Cara Menggunakan Scite AI untuk Mempermudah Riset

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mencari referensi yang relevan dan meninjau kutipan dari berbagai riset atau penelitian sering kali menjadi tantangan bagi para peneliti. Untuk mempermudah proses ini, pengguna bisa memanfaatkan Scite AI.
Scite AI adalah alat berbasis artificial intelligence (AI) yang membantu menganalisis artikel jurnal, memeriksa referensi, dan memahami kutipan dengan lebih mudah. Tak hanya mempermudah proses meninjau pustaka, Scite AI juga membantu menemukan penelitian yang relevan dan mengevaluasi kualitasnya secara cepat.
Untuk mengetahui cara menggunakan Scite AI dalam mendukung kegiatan riset, simak panduan lengkapnya di bawah ini.
Cara Menggunakan Scite AI
Ada banyak hal yang bisa dilakukan pengguna untuk mempermudah riset dan analisis literatur melalui Scite. Mengutip informasi dari situs Scite AI, berikut langkah-langkah untuk menggunakan platform ini:
1. Membuat Akun di Scite
Sebelum mulai menggunakan Scite, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuat akun. Cara membuat akunnya sangat mudah, yakni:
Buka situs resmi Scie di https://scite.ai.
Klik "Sign Up" di pojok kanan atas.
Isi data seperti nama, email, dan buat kata sandi.
Klik "Create Account" untuk menyelesaikan pendaftaran.
2. Mencari Artikel atau Referensi yang Dibutuhkan
Scite AI dapat dimanfaatkan untuk mencari artikel atau referensi yang sesuai dengan topik riset yang sedang dikerjakan. Platform ini memiliki fitur pencarian khusus yang dapat membantu pengguna dalam hal ini. Berikut langkah-langkah untuk mencarinya:
Buka Scite AI lewat peramban dan login menggunakan akun yang sudah didaftarkan.
Ketik kata kunci yang sesuai pada kolom pencarian, misalnya, “climate change” atau “social media impact.”
Gunakan fitur "Advanced Search" untuk filter hasil pencarian, seperti memilih penulis, jurnal, atau tahun terbit.
Scite akan menampilkan artikel yang diklasifikasikan berdasarkan apakah peneliti lain mendukung, menentang, atau hanya menyebutkan artikel tersebut.
3. Menyimpan dan Mengatur Referensi di Dashboard
Jika sudah menemukan artikel yang menarik, pengguna bisa menyimpannya untuk mempermudah pencarian kembali. Caranya:
Pilih artikel yang diinginkan, lalu klik opsi untuk menambahkannya ke "dashboard." Dashboard adalah fitur yang membantu menyimpan semua referensi di satu tempat.
Aktifkan fitur "alerts" untuk mendapatkan notifikasi jika ada artikel baru yang berkaitan dengan topik yang sama.
Baca Juga: 9 Cara Mengatasi DeepSeek AI Server Busy yang Efektif
4. Mengecek Artikel yang Saling Terhubung (Citation Chaining)
Citation chaining adalah cara untuk mengetahui bagaimana suatu artikel dikutip atau mengutip artikel lain. Cara ini berguna untuk memahami lebih dalam topik yang sedang diteliti. Untuk mengecek citation chaining, pengguna bisa memanfaatkan beberapa fitur berikut:
Forward chaining: Untuk melihat siapa saja yang telah mengutip artikel tersebut.
Backward chaining: Untuk melihat daftar referensi yang digunakan dalam artikel tersebut.
Co-citation: Untuk menemukan artikel lain yang sering dikutip bersamaan, biasanya topiknya masih saling berhubungan.
5. Memahami Isi Artikel Lewat Kutipan Orang Lain
Selain membaca artikel secara langsung, Scite membantu pengguna melihat komentar atau pendapat orang lain tentang sebuah artikel atau penelitian. Ini memudahkan untuk mendapatkan sudut pandang baru tanpa harus membaca seluruh isi artikel.
Cukup gunakan fitur "Citation Statements" untuk melihat kutipan langsung dari artikel lain yang membahas penelitian tersebut. Perhatikan apakah artikel tersebut lebih banyak didukung atau justru dikritik. Fitur ini sangat membantu untuk memahami apakah artikel itu relevan dan seberapa kuat argumennya dengan cepat.
6. Menemukan Celah untuk Ide Penelitian Baru
Jika sedang mencari ide untuk penelitian atau tugas, Scite bisa membantu menemukan "gaps" atau celah yang belum banyak dibahas dalam penelitian lain. Caranya, gunakan fitur "Forward Chaining" untuk melihat tren penelitian terkini.
Perhatikan kutipan yang saling bertentangan untuk menemukan topik perdebatan yang masih terbuka, karena ini bisa menjadi bahan penelitian yang menarik. Selain itu, gunakan fitur pencarian kutipan untuk menemukan saran atau ide penelitian lanjutan dari penulis-penulis sebelumnya.
(SAI)
