Konten dari Pengguna

htaccess Wordpress: Pengertian dan Cara Membuatnya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi htaccess Wordpress. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi htaccess Wordpress. Foto: Unsplash.com

Pengguna Wordpress mungkin sudah tidak asing lagi dengan file htaccess wordpress. Berkas ini biasanya dipakai untuk mengatur permalink pada website yang dibuat.

Wordpress merupakan salah satu platform content management system yang bersifat open source. Artinya semua pengembang bisa memodifikasi platform tersebut.

Jika kamu mengalami kendala ketika melakukan konfigurasi pada WordPress, pengguna diharuskan untuk mengubah kode script yang ada pada file htaccess wordpress tersebut.

Bagi yang belum tahu apa itu file htaccess wordpress dan cara membuatnya, artikel How To Tekno akan menjabarkan pengertian dan cara membuat file tersebut. Jadi, simak pemaparan lengkapnya pada artikel ini.

Apa Itu htaccess Wordpress?

ilustrasi htacess Wordpress. Foto: Unsplash.com

Berdasarkan laman resminya, htaccess Wordpress merupakan berkas konfigurasi yang disediakan web server Apache. Wordpress menggunakaan file ini untuk mengubah pengaturan default dari Apache.

Berkas ini tak hanya ada pada WordPress, tetapi juga digunakan oleh aplikasi berbasis situs web lain yang menggunakan web server Apache seperti file default htaccess CodeIgniter.

Fungsi file tersebut di antaranya sebagai konfigurasi server, mengatur re-direct URL situs web, mengatur hak akses pada file/URL tertentu, dan memblokir bot yang mengindeks situs web.

Lebih lanjut berkas tersebut juga dapat dipakai untuk mencegah pengunjung membuka direktori terlarang, memberikan proteksi password pada direktori situs web, dan memberikan pilihan index dan no-index pada halaman website.

Adapun kode script htaccess Worpress yang bisa digunakan adalah sebagai berikut:

# BEGIN WordPress

<IfModule mod_rewrite.c>

RewriteEngine On

RewriteBase /

RewriteRule ^index\.php$ - [L]

RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f

RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d

RewriteRule . /index.php [L]

</IfModule>

Perlu diingat, script di atas belum tergenerate file htaccesss apa pun. Wordpress sendiri memiliki cara setting untuk berbagai aspek, yakni Setting permalink, Setting force https, Setting force non www ke www.

Format file htaccess biasanya berbentuk txt. Jadi kamu bisa membuatnya di Notepad kemudian menyimpan dan mengunggahnya pada diretori root situs web yang dikembangkan. Buat juga nama yang benar “.htaccess” agar bisa dibaca server.

Cara Membuat File htaccess Wordpress

Ilustrasi Cara Membuat File htaccess Wordpress. Foto: Unsplash.com

Dirangkum dari laman Kinsta, saat ingin membuat file htaccess Wordpress pastikan kamu memiliki akses untuk masuk ke panel hosting dan juga akun FTP.

Sebab, kamu perlu login untuk mencari file htaccess pada direktori root situs web yang dikembangkan. Adapun cara membuat file htaccess Wordpress tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Lakukan login terlebih dahulu pada cPanel hosting situs web yang dipakai. Username dan password akan disertakan saat pembelian layanan hosting. Jadi silakan buka email dari provider hosting yang digunakan.

  2. Setelah masuk ke halaman utama, carilah menu File Manager pada bagian Files.

  3. Jika sudah, gulir layar ke bawah dan temukan folder ‘public_html’, kemudian buka folder tersebut.

  4. Cari file dengan nama .htaccess dengan ikon berwarna ungu. Jika tidak ada, file htaccess masih disembunyikan server.

  5. Untuk membukanya, pilih menu ‘Settings’ di pojok kanan atas kemudian pilih ‘Show Hidden Files’ dan Save.

  6. Jika file .htaccess sudah muncul pilih edit dengan logo pensil pada menu bagian atas.

  7. Jika ingin membuat file htaccess default, kamu bisa menyalin script di atas kemudian tempelkan pada kolom yang tersedia. Wordpress yang sudah menggunakan banyak custome akan memiliki banyak script.

  8. Selanjutnya klik ‘Save Changes’ pada pojok kanan atas.

  9. Selesai

Demikian cara membuat file htaccess Wordpress agar situs web yang dikembangkan bisa bekerja dengan baik. Semoga informasi di atas bisa membantu.

(IPT)

Frequently Asked Question Section

Apa itu Wordpress?

chevron-down

Wordpress merupakan salah satu platform content management system (CMS) yang bersifat open source.

Apa fungsi htaaccess Wordpress?

chevron-down

Untuk Konfigurasi server, mengatur redirect URL situs web, mengatur hak akses pada file/URL tertentu, dan memblokir bot yang mengindeks situs web.

Bagaimana cara menemukan htaccess yang disembunyikan server?

chevron-down

Untuk membukanya, pilih menu ‘Settings’ di pojok kanan atas lalu pilih ‘Show Hidden Files’ kemudian Save.