iPhone Inter Apakah Aman? Ini Penjelasan Lengkapnya

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Harga yang lebih murah dibandingkan unit resmi membuat iPhone inter cukup diminati sebagian konsumen di Indonesia. Meski begitu, banyak calon pembeli masih bertanya-tanya, iPhone inter apakah aman untuk digunakan sebagai HP utama sehari-hari.
Istilah iPhone inter merujuk pada iPhone bekas atau terkadang unit baru yang diimpor dari luar negeri melalui jalur tidak resmi atau bukan berasal dari distributor yang terdaftar seperti iBox hingga Digimap. Simak penjelasan berikut mengenai definisi, risiko, hingga tips aman sebelum membeli iPhone jenis ini!
Apa itu iPhone Inter?
Mengutip dari berbagai sumber, iPhone inter adalah perangkat iPhone yang masuk ke Indonesia tanpa melalui distributor resmi Apple. Ini berbeda dengan iPhone yang dijual di gerai resmi seperti iBox yang menjamin unit baru bergaransi resmi lengkap dengan nota pembelian.
Perbedaan utama antara iPhone inter dan iPhone dari distributor resmi adalah asal distribusi dan legalitasnya. iPhone inter berasal dari unit bekas luar negeri tanpa Tanda Pendaftaran (TAM), sedangkan iPhone dari distributor resmi menjual unit baru dengan garansi resmi dari Apple Indonesia.
iPhone Inter Apakah Aman?
Terkait pertanyaan iPhone inter apakah aman, ada beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli perangkat ini. Berikut rinciannya:
IMEI pada iPhone inter berpotensi tidak terdaftar di Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
iPhone berisiko diblokir sinyalnya sesuai ketentuan Permenkominfo No. 1/2020 apabila IMEI tidak terdaftar resmi.
Tidak ada jaminan garansi resmi dari Apple untuk perbaikan maupun penggantian komponen.
Kondisi fisik dan kesehatan baterai tidak selalu prima karena statusnya sebagai barang bekas.
Aksesori yang disertakan terkadang bukan barang asli atau tidak sesuai standar yang berlaku di Indonesia.
Terdapat kemungkinan modifikasi software, malware, atau kehilangan akses apabila jaringan diblokir sewaktu-waktu.
Cara Membuat iPhone Inter Lebih Aman Digunakan
Meskipun memiliki sejumlah risiko, iPhone inter tetap bisa digunakan dengan lebih aman apabila IMEI didaftarkan secara resmi melalui Bea Cukai. Apabila proses pendaftaran tidak dilakukan, sinyal perangkat berisiko terblokir dalam jangka waktu tertentu.
Selain pendaftaran IMEI, ada sejumlah hal lain yang perlu diperiksa sebelum membeli iPhone inter, di antaranya kompatibilitas jaringan, status unlock perangkat, garansi internasional yang masih berlaku, keaslian barang, hingga kemungkinan pembatasan fitur regional.
Tips Aman Membeli iPhone Inter
Berikut ini beberapa tips yang dapat diterapkan sebelum memutuskan membeli iPhone inter:
Riset Kebutuhan: Tentukan tipe dan spesifikasi iPhone yang sesuai dengan kebutuhan penggunaan.
Cek IMEI Online: Periksa status IMEI dengan mengetik *#06# pada menu telepon sebelum membeli iPhone inter.
Cek Garansi: Tanyakan status garansi internasional yang masih berlaku.
Verifikasi Keaslian Fisik: Periksa kondisi fisik iPhone secara langsung untuk memastikan keasliannya.
Hindari Black Market: Hindari pembelian dari sumber yang tidak jelas asal-usulnya.
Uji Coba di Tempat: Lakukan pengujian fungsi iPhone secara langsung sebelum transaksi selesai.
Sebagai saran, iPhone inter dinilai lebih cocok digunakan sebagai HP kedua atau cadangan. Sementara itu, untuk kebutuhan HP utama, sebaiknya pilih HP dengan IMEI yang telah terdaftar permanen agar lebih aman digunakan dalam jangka panjang.
(FHK)
Baca juga: 6 Cara Mematikan Laptop dengan Keyboard, Mudah dan Praktis
