Epic Comeback Adalah Apa? Ini Penjelasannya

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mobile Legends: Bang Bang adalah game MOBA yang dimainkan secara beregu dan menuntut koordinasi, strategi, serta kemampuan bertahan di bawah tekanan. Salah satu istilah yang sering digunakan dalam game ini adalah epic comeback.
Epic comeback adalah momen yang paling dinantikan pemain dalam permainan. Lantas, apa itu epic comeback dan cara melakukannya di Mobile Legends? Simak informasi selengkapnya berikut ini!
Apa itu Epic Comeback?
Epic comeback adalah kemenangan dramatis setelah berhasil membalikkan keadaan dari posisi yang hampir kalah. Dalam Mobile Legends, istilah ini menggambarkan situasi ketika tim yang terlihat hampir kalah dan tertinggal jauh, berhasil membalikkan keadaan pada momen penting hingga akhirnya menang. Beberapa faktor dapat memicu terjadinya epic comeback, di antaranya:
Blunder Lawan: Tim yang unggul terlalu percaya diri atau salah posisi saat teamfight.
Late Game Scaling: Hero dari tim yang tertinggal memiliki kemampuan yang semakin kuat setelah mendapatkan item lengkap.
Mencuri Objective: Tim berhasil mendapatkan objective penting, seperti Lord atau Baron, pada momen yang tepat.
Mental Tetap Kuat: Tim tidak menyerah dan tetap fokus walaupun berada dalam kondisi tertekan.
Kesalahan saat melakukan dive ke turret juga dapat menjadi awal comeback. Tim yang sedang unggul bisa kehilangan banyak pemain apabila melakukan serangan secara gegabah.
Selain itu, komposisi hero juga berpengaruh, sebab tim dengan hero kuat di late game masih punya peluang menang bila mampu bertahan cukup lama.
Cara Epic Comeback di Mobile Legends
Melakukan epic comeback tidaklah mudah, apalagi jika musuh memiliki lebih banyak gold dan item. Kondisi ini membuat tim yang tertinggal kesulitan melawan dan meruntuhkan turret lawan. Namun, ada beberapa strategi yang dapat membuka peluang comeback, yaitu:
Fokus Bertahan: Jaga base turret dan terus bersihkan minion dari setiap lane. Jika berhasil, musuh akan kesulitan menekan base. Kematian hero core lawan juga menjadi peluang untuk melakukan serangan balik.
Jangan Maju Sendiri: Marksman, mage, dan assassin sebaiknya tidak bergerak sendirian, terutama saat posisi musuh tidak terlihat di mini map. Roamer atau offlaner dapat membuka jalan dan melindungi rekan satu tim.
Lakukan Split Push: Hero dengan mobilitas tinggi, seperti Fanny, Ling, Helcurt, Masha, dan Benedetta, dapat digunakan untuk menekan lane lain. Tetap perhatikan kondisi tim dan turret agar tidak meninggalkan base tanpa perlindungan.
Tunggu Kesalahan Musuh: Manfaatkan blunder lawan, misalnya ketika hero core mereka berada terlalu jauh dari tim atau salah posisi saat teamfight.
Tetap Kompak: Jaga komunikasi dan hindari kata-kata kasar agar mental tim tetap stabil. Beri semangat kepada rekan satu tim karena peluang menang masih terbuka.
Tim juga harus menghindari blunder yang bisa menguntungkan musuh. Satu hero yang terbunuh karena maju sendiri dapat mempercepat berakhirnya pertandingan bagi pihak lawan.
Oleh karena itu, pemain sebaiknya tidak langsung menyerah ketika tertinggal. Selama pertandingan belum berakhir, kesalahan lawan masih dapat membuka peluang untuk melakukan comeback.
(FHK)
Baca juga: 5 Counter Eudora Mid di Mobile Legends, Hero dan Item yang Efektif
