository -y ppa:alessandro-strada/ppa 2>&1 > /dev/null
!apt-get update -qq 2>&1 > /dev/null
!apt-get -y install -qq google-drive-ocamlfuse fuse
from google.colab import auth
auth.authenticate_user()
from oauth2client.client import GoogleCredentials
creds = GoogleCredentials.get_application_default()
import getpass
!google-drive-ocamlfuse -headless -id={creds.client_id} -secret={creds.client_secret} < /dev/null 2>&1 | grep URL
vcode = getpass.getpass()
!echo {vcode} | google-drive-ocamlfuse -headless -id={creds.client_id} -secret={creds.client_secret}
11. Klik link dan masukkan api key
!mkdir -p drive
!google-drive-ocamlfuse drive
12. Terapkan koneksi Google Drive ke file atau folder yang ada
!ls /content/drive/[folder name]
13. Tambahkan root folder /content ke semua jalur yang digunakan di notebook.
14. Importing atau upload dari existing .py scripst ke folder di drive. Gunakan script ‘script.py’ untuk mengupload ke folder ‘Project’. Untuk mengimport berbagai module Anda bisa menggunakan:
import sys
sys.path.append(‘Project’)
import script
15. Untuk run script (.py script):
!python3 /content/drive/Project/script.py
16. Cek spesifikasi CPU dan RAM
!cat /proc/cpuinfo
!cat /proc/meminfo
17. Cek spesifikasi GPU (Colab menggunakan Tesla K80 GPU)
from tensorflow.python.client import device_lib
device_lib.list_local_devices()
15. Google Colab sudah bisa digunakan!
(SLT)
