Fungsi Kabel Straight dan Cross pada Jaringan LAN

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada perangkat jaringan ethernet atau LAN terdapat kabel straight dan cross. Keduanya merupakan jenis kabel yang sama, tetapi sebenarnya berbeda. Fungsi kabel straight dan cross juga sangatlah berbeda.
Dikutip dari buku Komputer dan Jaringan Dasar untuk Siswa Kelas X SMK yang disusun oleh Rizal Hafidz Assaghofi Sujoko, kabel straight dan cross merupakan standar baku dari tipe konfigurasi warna kabel UTP.
Kabel straight adalah kabel yang memiliki urutan warna sama antara ujung konektor yang satu dengan ujung konektor lainnya. Kabel ini disebut juga sebagai kabel lurus dan memiliki urutan pemasangan yang berbeda.
Terdapat dua standar pemasangan yang bisa diterapkan pada kabel straight, yaitu standar TIA/EIA 568A dan TIA/EIA-569B. Selain itu, kabel ini digunakan untuk menghubungkan antar-perangkat yang berbeda, seperti komputer dengan switch dan switch dengan ruter.
Sementara itu, kabel cross adalah kabel yang kedua ujungnya menggunakan standar berbeda. Dalam perkembangannya, kabel cross digunakan untuk menggantikan kabel coaxial yang membutuhkan aliran listrik lebih besar dan lambat.
Di samping itu, kabel cross terdiri dari tiga jenis kabel, yaitu Unshielded Twisted Pair ( UTP), Shielded Twisted Pair (STP), dan Foiled Twister Pair (FTP).
Kabel UTP dipakai di dalam ruangan, sedangkan kabel STP dan FTP banyak dipakai untuk luar ruangan karena sifatnya yang keras, kaku, dan lebih tahan terhadap gangguan listrik.
Berbanding terbalik dengan kabel straight, kabel cross digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sama seperti komputer dengan komputer, switch dengan switch, dan ruter dengan ruter.
Dari penjelasan di atas, kabel straight dan cross memiliki pengertian yang berbeda. Dua jenis kabel UTP ini juga memiliki fungsi yang berbeda pula.
Fungsi Kabel Straight dan Cross
Dikutip dari buku Open Systems Interconnetion yang ditulis Mifathul Huda, berikut fungsi kabel straight dan cross dalam jaringan LAN.
1. Fungsi dari kabel straight pada jaringan LAN
Sebagai penghubung antara komputer dengan switch
Sebagai penghubung komputer dengan LAN pada modem cable atau DSL
Sebagai penghubung ruter dengan LAN pada modem cable/DSL
Sebagai penghubung antara switch ke ruter
Sebagai penghubung antara hub ke ruter.
2. Fungsi dari kabel cross pada jaringan LAN
Sebagai penghubung dua komputer
Sebagai penghubung dua buah switch
Sebagai penghubung dua buah hub
Sebagai penghubung switch dengan hub
Sebagai penghubung komputer dengan ruter.
Susunan Warna Kabel Straight dan Cross
Selain fungsi dan pengertian yang berbeda, kabel straight dan cross disusun oleh jenis kabel yang memiliki warna berbeda pula.
Dikutip dari buku Media Transmisi Telekomunikasi yang ditulis oleh Sugeng Purbawanto, berikut susunan warna kabel straight dan kabel cross pada jaringan LAN:
Urutan susunan warna Kabel Straight
Tipe TIA/EIA-568A
Putih hijau
Hijau
Putih oranye
Biru
Putih biru
Oranye
Putih cokelat
Cokelat
Tipe TIA/EIA-568B
Putih oranye
Oranye
Putih hijau
Biru
Putih biru
Hijau
Putih cokelat
Cokelat
Urutan Susunan Warna Kabel Cross
Ujung Konektor 1
Putih hijau
Hijau
Putih oranye
Biru
Putih biru
Oranye
Putih cokelat
Cokelat
Ujung Konektor 2
Putih oranye
Oranye
Putih hijau
Biru
Putih biru
Hijau
Putih cokelat
Cokelat
Itulah fungsi kabel straight dan cross beserta susunan warna setiap kabel yang digunakan pada LAN. Semoga bermanfaat.
(IPT)
