Konten dari Pengguna

Kenapa Laptop Tidak Bisa Di-Shutdown? Cek Penyebabnya di Sini

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi kenapa laptop tidak bisa di shutdown. Foto: Unsplash/Kari Shea
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi kenapa laptop tidak bisa di shutdown. Foto: Unsplash/Kari Shea

Kenapa laptop tidak bisa di shutdown menjadi masalah yang kerap ditanyakan pengguna. Masalah tersebut membuat konsumsi daya hard drive maupun CPU jadi meningkat dan komponen kipas perangkat akan berkerja lebih ekstra.

Di artikel ini, How To Tekno akan menjabarkan penyebab kenapa laptop tidak bisa di shutdown lengkap dengan solusinya. Simak artikel ini sampai selesai untuk mengetahui petunjuknya secara lengkap.

Kenapa Laptop Tidak Bisa di Shutdown

ilustrasi kenapa laptop tidak bisa di shutdown. Foto: Unsplash/Kari Shea

Laptop tidak bisa di shutdown bisa terjadi di berbagai perangkat dengan sistem yang berbeda. Mengutip laman asurion.com, berikut sejumlah faktor penyebab kenapa laptop tidak bisa di shutdown pada Windows 10 dan 11.

1. Fast Startup yang diaktifkan

Mengutip laman softwarekeep.com, fitur Fast Startup adalah fitur Windows 10 dan 11 yang merupakan kombinasi fitur hybrid shutdown antara normal shutdown dan fungsi hibernate.

Dengan mode ini, laptop dapat booting dengan cepat dan menyimpan berkas di folder khusus. Namun, mode ini mencegah laptop perangkat untuk di shutdown.

Agar bisa kembali normal, pengguna perlu menonaktifkan fitur tersebut. Pengguna Windows 11 bisa mengikuti rincian berikut.

  1. Masuk menu Control Panel melalui menu Start.

  2. Setelah masuk ke halaman menu klik View By to melihat daftar opsi kemudian pilih opsi Power Option. Pada side bar panel sebelah kiri pilih opsi ‘Choose What the Power Buttons do’.

  3. Pada pengaturan Shutdown kosongkan kotak centang di opsi Turn On Fast Startup recommended.

  4. Klik Save Change untuk menyimpan perubahan, setelah itu tutup semua aplikasi dan cobalah untuk mematikan perangkat.

2. Pembaruan Windows yang Tertunda

Sistem laptop yang memiliki pembaruan tertunda akan mencegah perangkat dimatikan. Karena itu, pengguna perlu memutakhirkan sistem ke versi terbaru. Ikuti langkah-langkah berikut.

  1. Klik menu Start dan pilih Settings

  2. Klik opsi Windows Update dan pilih Check for Updates.

  3. Pilih Download dan Install.

  4. Tunggu proses sampai selesai dan mulai ulang perangkat.

Baca Juga: Cara Menghidupkan Laptop yang Mati Total, Ini Tutorialnya

3. Aplikasi yang Berjalan di Latar Belakang

Sejumlah aplikasi mungkin mencegah pengguna mematikan sistem operasi jika aplikasi tidak ditutup. Cobalah untuk menutup semua aplikasi yang berjalan di latar belakang dengan mengikuti rincian berikut.

  1. Tekan kombinasi tombol CTRL + ALT+ DEL secara bersamaan.

  2. Pilih Task Manager dan klik ‘More Details’ di tombol sebelah kiri.

  3. Pada proses tersebut, pengguna akan melihat tabel dengan kategori Prosesor, Memori, Disk, Jaringan, dan Daftar aplikasi yang sesuai.

  4. Klik tombol End Task di sudut kanan bawah. Sistem ini akan keluar dari aplikasi dan semua subprosesnya.

  5. Ulangi langkah-langkah di atas untuk aplikasi lain yang sedang terbuka kecuali Windows Explorer. Setelah menutup semua aplikasi, cobalah matikan kembali sistem laptop.

4. Adanya File Sistem Windows yang rusak

Jika beberapa file sistem laptop Windows rusak atau hilang pengguna tak akan bisa mematikan perangkat. Solusinya, manfaatkan tool System File Cecker. Berikut langkah-langkahnya.

  1. Tekan tombol Windows+S dan masukkan Command Prompt di bilah pencarian

  2. Klik kanan di hasil pencarian dan pilih Run as Administrator.

  3. Saat sistem User Account Control meminta izin klik Yes.

  4. Masukkan perintah sfc /scannow dan klik Enter untuk menjalankan pemeriksaan berkas sistem.

  5. Tunggu hingga sistem selesai memindai perangkat. Jika terjadi perbedaan, sistem tool SFC akan memperbaiki semua kesalahan yang terjadi.

(IPT)