Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Bandwidth yang Dibutuhkan secara Manual

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menghitung bandwidth. Foto: Pixabay.com/fancycrave1
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menghitung bandwidth. Foto: Pixabay.com/fancycrave1

Cara menghitung bandwidth bisa menggunakan rumus tertentu. Dengan mengetahui kecepatan bandwidth saat mengakses Internet, pengguna bisa menafsirkan apakah suatu kegiatan akan menimbulkan lag atau tidak.

Contoh kegiatan yang umumnya mengalami lag atau keterlambatan, antara lain, streaming, bermain gim, dan aktivitas mengakses jaringan Internet berukuran besar lainnya.

Apa Itu Bandwidth?

Ilustrasi cara menghitung bandwidth. Foto: Unsplash

Menurut laman tanaza, bandwith merupakan kapasitas saluran yang dipakai untuk mengirim data. Selama proses tersebut, informasi akan diubah ke sistem biner. Unit dasar dalam proses ini adalah bita yang terdiri dari 8 bit.

Maka dari itu, bandwidth menentukan jumlah bita yang bisa ditransmisikan pada koneksi. Satuan pengukuran bandwidth adalah bit per detik (bps).

Kemudian, bandwidth jaringan adalah kapasitas dalam jaringan yang dipakai untuk mengirim volume maksimal data dari satu titik ke titik lain lewat jaringan komputer atau koneksi Internet di waktu tertentu. Bandwidth menentukan kecepatan transfer data bukan kecepatan jaringan.

Cara Menghitung Bandwidth yang Dibutuhkan

Ilustrasi cara menghitung bandwidth. Foto: Unsplash

Dengan menghitung bandwidth, kamu dapat menentukan jenis paket WiFi yang akan dipasang di rumah atau kantor.

Cara Menghitung Bandwidth dengan Rumus

Berikut cara menghitung bandwidth yang dirangkum dari laman MyOrbit Telkomsel dan ITS.ac.id:

  1. 1. Tentukan Jumlah Perangkat Keras yang Tersambung ke Internet

    Hitung jumlah perangkat keras yang tersambung ke Internet dan membutuhkan bandwidth, mulai dari laptop, komputer, ponsel pintar, smartTV, dan lainnya.

  2. 2. Tentukan Batas Maksimal Bandwidth dari Tiap Perangkat

    Setelah itu, rincikan bata maksimal bandwidth yang dibutuhkan tiap perangkat. Kelompokkan menjadi pengguna ringan, sedang, dan berat. Umumnya, kebutuhan bandwidth maksimal adalah sebagai berikut: a. Penggunaan ringan: 120 Kbps (untuk mengirim pesan dan browsing) b. Penggunaan sedang: 300 Kbps (untuk mengirim data gambar, video, dan dokumen) c. Penggunaan berat: 500 Kbps (untuk streaming, video conference, CCTV, dan lainnya)

  3. 3. Hitung Kebutuhan Bandwidth dengan Rumus

    Setelah mendapatkan data-data yang dibutuhkan, hitung dengan rumus: Bandwidth yang dibutuhkan = jumlah perangkat x batas bandwidth

  4. 4. Jumlahkan Total Kebutuhan Bandwidth

    Setelah itu, total semua jumlah kebutuhan bandwidth yang dibutuhkan dari semua perangkat di rumah atau kantormu.

  5. 5. Selesai

    Sekarang kamu sudah mengetahui jumlah kebutuhan bandwidth sehingga bisa menentukan jenis paket WiFi yang akan dipilih.

Agar lebih mudah memahami cara menghitung bandwidth, kamu bisa menyimak contoh di bawah ini.

Dalam sebuah rumah, ada lima perangkat aktif yang tersambung ke Internet, dengan rincian dua ponsel pintar dengan penggunaan ringan, dua laptop dengan penggunaan sedang, dan satu smartTV dengan penggunaan berat.

Dengan rumus cara menghitung bandwidth yang dibutuhkan, diperoleh perhitungan berikut:

(2 x 120) + (2 x 300) + (1 x 500 ) = 1.340 Kbps.

Jadi, kebutuhan bandwidth maksimal di rumah tersebut adalah 1.340 Kbps.

Demikian cara menghitung bandwidth yang bisa kamu lakukan sebelum menentukan jenis paket WiFi rumah agar penggunaan Internet tetap lancar. Semoga bermanfaat!

(NSF)