DNS Pribadi: Pengertian dan Cara Menggunakannya

How to tekno
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Private DNS atau DNS pribadi adalah salah satu istilah yang sering dijumpai untuk memastikan keamanan akses internet dan perangkat yang Anda miliki dari pihak kejahatan online atau pun digital.
Umumnya, server DNS akan melakukan terjemahan dari URL menjadi IP. Proses ini disebut transaksi DNS, dan ini terjadi setiap kali Anda mengunjungi situs web menggunakan aplikasi dan platform tertentu.
Biasanya, nama domain pada situs web tidak terenkripsi. Tidak ada mekanisme privasi untuk melindungi kerahasiaan transaksi. Artinya, bahwa operator dan orang lain dapat dengan mudah melihat bahkan mencatatnya yang meningkatkan risiko keamanan atau privasi.
Jika Anda tidak ingin hal itu terjadi dan ingin mengambil langkah-langkah untuk meningkatkannya, maka pelajari DNS pribadi sebagai berikut.
DNS Pribadi
Model DNS pribadi adalah sebuah fitur yang dapat melindungi privasi pengguna ketika mengakses berbagai macam situs web di internet. Ada dua istilah baru untuk memahami DNS pribadi, yaitu Transport Layer Security (TLS) dan Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS).
Protokol ini mengenkripsi setiap kueri DNS yang dikirim, dan DNS melalui protokol ini disebut sebagai DoH (DNS melalui HTTPS) dan DoT (DNS melalui TLS).
Sebagian besar serangan malware, ransomware, dan pencurian data bergantung pada kelemahan keamanan DNS. Di sinilah DNS pribadi bekerja.
DoT dan DoH mengenkripsi komunikasi antara jaringanmu dengan server DNS dan mencegah pihak ketiga mencegat data. Beberapa perangkat lunak privasi lain yang dapat Anda gunakan termasuk VPN dan SmartDNS.
Cara Menggunakan DNS Pribadi
Untuk mengaktifkan DNS pribadi, maka perlu mengonfigurasi alamat DNS di perangkat dan memiliki akses ke server DNS pihak ketiga yang menyertakan fungsionalitas DoT atau DoH.
Prosesnya akan berbeda tergantung pada perangkat dan platform yang Anda gunakan. Berikut adalah instruksi yang perlu diikuti untuk mengaktifkan DNS pribadi di laptop dan Android.
1. Laptop
Untuk menggunakan DNS pribadi di Windows 10, ikuti langkah-langkah di bawah ini:
Tekan tombol Windows + I untuk membuka ‘Pengaturan’, lalu pilih ‘Jaringan dan Internet’. Setelah itu, pilih ‘Jaringan dan Pusat Berbagi’ di bawah pengaturan jaringan lanjutan.
Kemudian, pilih ‘Ubah Pengaturan Adaptor’ dari menu sebelah kiri. Klik kanan jaringan yang saat ini Anda sambungkan dan pilih ‘Properties’.
Pilih ‘Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)’ dari daftar dan pilih ‘Properties’. Terakhir, klik pada ‘Gunakan alamat server DNS berikut’ dan masukkan alamat DNS pilihanmu, lalu klik ‘OK’.
2. Android
Google memperkenalkan dukungan untuk DNS pribadi TLS di Android 9, memungkinkan penggunanya untuk menggunakan DNS pribadi di ponsel mereka. Untuk melakukan ini, perlu memiliki akses ke server DNS pribadi. Berikut caranya:
Buka ‘Pengaturan’ ponsel, pilih ‘Koneksi’ lalu ‘Pengaturan Koneksi Lainnya’.
Kemudian, ketuk ‘DNS Pribadi’ dan pilih nama host penyedia DNS Pribadi.
Terakhir, masukkan alamat layanan DNS pribadi yang ingin Anda gunakan.
