Cara Setting AMD Radeon R5 untuk Game, Ini Tahapannya

How to tekno
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Informasi seputar cara setting AMD Radeon R5 untuk game masih dicari beberapa orang. Hal itu mengingat Radeon R5 adalah kartu grafis AMD yang dikategorikan sebagai Mainstream dan termasuk lama dirilis di pasaran.
Dijelaskan oleh System Requirements Lab, Radeon R5 bisa menjalankan 57 persen dari 10.000 gim PC teratas. Di samping itu, Radeon R5 bisa mengoperasikan 29 persen dari gim tersebut pada tingkat pengalaman terbaik.
Radeon R5 termasuk kartu grafis kelas menengah berkualitas mumpuni karena mampu menangani sebagian besar gim pada 720p dari pengaturan rendah hingga menengah.
Meski begitu, masalah berupa lag di beberapa gim bisa saja dialami ketika menggunakan kartu grafis yang satu ini. Lebih lanjut, simak pemaparan di bawah ini guna mengetahui pengaturan Radeon R5 untuk gim.
Cara Setting AMD Radeon R5 untuk Game
Mengutip laman AMD, Radeon memiliki perangkat lunak yang memungkinkan pengguna menyesuaikan kualitas gambar dan tingkat detail pada gim.
Kualitas visual yang lebih tinggi dapat memengaruhi performa dan mencapai pengalaman bermain gim yang optimal berkat keseimbangan kualitas dan performa visual.
Bagi kamu yang menggunakan perangkat dengan kartu grafis Radeon R5, berikut beberapa tahapan yang bisa diikuti, dikutip dari laman AMD.
Klik kanan desktop dan pilih ‘AMD Radeon Software’.
Saat jendela Radeon Software terbuka, klik ikon pengaturan dan pilih ‘Graphics’ dari sub-menu yang tersedia.
Lakukan beberapa konfigurasi fitur untuk menyesuaikan pengalaman bermain gim. Adapun fitur-fitur tersebut di antaranya:
Graphics Profiles: Menerapkan serangkaian opsi grafis dan kinerja yang telah ditentukan sebelumnya dan tersedia dalam Radeon Software.
Radeon Enhanced Sync: Mengurangi robekan layar dan latensi saat refresh rate melebihi kecepatan penyegaran tampilan. Untuk mengaktifkan fitur ini, atur Radeon Enhanced Sync ke ‘Enabled’.
Radeon Anti-Lag: Membantu mengurangi latensi input lag dengan mengurangi waktu yang berlalu antara pengambilan sampel kontrol pengguna gim dan output yang muncul di layar. Untuk mengaktifkan fitur ini, atur Radeon Anti-Lag ke ‘Enabled’.
Radeon Chill: Fitur hemat daya yang secara dinamis mengatur frekuensi gambar berdasarkan karakter dan pergerakan kamera dalam gim. Untuk mengaktifkan fitur ini, atur Radeon Chill ke ‘Enabled’. Geser toggle dari kiri ke kanan untuk mengatur nilai FPS minimum dan maksimum.
Radeon Boost: Menurunkan resolusi gim sebagai respons terhadap gerakan di layar secara adaptif sehingga kinerja dapat ditingkatkan. Untuk mengaktifkan fitur ini, atur Radeon Boost ke ‘Enabled’. Lalu, geser toggle dari kiri ke kanan untuk menambah atau mengurangi resolusi minimum.
Radeon Image Sharpening: Meningkatkan kualitas gambar dengan menerapkan filter ketajaman pada tekstur. Untuk mengaktifkan fitur ini, setel Radeon Image Sharpening ke ‘Enabled’. Seret toggle dari kanan ke kiri untuk menambah atau mengurangi jumlah penajaman yang diterapkan pada tekstur.
Bila seluruh fitur di atas sudah diatur, kamu bisa mengubah opsi Advanced 3D dengan mengeklik ikon panah ke bawah di samping ‘Advanced’. Kamu akan menemukan beberapa opsi berikut ini.
Anti-Aliasing (AA): Meningkatkan kualitas gambar dengan mengurangi tepi bergerigi dari tekstur sehingga gambar terlihat lebih halus dan lembut. Namun, opsi ini mengharuskan kamu menggunakan FPS yang lebih rendah.
Use Application Settings: Menyediakan aplikasi 3D dengan kontrol penuh atas level AA yang diterapkan.
Enhance Application Settings: Menawarkan fleksibilitas untuk meningkatkan AA yang digunakan dalam aplikasi 3D.
Override Application Settings: Mengizinkan Radeon Software mengontrol penuh tingkat AA yang diterapkan pada aplikasi 3D.
Morphological Filtering: Teknik Anti-Aliasing berbasis Shader pasca-proses.
Anisotropic Filtering: Meningkatkan dan mempertajam kualitas tekstur pada permukaan yang terlihat jauh atau pada sudut yang ganjil, seperti permukaan jalan atau pepohonan.
Texture Filtering Quality: Mengubah kualitas tekstur saat menjalankan aplikasi 3D.
Surface Format Optimization: Mengaktifkan driver grafis untuk mengubah format permukaan rendering jika diperlukan dan dapat menghasilkan peningkatan kinerja dan penggunaan memori video yang lebih rendah.
Tessellation Mode: Meningkatkan detail objek dengan menyesuaikan jumlah poligon yang digunakan untuk rendering.
OpenGL Triple Buffering: Memberikan frekuensi gambar yang lebih tinggi dibanding buffering ganda default. OpenGL Triple Buffering dapat diatur ke diaktifkan atau dinonaktifkan sesuai kebutuhan.
Reset Shader Cache: Memungkinkan waktu pemuatan yang lebih cepat dalam gim dan mengurangi penggunaan CPU.
HBCC Memory Segment: Memungkinkan alokasi memori sistem ke kartu grafis. Untuk mengatur ulang alokasi memori sistem kembali ke pengaturan default, klik ‘Perform Reset’ dan pilih ‘OK’ untuk konfirmasi.
Tambahkan aplikasi ke Radeon Software dengan mengeklik ikon titik tiga dan pilih ‘Add A Game’.
Cari dan temukan aplikasi gim yang ingin ditambahkan, lalu klik ‘Open’.
Klik gim yang dipilih untuk memulai pengaturan kustomisasi.
Selesai.
Itulah cara setting AMD Radeon R5 untuk game. Kamu bisa mengustomisasi pengaturan di atas sesuai kebutuhan dan spesifikasi gim maupun perangkat. Dengan begitu, pengalaman memainkan gim akan lebih lancar dan menyenangkan. Selamat mencoba!
(ANM)
Frequently Asked Question Section
Radeon R5 termasuk kelas apa?

Radeon R5 termasuk kelas apa?
Radeon R5 termasuk kartu grafis kelas menengah yang mampu menangani sebagian besar gim pada 720p dari pengaturan rendah hingga menengah.
Apa fungsi Radeon Software?

Apa fungsi Radeon Software?
Untuk menyesuaikan kualitas gambar dan tingkat detail pada gim. Kualitas visual yang lebih tinggi dapat memengaruhi performa dan mencapai pengalaman bermain gim yang optimal berkat keseimbangan kualitas dan performa visual.
Apa fungsi HBCC Memory Segment?

Apa fungsi HBCC Memory Segment?
HBCC Memory Segment memungkinkan alokasi memori sistem ke kartu grafis.
