Frekuensi MNC Group di DVB-T2 untuk Seluruh Wilayah Indonesia

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Frekuensi MNC Group di DVB-T2 bisa kamu cek di artikel How To Tekno berikut sesuai dengan lokasi kamu saat ini.
Mengutip dari laman Kominfo, siaran TV analog di Indonesia yang sudah mengudara hampir 60 tahun ini diganti dengan siaran TV digital sejak 2 November lalu.
Tujuan dari dialihkannya siaran TV digital ke analog adalah agar tampilan menjadi lebih bersih dan suara memiliki kualitas yang lebih baik.
Bagi yang tidak memiliki TV digital dan masih menggunakan TV tabung, kamu tidak perlu bingung karena bisa disiasati dengan memasang set top box (STB).
Dengan beralih ke TV digital akan ada sedikit perubahan frekuensi. Karena itu artikel ini secara khusus akan membagikan daftar frekuensi MNC Group di DVB-T2.
Frekuensi MNC Group di DVB-T2
Saluran TV yang tergabung dengan MNC Group, antara lain, RCTI, GTV, MNC TV, dan Inews. Berikut adalah daftar frekuensi MNC Group di DVB-T2 sesuai dengan lokasinya yang dikutip dari laman RCTI+.
DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi: 530 MHz.
Bandung, Cimahi, Padalarang, Cianjur: 554 MHz.
Cirebon, Indramayu: 658 MHz
Garut, Tasikmalaya, Ciamis: 610 MHz.
Sukabumi: 634 MHz.
Sumedang: 626 MHz.
Cilegon, Serang: 634 MHz.
Semarang, Ungaran, Kendal, Demak, Jepara, Kudus: 674 MHz.
Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan: 642 MHz.
Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, Kebumen, dan Cilacap: 650 MHz.
Blora dan Cepu: 514 MHz.
Pati dan Rembang: 514 MHz.
Purworejo: 490 MHz.
Yogyakarta, Solo, Sleman, Wonosari, Wates: 634 MHz.
Surabaya, Lamongan, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, dan Bangkalan: 634 MHz.
Jember, Bondowoso: 682 MHz.
Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Trenggalek: 626 MHz.
Malang: 650 MHz.
Banyuwangi: 626 MHz.
Pamekasan, Sumenep: 666 MHz.
Kupang: 586 MHz.
Medan: 642 MHz.
Tanjung Selor: 682 MHz.
Palembang: 538 MHz.
Pangkal Pinang: 594 MHz.
Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Pangkajene: 626 MHz.
Kendari: 594 MHz.
Kota Denpasar, Singaraja: 642 MHz.
Mataram: 586 MHz.
Banjarmasin, Martapura, Marabahan: 682 MHz.
Kotabaru: 666 MHz.
Samarinda: 522 MHz.
Balikpapan: 562 MHz.
Bengkulu: 626 MHz.
Bandar Lampung, Kota Metro: 594 MHz.
Pekanbaru: 666 MHz.
Batam, Tanjung Balai Karimun: 658 MHz.
Padang, Pariaman, Sawahlunto, Batusangkar, Bukittinnggi, Padang Panjang: 618 MHz.
Jambi: 562 MHz.
Pontianak: 634 MHz.
Palangkaraya: 642 MHz.
Manado: 586 MHz.
Palu: 658 MHz.
Ambon: 618 MHz.
Jayapura: 602 MHz.
Banda Aceh, Lhikseumawe: 658 MHz.
Sabang: 666 MHz.
Ternate: 626 MHz.
Manokwari: 578 MHz.
Gorontalo, Mamuju: 602 MHz.
Itulah daftar frekuensi MNC Group di DVB-T2 sesuai lokasinya. Melalui frekuensi tersebut, kamu bisa menikmati hiburan dari berbagai channel MNC Group, mulai dari sinetro, kartun, berita, reality show, dan lainnya.
(NSF)
Frequently Asked Question Section
Kapan siaran TV analog beralih ke digital?

Kapan siaran TV analog beralih ke digital?
Siaran TV analog di Indonesia yang sudah mengudara hampir 60 tahun ini diganti dengan siaran TV digital sejak 2 November lalu.
Apa tujuan siaran TV beralih ke digital?

Apa tujuan siaran TV beralih ke digital?
Tujuan dari dialihkannya siaran TV digital ke analog adalah agar tampilan menjadi lebih bersih dan kualitas suara lebih baik.
Bagaimana cara agar bisa menikmati siaran TV digital di TV tabung?

Bagaimana cara agar bisa menikmati siaran TV digital di TV tabung?
Bagi yang tidak memiliki TV digital dan masih menggunakan TV tabung, kamu dapat memasang set top box.
