Konten dari Pengguna

Contoh Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia untuk Edit Foto Polaroid dan Miniatur

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh prompt Gemini AI Bahasa Indonesia. Foto: Google
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh prompt Gemini AI Bahasa Indonesia. Foto: Google

Di era teknologi yang semakin berkembang, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin memegang peranan penting dalam menunjang aktivitas. AI kini tidak hanya digunakan di sektor industri maupun bisnis, tetapi juga digunakan oleh masyarakat luas.

Salah satu AI yang belakangan ini tengah ramai digunakan adalah Gemini AI. Teknologi buatan Google ini banyak menarik perhatian karena kemampuannya dalam menghasilkan berbagai jenis konten viral di media sosial, seperti foto polaroid dan efek miniatur.

Gemini AI dimanfaatkan karena pembuatan konten manual dinilai memakan waktu. Dengan prompt yang tepat, AI dapat menghasilkan konten secara lebih efisien dan cepat. Bagi yang membutuhkan contoh prompt Gemini AI Bahasa Indonesia, simak artikel berikut.

Contoh Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia

Ilustrasi edit foto menjadi polaroid atau miniatur di Gemini AI. Foto: Unsplash

Dikutip dari laman IBM, Gemini merupakan Large Language Model (LLM) milik Google. Secara umum, Gemini adalah keluarga AI multimodal yang dirancang khusus untuk memproses berbagai jenis data, seperti audio, gambar, kode perangkat lunak, teks, dan video.

Untuk menghasilkan konten menggunakan Gemini AI, pengguna perlu memberikan prompt yang sesuai. Prompt adalah instruksi tertulis yang diberikan kepada AI untuk membantu menghasilkan output tertentu, seperti foto, teks, atau video sesuai kebutuhan.

Berikut ini adalah beberapa contoh prompt Gemini AI dalam bahasa Indonesia yang bisa dijadikan referensi untuk mengedit foto menjadi polaroid maupun miniatur.

Prompt Membuat Foto Polaroid

  • Prompt 1: Buat gambar yang terlihat seolah-olah diambil dengan kamera Polaroid. Gaya visual harus tampak seperti hasil jepretan candid biasa, tanpa elemen mencolok baik dari subjek maupun properti. Tambahkan efek blur ringan untuk memberikan kesan natural, dan pertahankan pencahayaan konsisten seperti efek flash dalam ruangan gelap yang tersebar merata di seluruh frame. Wajah subjek tidak boleh diubah. Ganti latar belakang di belakang dua orang tersebut dengan tirai putih, dan pastikan posisi tangan pria tetap saling merangkul di bahu.

  • Prompt 2: Buat gambar dua orang ini yang terlihat seperti diambil menggunakan kamera Polaroid. Hindari subjek atau properti yang tampak mencolok. Gambar harus terlihat alami, seperti hasil jepretan spontan yang tidak disengaja. Tambahkan sedikit efek motion blur agar tampak lebih realistis, serta cahaya dari flash kamera dalam ruangan gelap yang menyebar merata ke seluruh area gambar. Jangan ubah ekspresi atau wajah mereka. Ganti latar belakang di belakang dua orang tersebut dengan tirai putih.

  • Prompt 3: Hasilkan foto bergaya Polaroid klasik dengan sentuhan retro. Gambar harus tampak seperti hasil jepretan spontan yang tertangkap secara alami, dengan pencahayaan flash yang menyebar secara halus. Tambahkan sedikit efek goyangan agar tampil lebih autentik. Jangan ubah wajah siapa pun dalam foto, dan gunakan tirai putih sebagai latar belakang.

Prompt Membuat Foto Menjadi Miniatur

  • Prompt 1: Buat gambar ultra-realistis berdasarkan foto seorang pemuda yang sedang duduk di depan meja komputernya di ruangan yang terang. Ia tersenyum sambil memegang patung mini dirinya sendiri dengan skala 1/7, yang sangat detail dan tampak nyata. Patung tersebut menjadi pusat perhatian dalam gambar. Di atas meja, di sebelahnya, terdapat kotak mainan bermerek yang menampilkan fotonya dan desain patung yang serupa. Di layar monitor di belakang, terlihat antarmuka perangkat lunak pemodelan 3D seperti ZBrush atau Blender, yang sedang menampilkan model 3D dirinya dalam warna abu-abu, mengenakan pakaian yang sama seperti aslinya. Meja kerja dipenuhi oleh potongan-potongan mainan kecil dan alat pemodelan yang tersebar, menciptakan suasana kreatif layaknya sebuah bengkel pembuatan figur.

  • Prompt 2: Buatlah figur komersial skala 1/7 dari karakter-karakter dalam gambar, dengan gaya ultra-realistis, dan tempatkan di atas meja komputer dalam latar lingkungan nyata. Figur ini berdiri di atas alas bulat dari akrilik transparan tanpa tulisan. Layar komputer di belakangnya menampilkan proses pemodelan 3D dari figur tersebut. Di samping layar, hadirkan kotak kemasan bergaya profesional, menyerupai produk koleksi premium, dengan desain visual 2D orisinal yang dicetak sebagai ilustrasi utamanya.

  • Prompt 3: Ubah foto ini menjadi figur karakter. Di latar belakang, tambahkan kotak kemasan yang menampilkan gambar karakter tersebut, dan sebuah komputer yang sedang menampilkan proses pemodelan menggunakan perangkat lunak Blender. Letakkan alas plastik bundar di depan kotak sebagai tempat berdirinya figur. Seluruh adegan ditempatkan dalam setting ruangan yang mendukung suasana koleksi.

Baca juga: Prompt Gemini AI Sepak Bola yang Detail untuk Hasil Natural

(RK)