Kesimpulannya, DNS pribadi adalah sebuah fitur yang dapat melindungi privasi pengguna ketika mengakses berbagai macam situs web di internet. Anda bisa mengaktifkannya di laptop dan Android.
Private DNS
Setiap kali Anda mengakses sebuah situs web, perangkat Anda akan mengirim permintaan ke server DNS untuk menerjemahkan nama domain ke alamat IP yang sesuai. Informasi ini kemudian digunakan untuk mengarahkan koneksi internet Anda ke situs web yang diminta.
Namun, pada saat yang sama, informasi mengenai situs web yang Anda kunjungi dan alamat IP yang diakses juga diketahui oleh DNS resolver yang digunakan oleh penyedia layanan internet (ISP) atau penyedia DNS publik, seperti Google DNS atau OpenDNS.
Dalam kondisi tersebut, privasi Anda dapat terancam dan aktivitas online Anda bisa dibagikan kepada pihak lain. Untuk melindungi privasi Anda, private DNS muncul sebagai solusinya.
Dikutip dari AWS Certified SysOps Administrator Study Guide oleh Brett McLaughlin (2020: 366), private DNS adalah sebuah fitur untuk melindungi privasi pengguna saat melakukan aktivitas online. Adapun beberapa hal yang perlu diketahui mengenai private DNS, yaitu:
1. Perlindungan Privasi
Dengan menggunakan private DNS, informasi mengenai situs web yang Anda akses dan alamat IP yang dituju tidak akan terlihat oleh penyedia layanan internet maupun penyedia DNS publik.
2. Tidak Ada Catatan Aktivitas Online
Private DNS yang baik tidak mencatat aktivitas pengguna. Ini berarti tidak ada informasi tentang situs web yang Anda kunjungi maupun jejak online Anda yang dibagikan kepada pihak ketiga.
3. Kontrol Penuh
Dengan private DNS, Anda memiliki kendali penuh atas server DNS yang digunakan. Anda dapat memilih penyedia private DNS yang sesuai dengan kebutuhan dan mengatur konfigurasi DNS di perangkat Anda.
4. Enkripsi
Private DNS menggunakan protokol yang disebut DNS over TLS (Transport Layer Security) dan Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS) untuk mengenkripsi setiap permintaan DNS yang dikirim.
DNS yang digunakan melalui protokol ini disebut DoH (DNS over HTTPS) dan DoT (DNS over TLS).
Daftar Hostname Private DNS
Ada beberapa penyedia layanan terkemuka yang menawarkan private DNS, seperti Google, AdGuard, CloudFlare, dan Quad9. Berikut adalah daftar hostname private DNS yang dapat digunakan.
1. Google
Google mempunyai tiga hostname private DNS gratis yang bisa digunakan, yaitu:
google-public-dns-a.google.com
google-public-dns-b.google.com
dns64.dns.google (khusus untuk iPv6)
Hostname di atas dapat mengarahkan permintaan DNS ke server private DNS Google. Dengan menggunakan fitur ini, Anda dapat memperoleh akses yang cepat dan aman ke layanan DNS Google.
2. AdGuard
Private DNS AdGuard terkenal karena kemampuannya untuk memblokir iklan dan melindungi privasi pengguna dari ancaman online. Ada tiga jenis hostname AdGuard yang bisa gunakan, yaitu:
dns.adguard.com
dns-family.adguard.com
dns-unfiltered.adguard.com
3. CloudFlare
CloudFlare dikenal dengan layanannya yang cepat dan perlindungan dari serangan DDoS. Dikutip dari laman resminya, ada empat jenis hostname yang disediakan oleh CloudFlare, yaitu:
1dot1dot1dot1.cloudflare-dns.com
security.cloudflare-dns.com
family.cloudflare-dns.com
dns64.cloudflare-dns.com (khusus untuk iPv6)
4. Quad9
Quad9 menawarkan perlindungan yang kuat terhadap malware dan serangan phishing dengan memblokir domain yang berbahaya. Adapun hostname private DNS yang disediakan Quad9, yaitu dns.quad9.net.
