Konten dari Pengguna

Cara Menggunakan Google Colab untuk Pemula

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi programming. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi programming. Foto: Unsplash

Salah satu tools pengembangan machine learning yang dinilai user-friendly adalah Google Colab. Produk ciptaan Google Research ini juga dikenal sebagai software apik yang dapat menunjang seluruh keperluan data science dan machine learning.

Sering kali programmer pemula yang baru mengakses software ini masih dilanda kebingungan. Oleh karena itu, How to Tecno akan menjelaskan tentang cara menggunakan Google Colab yang bisa kamu praktikkan

Apa Itu Google Colab?

Ilustrasi Google Colab. Foto: Unsplash

Dikutip dari laman resminya, Google Colab merupakan perangkat Notebook Python yang disediakan oleh Google dengan dukungan CPU dan GPU yang sangat powerful sehingga dapat digunakan untuk pemrosesan citra atau big data dalam jumlah sangat besar.

Google Colab yang menggunakan bahasa pengantar Python dan R dapat digunakan untuk mengolah berbagai macam data, termasuk data raster berupa citra satelit.

Fungsi Google Colab

Beberapa pekerjaan programming yang bisa kamu lakukan menggunakan Google Colab menurut Tutorials Point adalah sebagai berikut:

  • Menulis dan menjalankan kode dalam bahasa Python

  • Mendokumentasikan kode yang mendukung persamaan matematika

  • Membuat, mengunggah, dan membagikan Notebook

  • Mengimpor atau menyimpan Notebook ke Google Drive

  • Mengimpor atau menerbitkan Notebook dari GitHub

  • Mengimpor dataset eksternal, misalnya dari Kaggle

  • Mengintegrasikan PyTorch, TensorFlow, Keras, dan OpenCV

Baca juga: 3 Cara Mengatasi Your Connection is Not Private di Google Chrome

Cara Menggunakan Google Colab

Google Colab. Foto: zohaib

Google Colab termasuk tools yang mudah digunakan, pemula juga bisa mudah memahami cara menggunakannya. Berikut adalah beberapa cara menggunakan Google Colab yang bisa mulai kamu praktikkan menurut laman Doran Gadget:

1. Buka Google Colab dan klik New Notebook, kemudian pilih Python 2 Notebook atau Phyton 3 Notebook

2. Terkadang default hardware pada Google Colab adalah CPU, bisa juga GPU

3. Jika masih default dalam mode CPU, silahkan ubah ke mode GPU dengan cara klik Edit > Notebook Settings > Hardware Accelerator > GPU

4. Pastikan runtime telah terkoneksi dan muncul tanda cek hijau dan tulisan Connected pada notebook. Jika belum berjalan Anda bisa menekan Shift + Enter secara bersamaan

5. Bash Commands dapat berjalan dengan menambahkan ‘!’ untuk kode perintah

[Cloning a git repository: !git clone [git clone url]

Directory commands: !ls atau !mkdir]

6. Perintah ini digunakan untuk mengatur output pada folders/content/drive apabila sudah di pasang, Run snippet untuk merubah folder

import sys

sys.path.append(‘[Folder name]’)

7. Buat libraries menggunakan Python libraries

!pip install [package name] atau !apt-get install [package name]

8. Upload Local Files

from google.colab import files

uploaded = files.upload()

9. Pilih file untuk diupload

for file in uploaded.keys():

print('Uploaded file "{name}" with length {length}

bytes'.format(name=file, length=len(uploaded[file])))

10. Lanjutkan dengan memasang Google Drive

!apt-get install -y -qq software-properties-common python-software-properties module-init-tools

!add-apt-repository -y ppa:alessandro-strada/ppa 2>&1 > /dev/null

!apt-get update -qq 2>&1 > /dev/null

!apt-get -y install -qq google-drive-ocamlfuse fuse

from google.colab import auth

auth.authenticate_user()

from oauth2client.client import GoogleCredentials

creds = GoogleCredentials.get_application_default()

import getpass

!google-drive-ocamlfuse -headless -id={creds.client_id} -secret={creds.client_secret} < /dev/null 2>&1 | grep URL

vcode = getpass.getpass()

!echo {vcode} | google-drive-ocamlfuse -headless -id={creds.client_id} -secret={creds.client_secret}

11. Klik link dan masukkan api key

!mkdir -p drive

!google-drive-ocamlfuse drive

12. Terapkan koneksi Google Drive ke file atau folder yang ada

!ls /content/drive/[folder name]

13. Tambahkan root folder /content ke semua jalur yang digunakan di notebook.

14. Importing atau upload dari existing .py scripst ke folder di drive. Gunakan script ‘script.py’ untuk mengupload ke folder ‘Project’. Untuk mengimport berbagai module Anda bisa menggunakan:

import sys

sys.path.append(‘Project’)

import script

15. Untuk run script (.py script):

!python3 /content/drive/Project/script.py

16. Cek spesifikasi CPU dan RAM

!cat /proc/cpuinfo

!cat /proc/meminfo

17. Cek spesifikasi GPU (Colab menggunakan Tesla K80 GPU)

from tensorflow.python.client import device_lib

device_lib.list_local_devices()

15. Google Colab sudah bisa digunakan!

(SLT)