Email Tidak Bisa Menerima Pesan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

How to tekno
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Email merupakan layanan komunikasi digital yang digunakan untuk berkirim pesan, menerima informasi, dan mendapatkan kode verifikasi. Meskipun berguna, layanan ini juga dapat mengalami beberapa kendala, salah satunya tidak bisa menerima pesan masuk.
Hal ini tentu mengganggu karena dapat menghambat aktivitas, terutama saat perlu menerima informasi atau melakukan verifikasi akun. Lantas, kenapa email tidak bisa menerima pesan? Bagi yang bingung, simak penyebab dan cara mengatasinya berikut.
Penyebab dan Cara Mengatasi Email Tidak Bisa Menerima Pesan
Menyadur dari laman InboxAlly, berikut beberapa penyebab dan cara mengatasi email tidak bisa menerima pesan yang perlu diketahui.
1. Alamat Email Salah
Pesan tidak akan masuk jika pengirim salah menuliskan alamat email. Kesalahan bisa berupa typo, karakter yang kurang, atau domain yang keliru setelah tanda @.
Cara mengatasinya:
Pastikan pengirim menggunakan alamat email yang benar.
Periksa kembali ejaan, karakter, dan domain alamat email.
Jika alamat sudah tidak aktif, pengirim biasanya akan menerima notifikasi kegagalan pengiriman.
2. Kapasitas Kotak Masuk Penuh
Pesan baru dapat ditolak ketika ruang penyimpanan email sudah penuh. Pada Gmail, kapasitas penyimpanan digunakan bersama oleh Gmail, Google Drive, dan Google Photos.
Cara mengatasinya:
Hapus email yang sudah tidak diperlukan, terutama pesan dengan lampiran berukuran besar.
Kosongkan folder Spam dan Sampah untuk membebaskan ruang penyimpanan.
Tambahkan kapasitas penyimpanan jika ruang yang tersedia masih tidak mencukupi.
Setelah ruang tersedia, minta pengirim mengirim ulang pesan yang sebelumnya gagal masuk.
3. Gangguan Perangkat atau Koneksi
Email sebenarnya bisa saja sudah masuk ke akun, tetapi belum muncul di aplikasi karena koneksi internet yang lemah atau proses sinkronisasi bermasalah.
Cara mengatasinya:
Periksa koneksi internet, lalu segarkan kotak masuk.
Coba buka akun melalui situs resmi penyedia email menggunakan browser.
Jika pesan terlihat di webmail, periksa aplikasi email yang digunakan.
Perbarui atau mulai ulang aplikasi, kemudian pastikan pengaturan sinkronisasi sudah aktif.
4. Layanan Email Mengalami Gangguan
Gangguan sementara pada server penyedia email dapat membuat akses ke kotak masuk terganggu atau pesan baru terlambat diterima. Pesan biasanya tetap diproses setelah layanan kembali normal.
Cara mengatasinya:
Periksa halaman status layanan resmi penyedia email untuk memastikan ada atau tidaknya gangguan.
Coba akses akun menggunakan perangkat atau browser lain.
Jika pesan bersifat mendesak, minta pengirim menghubungi melalui alamat email atau saluran komunikasi lain.
5. Email Masuk ke Folder atau Kategori Lain
Pesan yang dicari mungkin sebenarnya sudah diterima, tetapi otomatis dipindahkan ke folder atau kategori berbeda. Gmail, Outlook, dan Apple Mail memiliki sistem kategorisasi yang dapat memisahkan pesan dari kotak masuk utama.
Cara mengatasinya:
Cari pesan melalui seluruh kotak masuk menggunakan alamat pengirim, subjek, atau kata kunci tertentu.
Periksa folder Spam, Junk, Arsip, Sampah, serta kategori inbox lainnya.
Jika pesan ditemukan di folder lain, pindahkan ke kotak masuk utama.
6. Filter Email Terlalu Ketat
Filter atau aturan inbox dapat secara otomatis mengarsipkan, menghapus, meneruskan, atau memindahkan pesan tertentu. Pengaturan tersebut juga bisa menyebabkan email dari pengirim tertentu tidak muncul di kotak masuk.
Cara mengatasinya:
Buka pengaturan email dan periksa filter serta aturan inbox yang aktif.
Cek daftar alamat yang diblokir dan pengaturan penerusan email.
Nonaktifkan aturan yang membuat pesan dipindahkan atau dihapus secara otomatis.
Jika menemukan alamat penerusan atau aturan yang tidak pernah dibuat, segera amankan akun.
7. Pesan atau Lampiran Ditolak
Jika hanya email tertentu yang tidak masuk, penyedia layanan mungkin menolaknya karena ukuran lampiran terlalu besar, jenis file tidak didukung, atau terdeteksi sebagai ancaman keamanan. Pengirim biasanya akan menerima notifikasi kegagalan pengiriman.
Cara mengatasinya:
Minta pengirim memeriksa notifikasi atau pesan kegagalan pengiriman.
Jika masalah berasal dari lampiran, minta pengirim memperkecil ukurannya atau menggunakan format file yang didukung.
Untuk file berukuran besar, pengirim dapat menggunakan layanan penyimpanan cloud tepercaya.
8. Akun Email Diretas
Akses tidak sah ke akun dapat menyebabkan pesan tertentu terhapus, dialihkan, atau tidak lagi diterima tanpa sepengetahuan pemilik akun. Pelaku juga dapat mengubah filter maupun aturan penerusan.
Cara mengatasinya:
Segera ganti kata sandi akun.
Aktifkan verifikasi dua langkah untuk menambah keamanan.
Keluar dari perangkat atau sesi yang tidak dikenali.
Periksa filter, aturan penerusan, informasi pemulihan, alamat yang diblokir, dan folder pesan terkirim.
Hubungi penyedia layanan jika akun tidak dapat kembali dikuasai.
9. Email dari Pengirim Tertentu Ditolak
Jika pesan dari pengirim lain tetap masuk, tetapi email dari satu alamat tertentu tidak pernah diterima, masalahnya bisa berasal dari sistem email pengirim. Gangguan dapat berkaitan dengan reputasi domain atau konfigurasi autentikasi seperti SPF, DKIM, dan DMARC.
Cara mengatasinya:
Minta pengirim memeriksa log pengiriman atau notifikasi kegagalan.
Pengirim dapat menghubungi penyedia layanan atau administrator email untuk memperbaiki konfigurasi yang bermasalah.
Menambahkan alamat pengirim ke daftar pengirim tepercaya dapat membantu mengurangi penyaringan spam, meski tidak menjamin pesan akan selalu diterima.
10. Akun Ditangguhkan atau Pengaturannya Diubah
Akun email kantor, sekolah, atau domain khusus dapat berhenti menerima pesan jika dinonaktifkan oleh administrator, lisensi mailbox dicabut, alias dihapus, atau pengaturan perutean email diubah. Konfigurasi MX yang keliru juga dapat memengaruhi alamat email dengan domain khusus.
Cara mengatasinya:
Hubungi administrator email atau IT untuk memastikan akun dan mailbox masih aktif.
Pastikan alias email serta lisensi mailbox masih tersedia.
Jika masalah muncul setelah mengganti domain atau penyedia email, minta administrator memeriksa konfigurasi MX dan pengaturan perutean email.
Baca juga: Kenapa Email Punya Batas Ukuran? Ini Alasan dan Penjelasannya
(RK)
