Cara Setting BIOS ASUS Booting Flashdisk, Begini Tahapannya

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara setting BIOS ASUS booting flashdisk sebenarnya mudah untuk dilakukan. Melalui cara ini, kamu bisa kembali mem-boot BIOS yang bermasalah sehingga laptop atau komputer dapat dijalankan seperti semula.
Keberadaan BIOS sangat penting karena memengaruhi performa laptop maupun komputer. Mengutip Techtarget, BIOS atau Basic Input/Output System merupakan program yang digunakan mikroprosesor komputer untuk memulai sistem komputer setelah dinyalakan.
Komponen ini juga mengelola aliran data antara sistem operasi komputer dengan perangkat yang terpasang, seperti hard disk, adaptor video, keyboard, mouse, dan printer.
Bila BIOS bermasalah, kinerja laptop maupun komputer akan terganggu. Untuk itulah mengatur BIOS agar bisa booting kembali dengan lancar penting dipahami.
Bagi kamu yang mengalami masalah serupa di laptop ASUS, simak cara setting BIOS ASUS agar booting dari flashdisk berikut ini.
Cara Setting BIOS ASUS Booting Flashdisk
Setting BIOS agar booting bisa dilakukan melalui drive USB/CD-ROM. Karena penggunaannya yang lebih fleksibel dan mudah, cara mengatur BIOS melalui flashdisk banyak dipilih.
Selain memastikan flashdisk sudah diinstal ISO sistem operasi, kamu perlu memahami cara yang harus dipraktikkan agar booting berjalan lancar.
Dikutip dari laman ASUS, berikut cara setting BIOS ASUS booting flashdisk yang bisa kamu coba.
Hubungkan flashdisk ke laptop atau komputer ASUS.
Restart laptop atau komputer.
Untuk masuk ke BIOS dan mengatur konfigurasi di dalamnya, tekan tombol ‘Delete’ atau ‘F8’ dan pilih ‘Enter Setup’ saat menu muncul di layar setelah menyalakan unit.
Saat berhasil masuk ke konfigurasi BIOS, pilih tab ‘Boot’.
Berikutnya, pilih ‘Secure Boot’ dan ubah pengaturan ‘OS Type’ ke ‘Other OS’ untuk menonaktifkan secure boot.
Tekan tombol ‘Esc’ untuk kembali ke layar menu ‘Boot’ sebelumnya.
Saat di menu ‘Boot’, pilih ‘CSM’ atau Compatibility Support Module. Pastikan pengaturan 'Launch CSM' adalah ‘Auto’ atau ‘Enabled’.
Selanjutnya, pastikan flashdisk yang ingin dimanfaatkan untuk boot telah diinstal sebelum menekan ‘F10’ untuk menyimpan dan keluar dari pengaturan BIOS. Langkah ini penting diperhatikan karena memengaruhi terdeteksinya perangkat flashdisk oleh sistem.
Lakukan proses boot sistem dari flashdisk dengan masuk ke BIOS dan pilih ‘BOOT’.
Ubah prioritas perangkat boot dengan ‘Removable Devices’ sehingga flashdisk menjadi perangkat boot pertama.
Simpan dan keluar dari BIOS untuk mempertahankan pengaturan ini dengan memilih ‘Exit’ dan menekan opsi ‘Exit Saving Changes’.
Terakhir, pilih ‘Yes’.
Tekan sembarang tombol untuk memulai booting.
Tunggu beberapa saat hingga muncul instalasi sistem operasi Windows.
Selesai.
Itulah cara setting BIOS ASUS booting flashdisk yang bisa kamu coba. Langkah di atas bisa kamu lakukan sebagai alternatif untuk mengatur BIOS agar kembali bekerja normal. Semoga informasi di atas membantu.
(ANM)
Frequently Asked Question Section
Apa itu BIOS?

Apa itu BIOS?
BIOS atau Basic Input/Output System merupakan program yang digunakan mikroprosesor komputer untuk memulai sistem komputer setelah dinyalakan.
Apa saja yang bisa dikelola oleh BIOS?

Apa saja yang bisa dikelola oleh BIOS?
Komponen ini juga mengelola aliran data antara sistem operasi komputer dengan perangkat yang terpasang, seperti hard disk, adaptor video, keyboard, mouse, dan printer.
Apakah bisa booting BIOS dari flashdisk?

Apakah bisa booting BIOS dari flashdisk?
Setting BIOS agar booting bisa dilakukan melalui drive USB/CD-ROM.
