Computational Thinking, Skill untuk Menyelesaikan Masalah Kompleks

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah computational thinking belum diketahui oleh sebagian orang. Sebab, istilah tersebut memang jarang terdengar di mana pun.
Sebelum komputer dapat menyelesaikan masalah yang ada, maka kita harus memahami terlebih dahulu masalah tersebut dan bagaimana cara penyelesaiannya melalui computational thinking.
Lantas, apa itu computational thinking? Mengutip Coorp Academy, computational thinking akan menjadi salah satu kemampuan utama dan penting di masa mendatang.
Sebab, kemampuan ini sangat berkaitan dengan kemampuan lainnya, seperti problem solving. Selain itu, efek dari era digital yang semakin berkembang, membuat kemampuan ini akan menjadi salah satu kunci di dunia kerja modern.
Kali ini, How To Tekno akan menjelaskan secara rinci mengenai computational thinking skills.
Pengertian Computational Thinking
Mengutip dari BBC, definisi computational thinking adalah kemampuan yang memungkinkan untuk menganalisis sebuah masalah yang kompleks, memahami apa masalahnya, dan mengembangkan solusi yang tepat.
Kemudian, solusi tersebut dapat disajikan dengan cara yang mudah dan dipahami oleh orang lain atau sistem komputer. Pada dasarnya, kemampuan ini memiliki empat landasan sebagai teknik kunci computational thinking. Berikut ini adalah penjelasannya:
Dekomposisi: memecahkan masalah atau sistem yang kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, sehingga menjadi lebih mudah dikelola.
Pengenalan pola: mencari kesamaan di antara dan di dalam masalah.
Abstraksi: hanya fokus pada informasi yang penting saja dan mengabaikan detail yang tidak berkesinambungan.
Algoritma: mengembangkan solusi langkah demi langkah untuk sebuah masalah. Selain itu, kamu perlu mengikuti sebuah aturan untuk menyelesaikan masalah.
Setiap landasan sama pentingnya dengan yang lain. Sebab, mereka saling menopang satu sama lain. Jika menerapkan keempat landasan tersebut dengan benar, maka akan sangat membantu pemrograman yang dilakukan komputer.
Sebagai contoh, pemrograman tersebut memberi tahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana menyelesaikannya. Sehingga, computational thinking tidak berhubungan sama sekali dengan pemrograman komputer.
Computational thinking ini memungkinkan kamu untuk mengetahui secara tepat apa yang seharusnya dilakukan saat menghadapi masalah seperti halnya komputer.
Cara Menerapkan Computational Thinking
Dikutip dari Towards Data Science, berikut ini adalah langkah-langkah untuk mengembangkan kemampuan computational thinking:
1. Analisis Masalah
Saat kamu menghadapi sebuah masalah, pastikan terlebih dahulu untuk melakukan spesifikasi masalah tersebut. Hal ini dapat kamu lakukan dengan cara menganalisis, menjabarkan secara tepat, dan menetapkan kategori masalah tersebut.
Biasanya, pendekatan yang digunakan adalah memecahkan masalah yang kompleks menjadi sub-bagian yang mudah dikelola.
2. Berpikir Secara Sistematis
Jika sudah melakukan analisis masalah sesuai spesifikasi dan kategori, selanjutnya adalah menemukan langkah yang tepat untuk memberikan sebuah solusi dengan memanfaatkan representasi data yang sesuai.
Langkah ini terkadang disebut dengan langkah algoritma. Sebab, langkah-langkah yang digunakan merupakan landasan algoritma.
3. Melakukan Solusi dan Evaluasi
Langkah terakhir yang perlu kamu lakukan adalah membuat solusi dan melakukan evaluasi untuk menentukan data yang fakta. Dengan langkah ini, maka dapat digunakan sebagai bahan untuk melihat apakah solusi tersebut dapat digunakan pada masalah yang lain.
Demikian penjelasan singkat mengenai computational thinking. Kamu dapat mengikuti langkah-langkah di atas untuk mengembangkan kemampuan ini.
(SAN)