Baca Juga: Cara Setting DNS 1.1.1.1 di Android, Biar Kecepatannya Meningkat!
Cara Setting Private DNS dengan Mudah
Berikut adalah cara setting private DNS dengan mudah pada beberapa sistem operasi populer, seperti Windows, Android, MacOS, dan iOS.
1. Windows
Berikut cara setting private DNS di Windows:
Buka "Settings" atau "Pengaturan" pada Windows Anda.
Pilih opsi "Network & Internet" atau "Jaringan & Internet".
Klik "Network and Sharing Center" atau "Jaringan dan Pusat Berbagi".
Di bagian kanan layar, pilih "Change Adapter Settings" atau "Ubah Pengaturan Adaptor".
Klik kanan pada koneksi yang sedang Anda gunakan dan pilih "Properties" atau "Properti".
Pilih "Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)" dan klik "Properties" di bagian bawah.
Di jendela baru, pilih opsi "Use the following DNS server addresses" atau "Gunakan alamat server DNS berikut".
Masukkan alamat server DNS pribadi yang ingin Anda gunakan.
Klik "OK" untuk menyimpan pengaturan.
2. Android
Berikut cara setting private DNS di Android:
Buka "Settings" atau "Pengaturan" pada perangkat Android Anda.
Gulir ke bawah dan cari opsi "Connections" atau "Koneksi". Pada beberapa Android, Anda bisa mencari menu "Network & Internet" atau "Jaringan & Internet"
Gulir ke bawah dan temukan opsi "Private DNS" atau "DNS Pribadi".
Pilih "Private DNS provider hostname" atau "Hostname penyedia Private DNS".
Masukkan hostname server DNS pribadi yang ingin Anda gunakan.
Tekan "Apply" atau "Simpan" untuk menyimpan pengaturan.
3. MacOS
Berikut cara setting private DNS di MacOS:
Buka "System Preferences" atau "Preferensi Sistem" pada MacOS Anda.
Klik "Network" atau "Jaringan" dan pilih jenis koneksi yang sedang Anda gunakan (misalnya Wi-Fi)
Klik "Advanced" atau "Lanjutan" di bagian bawah jendela.
Pilih tab "DNS".
Klik tombol "+" di bagian bawah daftar server DNS.
Masukkan alamat server DNS pribadi yang ingin Anda gunakan.
Klik "OK" untuk menyimpan pengaturan.
4. iOS
Berikut cara setting private DNS di iOS:
Buka "Settings" atau "Pengaturan" pada perangkat iOS Anda.
Gulir ke bawah dan temukan opsi "Wi-Fi".
Ketuk nama jaringan Wi-Fi yang sedang digunakan.
Pilih "Configure DNS" atau "Konfigurasi DNS" dan klik opsi "Manual".
Ketuk tombol "+" untuk menambahkan server DNS baru.
Masukkan alamat server DNS pribadi yang ingin Anda gunakan.
Tekan "Save" atau "Simpan" untuk menyimpan pengaturan.
(SAN & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa itu DNS pribadi?

Apa itu DNS pribadi?
DNS pribadi adalah sebuah fitur yang dapat melindungi privasi pengguna ketika mengakses berbagai macam situs web di internet.
Bagaimana cara mengaktifkan DNS pribadi?

Bagaimana cara mengaktifkan DNS pribadi?
Untuk mengaktifkan DNS pribadi, maka perlu mengonfigurasi alamat DNS di perangkat dan memiliki akses ke server DNS pihak ketiga yang menyertakan fungsionalitas DoT atau DoH.
Apa manfaat menggunakan private DNS?

Apa manfaat menggunakan private DNS?
Dengan menggunakan private DNS, informasi mengenai situs web yang Anda akses dan alamat IP yang dituju tidak akan terlihat oleh penyedia layanan internet maupun penyedia DNS publik.
