Cara Pembulatan Desimal di Microsoft Excel

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara pembulatan desimal di Microsoft Excel perlu kamu ketahui. Hal ini dilakukan agar hasil perhitungan yang kamu lakukan di Excel terlihat lebih rapi dan profesional.
Microsoft Excel menjadi salah satu perangkat lunak yang biasa digunakan untuk mengolah angka dan data. Sebab, Excel dilengkapi dengan fungsi dan rumus, sehingga banyak pengguna yang merasa terbantu.
Salah satu fungsi Excel yang wajib kamu ketahui adalah pembulatan desimal. Dalam pelajaran Matematika, pembulatan cukup penting agar perhitungan lebih mudah dan penyampaian angka juga lebih gampang.
Jika kamu mengerjakan soal Matematika di Excel dan harus membulatkannya, maka bisa menggunakan fungsi ROUND. Selain itu, ada cara pembulatan desimal lainnya yang bisa kamu terapkan.
Cara Pembulatan Desimal di Excel
Mengutip laman Microsoft, berikut ini adalah beberapa tutorial bagaimana cara pembulatan desimal di Microsoft Excel:
1. Mengurangi Desimal
Ada fitur yang dapat menambah atau mengurangi desimal. Dikarenakan kamu ingin membulatkan desimal di Excel, maka dapat menggunakan fitur 'Kurangi Desimal'.
Secara otomatis, fitur ini akan membulatkan sesuai kaidah pembulatan yang berlaku. Sehingga, kamu tidak perlu lagi mengaturnya dari awal. Cara pembulatan dengan fitur 'Kurangi Desimal' cukup mudah, yaitu:
Cara Pembuatan Desimal di Microsoft Excel
Cara pembuatan desimal di Microsoft Excel dilakukan agar pekerjaan terlihat lebih rapi dan profesional. Fungsi ini biasa kita temukan dalam pelajaran Matematika.
1. Klik pada Sel Angka yang akan Ingin Dibulatkan
Klik sel yang berisi angka yang akan dibulatkan. Kemudian, di tab 'Beranda' klik 'Kurangi Desimal' pada bagian 'Angka'. Kamu bisa lihat contoh gambarnya di bawah ini:
2. Jumlah Angka di Belakang Desimal akan Diperoleh
Klik beberapa kali hingga memperoleh jumlah angka di belakang desimal sesuai keinginan.
2. Menerapkan Format Angka
Kamu juga bisa menggunakan fitur 'Format Angka', sehingga bisa langsung menentukan berapa angka di belakang koma untuk data atau hasil perhitunganmu.
Klik sel yang berisi angka di mana kamu akan membulatkannya. Pada tab beranda, klik 'Format Nomor' yang biasa kamu gunakan untuk mengganti format penulisan menjadi mata uang, persen, dan lainnya. Lalu, klik 'Format Angka Lainnya'.
Nantinya, muncul jendela baru, yaitu 'Format Sel'. Pada bagian 'Tempat desimal', isi berapa jumlah angka di belakang koma yang kamu inginkan. Setelah itu, klik 'OK'.
3. Rumus ROUND
Seperti yang sudah kita singgung sebelumnya, jika cara pembulatan desimal di Microsoft Excel dapat menggunakan fungsi ROUND.
Klik pada sel baru sebagai tempat hasil pembulatan.
Setelah itu, masukkan formula fungsi ROUND dengan format di bawah ini.
=ROUND(number;num_digits)
number : angka yang akan dibulatkan.
num_digits : jumlah angka di belakang koma.
Tekan 'Enter' dan hasilnya akan muncul seperti pada gambar berikut.
Jika kamu menggunakan fungsi di atas, maka pembulatan akan sesuai dengan kaidah pada umumnya. Namun, kamu bisa mengatur secara manual untuk membulatkan ke atas atau ke bawah tanpa peduli aturan pembulatan yang berlaku.
Caranya pun sama dengan pembulatan desimal di Excel dengan fungsi ROUND sebelumnya, tetapi rumus yang di masukkan sedikit berbeda.
Membulatkan ke atas: =ROUNDUP(number;num_digits)
Membulatkan ke atas: =ROUNDDOWN(number;num_digits)
Itulah cara pembulatan desimal di Excel yang bisa kamu ikuti. Kamu bisa menggunakan fitur 'Kurangi Desimal' atau dengan rumus Excel. Semoga membantu!
(NSF)
