Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Operator pada PHP

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi coding. Foto: Joan Gamell/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi coding. Foto: Joan Gamell/Unsplash

Jenis-jenis operator pada PHP wajib kamu pahami jika sedang mempelajari bahasa pemrograman ini. Seperti halnya bahasa pemrograman lain, PHP juga memiliki jenis-jenis operator dengan fungsinya masing-masing.

PHP memiliki kepanjangan Hypertect Prepocessor, merupakan bahasa skrip yang memiliki fungsi untuk mengembangkan website. Bahasa pemrograman ini sudah mulai muncul sejak tahun 1994 yang dirancang oleh programmer bernama Rasmus Ledorf.

Hingga kini, banyak website yang menggunakan PHP sebagai bahasa pengembangnya. Maka dari itu, jika kamu berencana membuat website, harus memahami bahasa PHP salah satunya jenis-jenis operator pada bahasa pemrograman tersebut.

How To Tekno akan jelaskan jenis-jenis operator yang digunakan pada program PHP berikan contohnya.

Jenis-jenis Operator pada PHP

Ilustrasi coding. Foto: Luca Bravo/Unsplash

Sebelum masuk ke jenis jenis operator pada PHP, kamu harus tahu apa itu operator terlebih dahulu. Operator merupakan simbol yang dipakai ketika membuat program agar bisa melakukan perintah seperti penjumlahan hingga pemberian nilai ke variabel.

Sebuah nilai yang dipakai untuk dioperasikan oleh operator disebut dengan operand atau argumen yang berbentuk ekspresi.

Dikutip dari Modul Aplikasi IT II terbitan Universitas Komputer Indonesia, berikut ini adalah jenis hingga fungsi pada PHP:

1. Operator Aritmatika

Operator PHP yang pertama adalah operator aritmatika. Ada 5 operator aritmatika dalam PHP, yaitu:

  • + : penjumlahan

  • - : pengurangan

  • * : perkalian

  • / : pembagian

  • % : sisa hasil bagi

2. Operator Assignment

Selanjutnya ada operator Assignment yang dipakai untuk pemberian sebuah nilai. Berikut ini adalah operator Assigment pada PHP:

  • = : sama dengan

  • += : sama dengan penjumlahan

  • -= : sama dengan pengurangan

  • *= : sama dengan perkalian

  • /= : sama dengan pembagian

3. Operator Pembanding

Ilustrasi coding. Foto: Chris Ried/Unsplash

Seperti namanya, operator pembanding berfungsi untuk membandingkan operand kiri dan operand kanan.

  • ==: persamaan

  • != : tidak sama dengan

  • > : lebih besar

  • < : lebih kecil

  • >= : lebih besar sama dengan

  • <= : lebih kecil sama dengan

  • <> : tidak sama dengan

4. Operator Logika

Jika kamu menginginkan sebuah operasi yang menghasilkan jawaban benar (TRUE) atau salah (FALSE), maka bisa menggunakan operator logika, yaitu:

  • And atau && : Dan atau Antara

  • Or atau || : Atau

  • Not atau ! : Tidak atau Bukan

5. Operator Increment dan Decrement

Terakhir, ada operator Increment dan Decrement. Operator Increament dipakai untuk menambahkan dan Decrement dipakai untuk menambahkan. Untuk lebih jelasnya, perhatikan jenis-jenisnya berikut ini:

  • Pre Increment : tambahkan $a dengan 1 ++$a

  • Post Increment : penambahan nilai $a dengan 1 $a++

  • Pre Decrement : kurangi $a dengan 1 --$a

  • Post Decrement : pengurangan nilai $a dengan 1

Itulah jenis-jenis operator pada PHP yang wajib kamu pahami jika sedang belajar bahasa pemrograman tersebut. Semoga membantu!

(NSF)