Konten dari Pengguna

Kenapa Trending YouTube Hilang? Begini Alasan dan Penggantinya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Youtube. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Youtube. Foto: Unsplash

YouTube adalah platform media sosial yang memungkinkan pengguna untuk menonton, mengunggah, dan membagikan berbagai jenis video. Platform ini juga menawarkan sejumlah fitur menarik, seperti YouTube Shorts hingga daftar video yang sedang trending.

Namun dalam beberapa waktu terakhir, YouTube membuat langkah mengejutkan dengan menghapus fitur trending secara permanen. Padahal, fitur tersebut telah lama menjadi rujukan utama bagi pengguna untuk menemukan video yang sedang viral.

Keputusan ini mencerminkan perubahan cara pengguna dalam menemukan dan menikmati konten di YouTube. Lantas, kenapa trending YouTube dihapus? Bagi yang penasaran dengan alasan di balik keputusan tersebut, berikut penjelasannya.

Ilustrasi kenapa trending YouTube hilang? Foto: Unsplash

YouTube resmi menghapus halaman ‘Trending’ dan ‘Trending Now’ setelah lebih dari sepuluh tahun menjadi ruang utama untuk konten viral. Fitur ini diperkenalkan pada tahun 2015 sebagai sarana bagi pengguna untuk menemukan video yang sedang populer di platform.

Penghapusan fitur ini tentunya bukan tanpa alasan, melainkan telah melalui berbagai pertimbangan. Merujuk dari laman Hindustan Times dan TechCrunch, berikut ini beberapa alasan di balik keputusan YouTube menghilangkan fitur trending:

Salah satu alasan utamanya adalah turunnya jumlah kunjungan ke halaman trending. Dalam lima tahun terakhir, pengguna lebih sering menemukan video melalui beranda, fitur Shorts, atau hasil pencarian. YouTube menilai bahwa trending sudah tidak lagi menjadi jalur utama dalam menemukan konten populer.

2. Perubahan Pola Konsumsi Pengguna

Pola konsumsi konten pengguna kini lebih terfokus pada tren yang muncul di komunitas atau minat tertentu, yang disebut micro-trends. Akibatnya, satu halaman trending yang bersifat umum dinilai tidak lagi mampu merepresentasikan tren yang sesuai dengan preferensi masing-masing pengguna.

Fitur trending sering didominasi video dari label besar, seperti trailer film dan musik komersial. Dominasi ini membuat kreator independen sulit mendapat eksposur, sehingga trending dinilai tidak lagi mencerminkan keberagaman konten di YouTube.

4. Peralihan ke Shorts dan Algoritma Rekomendasi

Alasan terakhir penghapusan fitur trending adalah karena fokus platform yang kini beralih ke Shorts dan sistem rekomendasi berbasis algoritma. Format video pendek yang disesuaikan dengan minat pengguna dianggap lebih efektif dalam menyajikan video yang relevan.

Baca juga: Cara Mengatasi Layar YouTube Tidak Bisa Full Screen di HP

Ilustrasi pengganti trending Youtube, Foto: Unsplash

Meskipun fitur trending telah dihapus, YouTube kini menghadirkan beberapa alternatif yang dianggap lebih relevan dan sesuai dengan kebiasaan pengguna saat ini. Dirangkum dari laman Times of India, berikut dua pengganti utamanya:

1. Chart Berdasarkan Kategori

YouTube mengganti halaman trending umum dengan beberapa peringkat atau chart khusus berdasarkan kategori konten. Berikut ini beberapa kategori di antaranya:

  • Video Musik yang Sedang Tren

  • Podcast Teratas Mingguan

  • Trailer Film Populer

  • Halaman Eksplorasi Khusus Game

Setiap chart dirancang agar sesuai dengan minat pengguna dan tren regional, sehingga lebih relevan dibandingkan feed generik sebelumnya.

2. Halaman Explore yang Diperbarui

Tab Explore kini diperluas dengan kategori yang lebih intuitif dan pembaruan konten secara dinamis. Dengan fitur ini, pengguna dapat menemukan video sesuai minat, seperti:

  • Fashion dan Gaya Hidup

  • Sains dan Teknologi

  • Kesehatan dan Kebugaran

  • Informasi Lokal dan Regional

Dengan pendekatan algoritmik, YouTube memberikan pengalaman menemukan konten yang lebih personal dan sesuai konteks, sehingga jauh lebih relevan dibandingkan daftar statis seperti trending.

(RK)