Contoh Program OOP Java, Lengkap dengan Penjelasannya

Konten dari Pengguna
30 Desember 2022 19:00
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi contoh program OOP Java. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh program OOP Java. Foto: Pixabay
Apakah kamu sedang mencari contoh program OOP Java? Jika demikian, kamu bisa menyimak artikel How To Tekno ini karena akan dijabarkan pengertian OOP Java lengkap dengan contohnya.
Istilah OOP umumnya sudah familier di telinga para programmer. OOP diklaim mampu meminimalkan program dan membuat program terlihat lebih rapi. Selain itu, OOP juga bisa membuat aplikasi menghasilkan sedikit bug.

Pengertian Program OOP Java

Ilustrasi contoh program OOP Java. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh program OOP Java. Foto: Unsplash
Mengutip dari Modul Praktikum Pemrograman Berorientasi Obyek terbitan Universitas pembangunan Jaya, OOP atau Object Oriented Programming adalah teknik untuk membuat program berdasarkan objek dan apa yang dapat dilakukan objek tersebut. Program berbasis OOP ini berisi perintah dari objek yang berinteraksi satu sama lain.
Sementara itu, dikutip dari Modul Object Oriented Progamming (OOP) terbitan Universitas Pasir Pengaraian 2017, Java adalah sebuah bahasa pemrogaman yang dapat membuat aplikasi, situs web, desktop, dan lainnya. Sebagai salah satu bahasa pemrograman yang berbasis OOP, Java dapat berjalan di berbagai platform.

Contoh Program OOP Java

Ilustrasi contoh program OOP Java. Foto: Joan Gamell/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh program OOP Java. Foto: Joan Gamell/Unsplash
Di bawah ini adalah contoh program OOP Java yang bisa kamu gunakan untuk mencoba praktik materi ini yang dikutip dari programiz.

class Lamp {

// stores the value for light

// true if light is on

// false if light is off

boolean isOn;

// method to turn on the light

void turnOn() {

isOn = true;

System.out.println("Light on? " + isOn);

}

// method to turnoff the light

void turnOff() {

isOn = false;

System.out.println("Light on? " + isOn);

}

}

class Main {

public static void main(String[] args) {

// create objects led and halogen

Lamp led = new Lamp();

Lamp halogen = new Lamp();

// turn on the light by

// calling method turnOn()

led.turnOn();

// turn off the light by

// calling method turnOff()

halogen.turnOff();

}

}

Pada contoh program OOP Java di atas, kelas yang dibuat diberi nama Lamp, dengan variable isOn yang menggunakan dua metode, yaitu turnOn() dan turnOff().
Sementara itu, pada kelas Main, ada dua objek yang dipakai, led dan halogen yang ada di class Lamp. Dua objek tersebut dipakai untuk memanggil metode kelas, yaitu led.turnOn() untuk hasil true dan halogen.turnOff() untuk hasil false.
Itulah contoh program OOP Java lengkap dengan penjelasan singkatnya. Selamat belajar coding!
(NSF)
Apa itu OOP?
chevron-down
Apa fungsi OOP?
chevron-down
Apa itu Java?
chevron-down