Kipas Laptop Berisik, Bagaimana Cara Mengatasinya?

How to tekno
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kipas laptop berisik mungkin dirasakan oleh sebagian besar pengguna, termasuk kamu. Kipas laptop sendiri berfungsi untuk membuat mesin laptop tidak cepat panas.
Saat kipas mengeluarkan suara bising, artinya laptop kamu terlalu panas dan membuatnya terus bekerja. Selain masalah tersebut, adanya debu pada kipas laptop juga berpengaruh.
Lalu, apa penyebab kipas laptop berisik dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut ini adalah penjelasannya.
Cara Mengatasi Kipas Laptop Berisik di Windows
1. Sesuaikan Pengaturan Daya Laptop
Menyesuaikan pengaturan daya di laptop berarti mengurangi konsumsi daya laptop.
Hal ini membuat kinerja kipas laptop menjadi lebih ringan saat mempertahankan suhu mesin, yaitu 30 derajat Celcius.
Buka ‘Control Panel’ di menu ‘Start’. Kemudian, pilih ‘Power Options’.
Selanjutnya, klik ‘Change plan settings’.
Lalu, klik ‘Change advanced power settings’.
Pilih ‘Power saver’ pada menu drop-down.
Pada ‘Sleep after’ dan ‘Hibernate after’, kurangi waktunya di setiap pengaturan agar ketegangan yang terjadi pada kipas berkurang.
Terakhir, klik ‘OK’ lalu restart laptop kamu.
2. Meningkatkan Efisiensi Laptop
Laptop akan bekerja lebih keras dan menghasilkan panas saat ada banyak aplikasi yang dibuka secara bersamaan, terutama beberapa aplikasi yang membutuhkan kinerja tinggi.
Misalnya, kamu bermain game sambil menyetel musik. Berikut ini adalah cara mengatasi kipas laptop berisik saat main game:
Tutup aplikasi setelah selesai digunakan.
Tutup browser internet setelah selesai digunakan. Jangan membiarkan banyak tab terbuka.
Jika kamu sering bermain game, maka turunkan resolusi dan kurangi pengaturan grafis agar kinerja laptop tidak terlalu berat.
3. Identifikasi Software yang Bermasalah
Cara ini dilakukan untuk mengetahui aplikasi atau perangkat lunak yang bekerja sangat keras, sehingga menyebabkan kipas prosesor laptop berisik.
Pertama, tekan ‘Ctrl + Alt + Delete’ secara bersamaan dan pilih ‘Task Manager’.
Klik ‘More details’.
Lalu, pilih tab ‘Processes’ dan klik kolom ‘CPU’. Jadi, proses akan diurutkan berdasarkan beban yang paling berat.
Carilah proses-proses yang mencurigakan. Setelah itu, pilih ‘End Task’ untuk proses yang mencurigakan tersebut.
4. Identifikasi Permasalahan Kipas
Jika beberapa cara di atas masih belum teratasi, mungkin ada masalah lain yang terjadi pada laptop.
Cobalah untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut. Misalnya, BIOS yang belum diperbarui juga bisa menyebabkan kinerja laptop menjadi berat.
Pastikan Windows selalu melakukan update. Buka ‘Windows Update’ yang bisa ditemukan di ‘Setting’ untuk melihat apakah pembaruan sudah dilakukan atau belum. Jika belum, lakukan pembaruan. Tunggu hingga proses pembaruan selesai dan restart laptop.
Pastikan BIOS sudah diperbarui. Jika belum, memperbarui BIOS agar kinerja laptop menjadi maksimal lagi.
Saat kamu memperbarui Windows dan BIOS, download file pembaruan yang disediakan secara resmi oleh produsen merek laptop.
Jangan gunakan file yang tidak resmi, karena dapat memperparah masalah pada laptop.
5. Bawa ke Service Center
Jika kipas CPU laptop berisik masih terjadi, kamu harus segera membawanya ke Service Center. Mungkin saja kipas laptop kamu kotor atau perlu diganti.
Itulah beberapa cara untuk mengatasi kipas laptop berisik. Untuk mencegah hal tersebut, jangan menggunakan aplikasi yang terlalu berat. Kamu harus menyesuaikan penggunaan software dengan spesifikasi laptop.
(NSF)
