Konten dari Pengguna

Cara Menghapus Repository GitHub, Ini Syarat dan Tutorialnya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi GitHub. Foto: Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi GitHub. Foto: Shutterstock.

Cara menghapus repository GitHub terkadang dibutuhkan pemrogram untuk menghapus proyek lama yang sudah tak dipakai atau tak dibutuhkan. Metode ini bisa dipakai untuk menyederhanakan profil GitHub yang dipakai sebagai portofolio.

Untuk mengetahui tutorial atau cara menghapus repository GitHub, simak pemaparan How To Tekno di bawah ini sampai selesai. Namun sebelum itu, pahami juga ketentuan yang perlu diperhatikan pada rincian berikut.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menghapus Repository GitHub

Ilustrasi GitHub. Foto: Unsplash/Rubaitul Azad.

GitHub merupakan platform kolaborasi pengembangan perangkat lunak berbasis website. Platform ini menggunakan sistem pengontrol versi Git untuk memudahkan para pengembang mengelola sumber coding dan bekerja sama.

Menurut laman resminya, GitHub menyediakan berbagai fitur seperti manajamen issue, pull request, wikis, dan lain sebagainya yang dapat membantu programmer meningkatkan efisiensi dan kualitas pengembangan perangkat lunak.

Salah satu fitur dari platform ini adalah Repository. Ini merupakan direktori penyimpanan berkas proyek yang dikerjakan pemrogram. Pada fitur ini, mereka bisa menyimpan apa pun yang berkaitan dengan proyek yang dibuat. Contohnya seperti berkas kode, gambar, atau audio.

Pengembang yang ingin membuat profil GitHub atau storage Githubnya lebih rapi bisa menghapus Repository Github yang tak terpakai. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperiksa sebelum menghapus repository tersebut.

Dikutip dari laman GitHub Docs, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah jenis dari repository tersebut. Apabila repository merupakan kerja tim, pastikan rekan tim sudah tak membutuhkan kode coding pada repository tersebut.

Pengembang yang ingin menghapus repository Github harus memiliki izin admin untuk repository apabila berkas tersebut merupakan milik bersama.

Alasannya, menghapus repository Github akan menghapus semua lampiran rilis, izin tim secara permanen, wiki, isu, dan komentar yang terka

Setelah repository tersebut dihapus, tak ada cara lain untuk memulihkannya. Pada jenis repository pribadi menghapus repository akan menghapus semua fork repositori tersebut.

Cara Menghapus Repository GitHub

Ilustrasi cara menghapus repository Github. Foto: Pexels.com

Cara Menghapus Repository GitHub

Setelah memahami ketentuan dan konsekuensi dari menghapus Repository, berikut cara menghapus repository Github yang bisa dipraktikkan.

  1. 1. Masuk ke Akun Github

    Buka peramban lalu masuk ke akun Github dengan mengakses laman https://github.com/login. Masukkan username atau email terdaftar lengkap dengan password lalu klik ‘Sign in’.

  2. 2. Masuk ke Halaman Repository

    Masuk ke halaman Repository yang ingin dihapus.

  3. 3. Masuk ke Menu Pengaturan

    Di bawah nama repository GitHub klik ikon gerigi dengan tulisan Settings. Bila tak menemukan opsi tersebut klik titik tiga opsi lainnya dan klik ‘Settings’.

  4. 4. Klik Delete This Repository

    Gulir layar hingga masuk ‘Danger Zone’. Aakan ada tombol ‘Delete this Repository’. Lalu klik opsi tersebut untuk menghapus repository GitHub.

  5. 5. Selesai

    Layar akan menampilkan informasi peringatan dan konsekuensi. Lakukan verifikasi untuk menghapus Repository dengan memasukkan nama file repository tersebut kemudian klik tombol ‘I Understand the Consequences, Delete this Repository’.

Demikian cara menghapus repository GitHub. Sekarang pengguna bisa menata profil atau mengisi penyimpanan GitHub dengan proyek yang baru. Semoga informasi di atas membantu.

(IPT)