Konten dari Pengguna

Gemini Spark: AI dari Google yang Bisa Kerja Otomatis

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Gemini Spark. Foto: Amanz/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Gemini Spark. Foto: Amanz/Unsplash

Pada acara Google I/O 2026, Google mengumumkan peluncuran Gemini Spark. Agen Artificial Intelligence (AI) ini memiliki kemampuan yang berbeda dari AI pada umumnya.

Gemini Spark dapat tetap bekerja selama 24 jam penuh meskipun perangkat pengguna sedang dimatikan atau tidak digunakan. Teknologi ini dirancang untuk membantu berbagai aktivitas dan meningkatkan produktivitas sehari-hari.

Google bahkan menyebut Gemini Spark sebagai mitra aktif yang mampu menjalankan beragam tugas secara otomatis atas nama pengguna. Lantas, apa sebenarnya Gemini Spark dan bagaimana cara kerjanya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Apa itu Gemini Spark?

Ilustrasi Gemini Spark. Foto: Aerps.com/Unsplash

Mengutip situs Data Camp, Gemini Spark merupakan agen AI pribadi yang dapat bekerja selama 24 jam penuh. Teknologi ini didukung oleh Gemini 3.5 Flash dan sistem Antigravity milik Google.

Menariknya, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Gemini Spark tetap aktif di server cloud Google. Dengan begitu, Artificial Intelligence ini dapat terus bekerja di latar belakang meskipun perangkat pengguna sedang ditutup atau dikunci.

Gemini Spark juga mampu terhubung dengan Gmail, Docs, Slides, serta berbagai layanan Google Workspace lainnya melalui integrasi API khusus.

Hal tersebut membuat cara kerjanya lebih stabil dan terprediksi dibandingkan agen AI lain yang mengandalkan pembacaan tampilan layar secara langsung.

Baca Juga: Cara Mengedit Foto di Gemini AI Jadi Ala Miniatur

Fitur-Fitur Gemini Spark

Ilustrasi Gemini Spark. Foto: Solen Feyissa/Unsplash

Gemini Spark hadir dengan berbagai kemampuan untuk membantu pekerjaan pengguna agar lebih efisien. Masih disadur dari sumber yang sama, berikut beberapa fitur utamanya:

1. Tugas Berulang

Gemini Spark dapat menjalankan tugas berulang secara otomatis sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dengan kata lain, teknologi ini akan aktif sendiri ketika kondisi tertentu terpenuhi.

Sebagai contoh, pengguna dapat meminta Gemini Spark mengambil data jam kerja dari Google Docs, membuat invoice di Docs, lalu mengirimkannya ke email klien setiap awal bulan secara otomatis.

Selain itu, Gemini Spark juga mampu membantu pengguna memeriksa tagihan kartu kredit untuk mendeteksi biaya langganan tersembunyi secara otomatis.

2. Kemampuan yang Dapat Ditingkatkan

Pengguna juga dapat mengajarkan kebiasaan kerja tertentu kepada Gemini Spark menggunakan bahasa sehari-hari.

Misalnya, jika pengguna sering menulis email penawaran kerja sama, Gemini Spark dapat mempelajari gaya penulisan dari puluhan email sebelumnya, lalu menyesuaikannya secara otomatis saat membuat email baru.

3. Alur Kerja Otomatis

Gemini Spark juga mampu menghubungkan beberapa langkah pekerjaan pengguna sekaligus di berbagai aplikasi.

Misalnya, setelah rapat selesai, pengguna dapat meminta Gemini Spark mengambil daftar tugas dari percakapan Gmail, membuat pelacakan proyek di Google Sheet sesuai kebutuhan, menyusun email untuk tim, hingga menjadwalkan pengingat di Calendar hanya dengan satu perintah.

4. Integrasi dengan Aplikasi Pihak Kegia

Terakhir, Gemini Spark mendukung koneksi dengan aplikasi pihak ketiga. Beberapa aplikasi yang telah terintegrasi antara lain Canva, OpenTable, dan Instacart.

(NSF)