Cara Mount File ISO pada Windows 10

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mount file ISO digunakan untuk memindahkan data dari diska pada komputer tanpa CD atau DVD. Cara ini bisa dilakukan dengan mudah pada Windows 10.
Dikutip dari laman How The Geek, file ISO adalah berkas arsip yang berisi salinan data pada CD, DVD, atau Blue-ray. File ini digunakan untuk mencadangkan salinan dokumen, berkas, hingga beberapa media seperti musik, foto, video, dan lain-lain.
Nama file ISO didasarkan pada standar ISO-9660. Fungsinya juga bisa digunakan untuk mengembalikan diska persis ke versi aslinya.
Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk membuka File ISO. Pertama dengan melakukan burning ke dalam CD atau DVD dan juga mount file ISO secara virtual.
Dalam operasi Windows 10, cara mount file ISO dapat dilakukan menggunakaan tool bawaan yang memungkinkan penggunanya memasang file ISO di sistem itu sendiri. Artinya, kamu tidak perlu membeli diska jika ingin menjalankan ISO tersebut.
Dikutip dari laman Free Code Camp, cara mount file ISO pada Windows 10 bisa dilakukan dengan dan tanpa aplikasi tambahan.
Cara mount file ISO tanpa aplikasi bisa dilakukan melalui Windows explorer. Sementara jika memakai aplikasi, kamu bisa menggunakan aplikasi ISO Power.
Cara Mount File ISO Menggunakan Windows Explorer
Windows Explorer adalah aplikasi bawaan dari sistem Windows yang berbasis GUI. Tools ini dapat digunakan untuk menyalin, memindahkan dan mengatur file, hingga menyalin file dari DVD ke dalam komputer.
Cara Mount File ISO Menggunakan Windows Explorer
Berikut cara mount file ISO melalui file Explorer Windows 10 yang bisa diikuti.
1. Buka aplikasi Windows Explorer
Buka aplikasi Windows Explorer dan arahkan ke folder tempat ISO Image yang akan dibuka.
2. Pilih File ISO
Klik dua kali pada file ISO untuk memasangnya pada Windows Explorer.
3. Tab Manage dan Klik Amount
Setelah itu ketuk Tab manage dan klik Mount. Tunggu beberapa saat sampai proses mount berhasil.
4. Selesai
Setelah berhasil, kamu akan langsung diarahkan ke optical drive file ISO tersebut. File ISO yang sudah dibuka bisa dilihat di bawah menu This PC.
Sama seperti CD, disk file ISO tersebut bisa di-unmount dengan cara memilih opsi Eject. Selanjutnya, diska tersebut tak akan terlihat pada drive sampai kamu memasangnya kembali.
Cara Mount File ISO dengan Aplikasi ISO Power
Alternatif cara mount file ISO lainnya, yakni menggunakan aplikasi Power ISO. Dengan aplikasi ini kamu bisa mendapatkan beberapa fitur seperti mount burn ke DVD atau CD, membuat file ISO, dan masih banyak lagi.
Berikut tutorial atau cara mount file ISO dengan aplikasi ISO Power yang bisa diikuti.
Unduh aplikasi Power ISO pada situs resminya https://www.poweriso.com/download.htm
Pasang aplikasi Power ISO tersebut pada komputer yang digunakan.
Jika sudah, aplikasi tersebut akan terbuka secara otomatis.
Selanjutnya, klik Add Files and Folders.
Kemudian pilih file ISO yang dibuk dan pilih Add.
Tab menu Mount dan tekan Set Number of Drives dan pilih jumlah drive yang diinginkan.
Cara opsi Mount image to drive pada menu Mount.
Setelah berhasil, file ISO akan muncul di File Explorer sebagai optical driver.
Untuk melakukan un-mount File ISO tersebut, kamu harus memprosesnya melalui aplikasi ini juga. Sebab, optical drive yang di-mount tidak bisa di-eject seperti biasa.
Itulah cara mount file ISO dengan dan tanpa aplikasi pada Windows 10. Kamu bisa memilih metode termudah yang sudah dijelaskan di atas. Semoga bermanfaat.
(IPT)
