Konten dari Pengguna

Frekuensi SCTV Terbaru untuk Semua Daerah di Indonesia

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Frekuensi SCTV terbaru. Foto: SCTV
zoom-in-whitePerbesar
Frekuensi SCTV terbaru. Foto: SCTV

Frekuensi SCTV terbaru penting diketahui masyarakat agar tetap dapat menikmati siaran TV digital dari saluran tersebut. Seperti yang sudah umum diketahui, frekuensi siaran televisi di Indonesia berubah sebab beralihnya siaran analog ke digital.

Artikel ini akan membagikan daftar frekuensi SCTV terbaru usai beralih ke siaran TV digital. Simak di bawah ini untuk informasi lengkapnya.

Daftar Frekuensi SCTV Terbaru untuk DVB-T2 Digital

Ilustrasi mencari frekuensi SCTV terbaru. Foto: Unsplash

SCTV adalah salah satu saluran TV di Indonesia yang menghadirkan beragam acara untuk masyarakat. Disadur dari sctv.co.id, acara TV SCTV, antara lain, Buser, Seandainya Aku Bukan Gune, Sinema Dini Hari, Liputan 6 Pagi, dan Status Selebritis.

Selain itu, juga ada beberapa judul sinetron, seperti Bidadari Surgamu, Takdir Cinta yang Kupilih, dan Di Antara Dua Cinta.

Dengan beralihnya siaran TV dari analog ke digital, SCTV juga harus berganti frekuensi. Di bawah ini daftar frekuensi SCTV terbaru yang dikutip dari berbagai sumber:

  • DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo: 24 UHF, 498 MHz.

  • Jember, Bondowoso: 27 UHF, 522 MHz.

  • Sumedang, Majalengka: 28 UHF, 530 MHz.

  • Jambi, Bandung, Cimahi, Padalarang, Cianjur, Cilegon, Serang, Pati, Rembang, Surabaya, Gresik, Mojokerto, Lamongan, Pasuruan, Bangkalan, Malang, Probolinggo, Pamekasan, Sumenep: 29 UHF, 538 MHz.

  • Gorontalo, Sigli, Bireuen, Bengkulu, Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, Cilacap, Blora, Cepu, Banyuwangi: 31 UHF, 554 MHz.

  • Lhokseumawe, Yogyakarta, Wonosari, Solo, Sleman, Wates, Palembang, Pematangsiantar, Simalungun, Situbondo: 32 UHF, 562 MHz.

  • Tanjung Selor, Sukabumi, Purwakarta, Semarang, Ungaran, Kendal, Demak, Jepara, Kudus, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Purworejo, Kebumen, Banjarmasin, Martapura, Marabahan, Pekanbaru: 33 UHF, 570 MHz.

  • Garut, Pandeglang, Jayapura, Manokwari, Makassar, Maros, Sungguminasa, Pangkajene, Medan: 34 UHF, 578 MHz.

  • Banda Aceh, Balipapan, Bontang: 35 UHF, 586 MHz.

  • Kota Denpasar, Singaraja, Karangasem, Palangkaraya, Kendari: 36 UHF, 594 MHz.

  • Ciamis, Tasikmalaya, Samarinda: 37 UHF, 602 MHz.

  • Mataram, Lombok Tengah, Cirebon, Indramayu, Kuningan, Palu, Manado: 38 UHF, 610 MHz.

  • Bandar Lampung, Metro: 39 UHF, 618 MHz.

  • Kupang: 41 UHF, 634 MHz.

  • Batam, Padang, Pariaman, Bukittinggi, Padang Panjang: 42 UHF, 642 MHz.

  • Ambon, Pacitan: 45 UHF, 666 Mhz.

  • Cianjur Selatan: 46 UHF, 674 MHz.

  • Pontianak: 47 UHF, 682 MHz.

Baca Juga: Channel Metro TV Digital, Berikut Daftar Frekuensinya

Daftar Frekuensi SCTV Terbaru untuk Satelit Parabola

Ilustrasi mencari frekuensi SCTV terbaru. Foto: Shutterstock

Masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemancar bisa menggunakan bantuan parabola dengan receiver digital untuk menangkap frekuensi satelit. Berikut daftar frekuensi SCTV untuk pengguna parabola yang dirangkum dari berbagai sumber:

  • Parabola C Band dengan receiver K Vision satelit Telkom 4 108.0°E: frekuensi 4.060 V, symbol rate 31.000.

  • Parabola C Band dengan receiver Nex Parabola satelit Telkom 4 108.0°E: frekuensi 4.180 V, symbol rate 29.800.

  • Parabola C Band dengan receiver MNC Vision satelit SES 7 108.2°E: frekuensi 2.655 H, symbol rate 22.500.

  • Parabola Ku Band dengan receiver Transvision satelit Telkom3s 118.0°E: frekuensi 12.560 H, symbol rate 10.000.

  • Parabola Ku Band dengan receiver Nex Parabola satelit SES 9 108.2°E: frekuensi 11.921 V, symbol rate 45.000.

  • Parabola Ku Band dengan receiver K Vision satelit Measat 3a 91.4°E: frekuensi 12.436 H, symbol rate 31.000.

  • Parabola Ku Band dengan receiver Transvision satelit Measat 3a 91.4°E: frekuensi 12.603 V, symbol rate 30.000.

(NSF)