Kenapa OmeTV Tidak Ada di Play Store? Ini Penyebabnya

How to tekno
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak pengguna Android di Indonesia dibuat penasaran karena aplikasi OmeTV tiba-tiba menghilang dari Google Play Store sejak akhir Oktober 2025.
Aplikasi obrolan video acak yang populer ini tidak lagi muncul di hasil pencarian, bahkan bagi pengguna yang sebelumnya sudah pernah menginstalnya.
Hal ini memicu banyak spekulasi, mulai dari dugaan penghapusan permanen hingga pemblokiran regional oleh Google. Banyak yang mempertanyakan, kenapa OME TV tidak ada di Play Store?
Apakah OmeTV benar-benar dihapus? Dan bagaimana cara aman untuk tetap mengaksesnya? Bagi yang penasaran, simak jawabannya dalam uraian berikut ini!
Kenapa OmeTV Tidak Ada di Play Store?
Menurut informasi dari The Daily AUS, Pada 28 Oktober 2025, Google dan Apple telah menghapus OmeTV dari toko aplikasi di beberapa wilayah, termasuk Indonesia dan Australia. Alasan utamanya adalah karena keamanan yang rendah bagi pengguna.
Keputusan ini diambil setelah regulator digital tersebut menemukan bahwa platform tersebut tidak memiliki sistem perlindungan yang memadai terhadap anak di bawah umur.
Dalam beberapa laporan pengguna, OmeTV kerap digunakan oleh predator online untuk melakukan praktik child grooming dan eksploitasi seksual terhadap anak-anak.
Namun, hingga kini, akses OmeTV melalui browser web masih diizinkan, asalkan pengguna berhati-hati dan tidak menyalahi hukum setempat.
Penyebab OmeTV Tidak Bisa Diakses
OmeTV bekerja dengan sistem random video chat, mempertemukan pengguna dewasa dan anak-anak secara anonim. Model interaksi acak seperti ini disebut berisiko tinggi karena minim pengawasan dan kontrol konten.
Sebagai perbandingan, platform serupa yaitu Omegle juga ditutup permanen pada 2023 karena alasan keamanan anak. Nah, berdasarkan informasi dari laman bantuan Google Play, ada beberapa alasan umum mengapa aplikasi bisa menghilang:
1. Sistem Operasi Perangkat Tidak Mendukung
Alasan pertama, yakni ketidakcocokan perangkat atau akun pengguna. Kadang aplikasi tidak benar-benar dihapus, melainkan disembunyikan dari tampilan Play Store.
Ini bisa terjadi jika versi Android di perangkat terlalu lawas, pengaturan region akun Google tidak sesuai, atau aplikasi dibatasi untuk kelompok usia tertentu.
2. Aplikasi Melanggar Kebijakan Google Play Store
Berikutnya adalah adanya pelanggaran kebijakan global Google Play Store oleh developer. Jika sebuah aplikasi melanggar aturan terkait privasi, moderasi konten, atau keamanan pengguna, Google dapat menurunkannya dari Play Store secara global, seperti yang terjadi di Australia.
Baca juga: Cara Mendapatkan Jejak Pelangi di Game Super Bear Adventure, Ikuti Petunjuknya!
(SLT)
