Konten dari Pengguna

Google Rilis Lyria 3.5, Model AI Musik Terbaru dengan Fitur Edit Lagu

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lyria 3.5. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lyria 3.5. Foto: Unsplash.

Google DeepMind resmi merilis Lyria 3.5, model musik berbasis AI terbaru yang menghadirkan sejumlah peningkatan dibandingkan versi sebelumnya. Model ini dirilis pada 30 Juli 2026 dan sudah bisa dicoba langsung melalui platform Google Flow Music.

Lyria 3.5 membawa kemajuan pada aspek musikalitas, lirik, kualitas vokal, hingga kontrol kreatif bagi pengguna. Simak penjelasan lengkap mengenai fitur dan cara mengaksesnya berikut ini!

Fitur Baru Lyria 3.5

Ilustrasi Lyria 3.5. Foto: Unsplash.

Dikutip dari blog resmi Google, Lyria 3.5 menghadirkan sejumlah pembaruan berikut ini:

  • Musikalitas: Struktur melodi lebih kompleks dan terdengar natural.

  • Lirik: Kualitas lirik lebih baik karena sesuai prompt dan memiliki struktur yang lebih jelas.

  • Vokal: Ekspresi dan nuansa emosi lebih realistis disertai pelafalan yang jelas.

  • Kontrol kreatif: Tempo dan durasi lebih mudah diatur.

Mengutip dari laman Mezha.ua, Lyria 3.5 juga membawa fitur baru bernama Selective Section Painting. Melalui fitur ini, Lyria 3.5 bisa memperbaiki bagian tertentu dari sebuah lagu, seperti verse atau chorus, tanpa harus mengulang proses dari awal.

Pengguna kini juga mendapatkan kontrol tempo dan durasi yang lebih akurat untuk elemen individual dalam sebuah lagu, seperti vokal, drum, bass, maupun instrumen lainnya.

Lagu yang dihasilkan Lyria 3.5 dapat berdurasi mulai dari 30 detik hingga 3 menit. Model ini juga mendukung pembuatan vokal dalam berbagai bahasa dan genre musik, mulai dari pop, funk, hingga Motown, serta dapat mengubah gambar yang diunggah pengguna menjadi trek musik berkualitas tinggi.

Setiap trek yang dihasilkan Lyria 3.5 disematkan watermark tak kasat mata menggunakan teknologi SynthID untuk mendeteksi suatu musik dibuat atau diedit menggunakan AI. Google DeepMind menyatakan bahwa model ini dikembangkan dengan masukan dari para produser dan musisi, termasuk kemitraan dengan produser legendaris Wyclef Jean.

Cara Mengakses Lyria 3.5

Ilustrasi Lyria 3.5. Foto: Unsplash.

Lyria 3.5 dapat dicoba melalui layanan Google Flow Music. Selain Lyria 3.5, Google DeepMind juga menyediakan model Lyria lainnya yang bisa diakses melalui platform yang sama maupun berbeda, di antaranya:

  • Lyria: Model musik generasi sebelumnya untuk eksplorasi genre dan soundscape, dapat dicoba melalui Google Flow Music.

  • Lyria RealTime: Dirancang untuk membuat musik secara real-time.

  • Magenta RealTime: Model open source yang mengeksplorasi peran machine learning dalam proses kreatif.

Pengguna cukup mengunjungi Google Flow Music, memasukkan prompt berupa deskripsi lagu yang diinginkan, kemudian menyesuaikan detail genre, tempo, durasi, hingga gaya vokal.

Deskripsi prompt dapat dibuat sederhana, seperti "lagu ulang tahun yang ceria" atau dibuat lebih rinci dengan mencantumkan tempo dan dinamika tertentu agar hasil trek lebih sesuai kebutuhan.

(FHK)

Baca juga: 5 Rekomendasi Headphone Planar Magnetic, Kualitas Suara Jernih