Duck DNS, Layanan DDNS Gratis yang Patut Dicoba

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Duck DNS merupakan salah satu layanan DNS dinamis yang memungkinkan penggunanya menambah kenyamanan saat berselancar di Internet. Melalui layanan ini, kamu bisa meminimalkan risiko masalah penggunaan alamat IP publik yang terus berubah.
Menariknya, Duck DNS bisa diakses secara gratis sehingga siapa pun bisa menggunakan layanan ini. Bagi kamu yang ingin mengetahui Duck DNS lebih lanjut, berikut pemaparan selengkapnya.
Apa Itu Duck DNS?
Dikutip dari laman resminya, Duck DNS merupakan penyedia layanan Dynamic DNS (DDNS) atau DNS dinamis dari perusahaan Amazon. Bagi yang belum familier, DNS dinamis merupakan sebuah metode memperbarui nama server secara otomatis dalam Domain Name System (DNS).
Umumnya, proses tersebut terjadi secara real-time dengan konfigurasi DDNS aktif dari nama host, alamat, atau informasi lain yang dikonfigurasi.
Hal itu serupa dengan Duck DNS yang menyediakan server DNS publik sehingga siapa pun dapat memperoleh subdomain secara gratis. Di samping itu, layanan DDNS juga memungkinkan siapa pun menggunakan salah satu skrip yang tersedia untuk memperbarui catatan atau record masing-masing.
Bisa dibilang, layanan ini mempermudah penggunanya tanpa perlu mengingat alamat IP. Sebab, Duck DNS memfasilitasi penggunaan nama domain yang terus diperbarui perangkat.
Menurut sumber yang sama, komputer atau laptop yang menjalankan klien akan memberi tahu sistem pusat melalui pos HTTPS secara berkala (biasanya setiap lima menit). Umumnya, pemberitahuan memuat perintah untuk memperbarui catatan dengan IP eksternal terbaru.
Disadur dari Itigic, DNS Duck menawarkan kemudahan bagi seluruh pengguna melalui kompatibilitas dengan sistem operasi apa pun. Artinya, kamu bisa mengoperasikan layanan DDNS itu melalui perangkat dengan sistem operasi Windows, Linux, atau MacOS.
Di samping itu, Duck DNS juga kompatibel dengan banyak ruter dan server. Agar kamu bisa menggunakannya dengan optimal, buat permintaan melalui HTTP atau HTTPS dengan sintaks tertentu.
Cara Membuat Domain DNS Dinamis di Duck DNS
Bagi kamu yang ingin mendapatkan layanan DDNS melalui Duck DNS, ikuti langkah berikut yang dirangkum dari laman Netify:
Kunjungi laman Duck DNS di https://www.duckdns.org/
Lakukan registrasi DNS Duck melalui platform yang dikehendaki. Kamu bisa memilih Google, Twitter, Github, atau Persona untuk melakukan registrasi layanan.
Setelah masuk, token di halaman awal situs web akan muncul.
Catat dan simpan token tersebut untuk membedakan kamu dengan pengguna lainnya.
Pada menu utama situs web, buat domain sesuai keinginan pada bagian ‘Subdomain’. Nantinya, domain itu menjadi subdomain yang bisa kamu gunakan.
Klik ‘Add Domain’ untuk menambahkan domain.
Untuk menghapus domain yang baru dibuat, klik ‘Delete Domain’.
Berikutnya, konfigurasikan domain dengan sistem operasi yang dijalankan.
Pastikan kamu menggunakan subdomain dengan token yang telah disimpan sebelumnya. Sebab, dua hal tersebut penting untuk memperbarui alamat IP dinamis dengan benar.
Itulah uraian seputar Duck DNS beserta cara membuat domain DDNS melalui layanan tersebut. Semoga informasi di atas membantu dan selamat mencoba!
(ANM)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan DNS Dinamis?

Apa yang dimaksud dengan DNS Dinamis?
DNS dinamis merupakan sebuah metode memperbarui nama server secara otomatis dalam Domain Name System (DNS). Umumnya, proses tersebut terjadi secara real-time dengan konfigurasi DDNS aktif dari nama host, alamat, atau informasi lain yang dikonfigurasi.
Apa kelebihan Duck DNS?

Apa kelebihan Duck DNS?
Duck DNS mempermudah penggunanya karena tak perlu mengingat alamat IP. Layanan ini juga memfasilitasi penggunaan nama domain yang terus diperbarui perangkat.
Duck DNS kompatibel dengan sistem operasi apa?

Duck DNS kompatibel dengan sistem operasi apa?
DNS Duck menawarkan kemudahan bagi seluruh pengguna melalui kompatibilitas dengan sistem operasi apa pun, sehingga kamu bisa mengoperasikan layanan DDNS melalui perangkat dengan sistem operasi Windows, Linux, atau MacOS.
